Sistem Uji Nyali? Siapa Takut!

Sistem Uji Nyali? Siapa Takut!
Makan Steak Manusia


__ADS_3

'Berdasarkan kisah yang ia ceritakan, tokoh istri dalam kisahnya adalah dirinya sendiri. Apalagi, hanya ada 2 orang yang dapat menceritakan kisah nyata seperti ini secara detail, yaitu pelaku dan korbannya. Sedangkan dalam kisahnya, korban sepertinya telah tewas.'


'Apalagi, dia juga seakan memberikan kesan bahwa sang istri dalam kisahnya adalah wanita yang cantik dan sempurna. Semua ini tak lebih dari sifat narsis pelaku. Jadi bisa aku simpulkan, wanita bertopeng leopard ini adalah sang istri dalam kisahnya dan ia telah memakan suaminya sendiri!' pikir Rian.


Plak Plak Plak


"Aku sudah lama tidak mendengar cerita yang sangat indah ini!" Orang bertopeng plague doctor itu bertepuk tangan. Setelah itu, suara tepuk tangan dari anggota lainnya mulai menyeruak memenuhi ruangan.


'Mereka benar-benar gila! Bukankah ini adalah komunitas untuk menghilangkan penat serta depresi dengan saling membagikan kisah dan pengalaman horor? Kenapa ini malah seperti berbagi kisah perbuatan kriminal!?' teriak Rian dalam hati.


"Sekarang giliran serigala untuk bercerita. Karena kamu baru bergabung di sini, maka aku tekankan lagi peraturan di sini. Semua kisah horor yang diceritakan di sini adalah nyata. Jika kami menemukan bahwa kamu mengarangnya, maka kami akan menghukum mu. Dan juga, jangan pernah menyebutkan identitasmu di sini." ucap pria bertopeng plague doctor. Setelah mengatakannya, ia memberi tanda agar Rian segera memulainya.


"Ehem … perkenalkan, aku serigala. Ini adalah debut pertamaku di sini. Jadi salam kenal semuanya." Sehabis memperkanlkan diri, Rian memulai ceritanya.


"Ini adalah kisah milik temanku. Temanku ini memliki seorang pacar yang cantik. Suatu hari, pacar temanku menghilang. Temanku mencoba menghubungi pacaranya, namun tidak bisa."


"Temanku percaya, bahwa semua ini adalah perbuatan bapak pemilik kos. Ia pun mencoba menghubungi polisi. Namun tidak ada tanggapan. Sampai suatu hari, ia menerima sms dari pacarnya, yang isinya meminta tolong. Sms ini terus ia terima selama 3 hari berturut-turut. Padahal, ia sendiri yang telah membunuh pacarnya dan menguburkannya di dalam tembok."


"Sekian cerita saya."


"Hmm, ceritamu tidak buruk juga. Gajah, bagaimana menurutmu?" tanya plague doctor.


"Aku tidak mendeteksi adanya kebohongan. Sepertinya kisah yang ia ceritakan nyata."


"Kalau begitu selamat! Rubah, leopard, dan serigala, kalian telah diterima masuk komunitas kami."


Plak Plak Plak


Seluruh anggota komunitas bertepuk tangan menyambut diterimanya anggota baru.


Setelah tepuk tangan mereda, plague doctor melanjutkan perkataannya. "Sesuai peraturan kami, setiap anggota baru akan mendapat kesempatan untuk mengajukan 1 permintaan pada kami. Kami sebisa mungkin akan membantu kalian."


Wanita bertopeng leopard mengangkat tangannya. "Plague doctor, bantuan apa yang bisa kalian berikan?"


"Dulu, ada anggota kami yang mengalami penyiksaan oleh Ayah tirinya sejak ia masih kecil. Dia sering dipukul menggunakan tongkat rotan. Bahkan kepalanya juga sering ditenggelamkan ke dalam bak mandi. Akhirnya, ia jadi menderita phobia air. Setelah ia meminta bantuan kami, kini ia sudah sembuh dan tidak takut air lagi."

__ADS_1


"Bagaimana cara kalian menyembuhkannya?" Wanita leopard itu tampak penasaran.


"Itu hal yang mudah. Kita bantu dia untuk menenggelamkan Ayah tirinya. Dengan begitu, phobia air miliknya langsung hilang."


"Cuma begitu?"


"Iya, simpel kan? Semua anggota komunitas kami adalah orang yang pernah mengalami sakit mental. Entah dia pernah mengalami depresi, stres karena pekerjaan, dan lain sebagainya. Namun, penyebab kami menderita penyakit mental berbeda-beda. Maka dari itu, kami akan mempersiapkan terapi sesuai dengan masing-masing orang tersebut."


