
Malam itu Denna tidur dengan ditemani Dane yang duduk di dalam kamarnya. Kedua mata Dane tidak dapat terpejam melihat calon istrinya seperti itu.
"Dane!" teriak Denna yang sepertinya bermimpi buruk.
"Denna, kamu tenang saja karena aku ada di sini."
Dane tau jika Denna pasti akan terkejut saat terbangun karena tadi dia diculik seperti itu. Oleh karena itu dia membuat matanya terjaga sampai Denna terbangun.
"Danne!" Denna dengan cepat memeluk calon suaminya itu.
"Kamu tenang saja karena kamu sudah aman di sini."
"Dane, apa kamu baik-baik saja?" Denna sekarang malah yang panik. Dia sampai memeriksa keadaan Dane.
"Aku baik-baik saja. Kamu jangan khawatir padaku."
Denna kembali memeluk Dane dengan erat. "Aku takut kamu kenapa-kenapa, Dane, aku takut mereka melukaimu karena aku bermimpi tentang kamu tadi."
"Aku baik-baik saja, dan aku tidak akan membiarkan mereka melukaimu lagi."
__ADS_1
Dane akhirnya dapat menenangkan Denna, dan wanita itu sudah bisa tidur dengan lelap, tapi Dane tetap tidak meninggalkan Denna sendirinya dikamarnya.
Keesokan harinya Denna bangun dan dia melihat pria yang tadi malam menolongnya ada di sana sedang tertidur dengan wajah polosnya seperti anak kecil.
Denna melihat sekitarnya dan dia tau jika dirinya sudah ada di villa tempat dirinya dan keluarganya berlibur.
Denna berdiri dan berjalan mendekati Dane. Dia menyelimuti tubuh Dane. "Mau ke mana?"
Denna kaget saat tangan Dane memegang tangannya, dahal Denna kita jika Dane sedang tidur.
"Kamu tidak tidur?"
"Jadi, kemarin yang menculikku adalah Troy?"
"Iya, karena aku melihatnya sendiri, tapi sekarang kamu sudah aman dan tidak akan ada yang akan menyakitinya lagi."
Denna menatap datar pada Dane. "Aku tidak takut, Dane karena yang aku takutkan sekarang adalah melihat kamu terluka."
Dane dengan lembut menarik wanita itu masuk ke dalam pelukannya, mendekapnya dengan lembut. "Aku minta maaf jika nanti akan sering membuatmu khawatir. Aku seharusnya tidak tambah menyeretmu seperti ini."
__ADS_1
Denna menggeleng pelan. "Aku tidak menyalakan kamu karena aku sendiri yang memilih agar bisa selalu dekat sama kamu, Dane."
Dane tersenyum mendengar apa yang wanita cintai itu katakan. Denna sepertinya juga sudah mulai jatuh cinta pada Dane.
Tidak lama pintu diketuk oleh seseorang dari luar. Denna beranjak dari pelukan Dane dan membuka pintu itu. Denna melihat ada mamanya di depan pintu dan dia langsung memeluk mamanya dengan luapan emosi.
Dane yang akhirnya ikut berdiri melihat hal itu. Dalam hatinya dia merasa, apa pantas Denna mendapatkan semua ini jika bersamanya? Tapi dia terlalu mencintai wanita bernama Denna itu.
"Kamu baik-baik saja, Sayang?"
"Aku baik-baik saja, Ma. Dane sudah menjagamu dengan baik."
"Mama tau akan hal itu."
Mamanya mengajak mereka berdua untuk sarapan pagi karena Nio juga sudah menunggu mereka di meja makan. Nara mengatakan jika Nio tidak tau tentang perihal penculikan itu karena dia menganggap Denna tersesat. Jadi, Nala bilang agar tidak perlu membahas tentang penculikan itu.
Mereka semua berkumpul di meja makan. Denna tampak senang seolah dia lupa kejadian yang baru saja menimpanya. Denna tampak menyuapi Nio.
"Tante Denna kenapa bisa tersesat? Harusnya Tante Denna bertanya pada orang-orang sekitar alamat villa ini," ujarnya polos.
__ADS_1