Pria bertopeng rubah tiba-tiba mengangkat tangannya. "Tapi aku tidak menderita penyakit mental. Apakah aku bisa meminta hal lainnya?"


"Tentu saja bisa, katakan saja apa yang bisa kami bantu."


"Aku sekarang sedang menjadi buronan polisi, bisakah kalian membantuku?"


"Kami bisa menyediakan tempat persembunyian untukmu. Kalau mau, kami juga bisa membantumu untuk melenyapkan mereka. Dengan begitu, kamu akan terbebas dari stres akibat dikejar polisi."


Saat mereka sedang berbincang, Rian melihat-lihat anggota komunitas lainnya. 'Kata Yohan, ada seorang wanita yang tidak pernah menggunakan topeng di sini. Tapi di mana wanita itu?'


"Kelelawar, sekarang giliranmu bercerita sambil menunggu makan malam kita dihidangkan."


10 menit kemudian, cerita Yohan berakhir. Di saat yang sama, hidangan makan malam keluar dari dapur. Aroma harum menyerbak memenuhi ruangan. Semua anggota komunitas langsung makan dengan lahap hidangan daging Steak di depannya, terkecuali Rian.


Wajah Rian tampak terkejut melihat hidangan di depannya. Ia kemudian berbisik pada Yohan. "Kak Yohan, apa kakak tahu daging ini terbuat dari apa?"


"Tentu saja ini daging sapi, memangnya kenapa?"


"Beneran ini daging sapi?" Rian mencoba mengkonfirmasi lagi.


"Beneran kok. Apa kamu merasa ada hal yang aneh dari daging ini?"


"Ini daging manusia kak …"


Ucapan Rian membuat Yohan tercengang. Ia membeku selama beberapa detik. "Apa maksudmu? Bagaimana kamu tahu kalau ini daging manusia?"


"Kakak pernah melihat kemampuan khususku kan?"

__ADS_1


"Iya, saat di sekolah aku melihatnya."


"Karena kemampuan khusus ku ini, aku jadi nggak bisa makan makanan biasa. Aku hanya bisa memakan daging manusia, atau makan biasa yang diberi darah manusia. Selain makan itu, semuanya terasa seperti karet. Bahkan minuman biasa terasa seperti oli!" jelas Rian.


"Jadi begitu, kamu merasa tertarik dengan daging ini, makanya kamu menduga bahwa ini daging manusia." Yohan mengangguk-anggukkan kepala setelah paham.


Tak beberapa lama kemudian, Yohan tiba-tiba mual dan ingin muntah. "Hukk."


Melihat kondisi Yohan yang aneh, plague doctor bertanya pada Yohan. "Kelelawar, kamu kenapa?"


"Master, katakan yang sejujurnya! Apakah ini benar daging manusia!?" tanya Yohan sambil tangannya menunjuk ke piring di depannya.


"Setelah sekian bulan kamu bergabung, kamu baru menyadarinya? Hahahaha …"


"Hahahaha …" Anggota lainnya pun ikut tertawa kecuali rubah, leopard, Rian, dan Yohan.


Pria bertopeng rubah itu pun langsung muntah-muntah setelah mendengarnya. Sedangkan wanita bertopeng leopard, ia tampak senang setelah mengetahui asal daging steak yang ia makan.


Yohan kemudian menatap plague doctor dengan serius. "Dari mana master mendapatkan daging manusia ini?"


"Kupu-kupu, jelaskan pada kelelawar …"


"Baik, plague doctor …" Seorang wanita yang memakai topeng kupu-kupu melihat ke arah Yohan.


"Kelelawar, aku lah yang mendapatkan buruan malam ini …"


"Buruan katamu?" Nafas Yohan semakin berat. Ia tampak sedang menahan amarahnya.


Kupu-kupu tersenyum melihat kemarahan Yohan. Dengan semangat, ia menceritakan pengalamannya. "Benar, para pria hidung belang itu tidak pantas jika disebut manusia! Sebelum aku ke pertemuan ini, aku mengunjungi daerah Suramadu. Saat aku berjalan menikmati pemandangan sore dan angin sepoi-sepoi tepi pantai, tiba-tiba muncul 3 pemuda yang menggodaku. Mereka berkata bahwa aku sangat cantik. Tentu saja aku senang mendengarnya. Maka dari itu, sebagai imbalan telah memujiku, aku menjadilan mereka makan malam kita hari ini, hahahaha …"


Tubuh Yohan terlihat bergetar. "Apakah kamu sering melakukannya?"


"Tentu saja. Aku senang menarik mereka dengan keecantikan dan tubuh seksiku. Itu membuatku sangat bergairah! Ah~ membayangkannya saja membuatku basah …"


Brak

__ADS_1


Yohan menggebrak mejanya hingga berlubang. Aura gelap mulai keluar sari tubuhnya.


__ADS_2