Suami Antagonis

Suami Antagonis
Bab 50. Ikutlah Ibu Pulang!


__ADS_3

Merlin sudah mendapatkan semua informasi tentang Tiara.


Dan Ia juga sudah mengetahui alamat kampung Tiara,


dan juga tentang Intan yang ternyata menderita penyakit Leukimia dan harus segera mendapatkan donor sumsum tulang belakang.


Tentu wanita licik seperti Merlin akan memanfaatkan situasi yang bagus ini.


Ia dengan cepat meluncur ke kampung halaman Tiara untuk menemui Lastri.


πŸ‚πŸ‚πŸ‚


Lastri sangat terkejut!


dengan kedatangan Merlin


awalnya Lastri tidak mengenali Merlin tapi wanita itu dengan terang-terangan mengatakan bahwa dia adalah istri dari Herman.


Dia juga menambahkan Jika dialah wanita yang Herman pilih 10 tahun yang lalu yang membuat Rossa meninggal.


Lastri murka!


ia bahkan ingin menampar wajah wanita laknat itu.


Tapi dengan satu tangan, Merlin menepis tangan Lastri.


Lastri memang sudah berumur jadi kekuatannya kalah dengan Merlin.


Merlin menatap Intan yang sedang duduk dengan wajah pucat, Merlin tahu jika anak itu sedang menderita sakit parah bahkan harus segera mendapatkan donor sumsum tulang belakang.


Tiara dan Lastri sudah berusaha keras untuk mendapatkan donor sumsum tulang belakang bagi Intan.


Tapi tidak ada yang cocok, bahkan Tiara yang sebagai kakaknya sendiri pun tidak bisa melakukan pendonoran.


Selama ini pengobatan Intan ditanggung oleh Yayasan tapi setelah Tiara menikah dengan Arkan semua biaya pengobatan Intan ditanggung oleh Tri dan Wilson.


Satu-satunya orang yang memiliki 99% kecocokan adalah orang tuanya.


Dan Merlin sudah melakukan serangkaian pengecekan.


Dan ia mendapati, jika sumsum tulang belakang Herman cocok untuk Intan.


Dan di sini Merlin menawarkan bala bantuan yang membuat Lastri sedikit tercengang.


Apa benar wanita licik ini memberikan bantuan dengan cuma-cuma begitu saja?


Tentu saja tidak?


Akan ada timbal balik dari apa yang ia tawarkan hari ini?


Merlin menyampaikan jika sumsum tulang Intan sangat cocok dengan ayahnya yaitu Herman.


Dan dengan baik hati Merlin pun mengizinkan Herman melakukan pendonoran pada putrinya, tapi dengan satu syarat.


Yaitu!


Tiara harus meninggalkan Arkan.


Lastri sedikit bingung maksud dari Merlin.


Dan Merlin pun menceritakan semuanya.


Sampai hubungan Arkan dan Berlian putrinya yang tak lain adalah saudari Tiara sendiri.

__ADS_1


Lastri sangat murka!


mendengar tentang pernikahan kontrak yang dilakukan Arkan dan Tiara, bahkan ia sangat marah ketika tahu jika Arkan masih menjalin hubungan dengan Berlian di saat dia sudah menikah dengan Tiara.


Ini tidak bisa Lastri biarkan.


Bahkan tanpa Merlin menawarkan sumsum tulang belakang pun.


Lastri akan membuat Tiara berpisah dengan Arkan, tentu ia tidak mau Jika putri dari adiknya itu harus mengalami hal yang sama seperti adiknya Rossa.


Memiliki suami yang membagi cintanya dengan wanita lain, dan mengkhianatinya.


Ditambah lagi wanita itu adalah garis keturunan dari Merlin dan Herman.


Membuat Lastri semakin murka.


Merlin tahu semua ini.


Hanya dengan mengatakan fakta tentang pernikahan Arkan dan Tiara saja, sudah bisa membuat Lastri murka dan menarik Tiara dari Arkan.


Tapi tidak dengan Tiara dan Arkan.


Merlin tahu jika Arkan tidak akan meninggalkan Tiara, jadi dia harus membuat Tiara yang meninggalkan Arkan.


Dan umpan yang paling ampuh untuk ini adalah dengan menggunakan senjata kelemahan Tiara, yaitu adiknya, Intan.


Seumur hidup Tiara. Selain digunakan untuk membenci Herman, dia juga berjuang untuk kesembuhan Adiknya.


Jadi Merlin yakin jika Tiara akan menyetujui permintaannya ini, menukar sumsum tulang belakang Herman dengan Arkan.


"Pikirkan tawaran ini baik-baik, karena kesempatan tidak datang untuk yang kedua kalinya, saya tahu tanpa saya menggunakan sumsum tulang belakang suami saya pun kau sudah merestui Arkan dan Tiara berpisah, tapi untuk meyakinkan Tiara meninggalkan Arkan saya harus menggunakan cara ini."ujar Merlin blak-blakan.


Setelah mengatakan itu Merlin segera pergi meninggalkan rumah Lastri,


Apapun akan dia lakukan asal Berlian bahagia.


Dan hari itu juga tanpa pikir panjang Lastri menuju ke Kota untuk membawa pulang Tiara ia menitipkan Intan pada tetangganya.


πŸ‚πŸ‚πŸ‚


Siang hari.


Lastri sampai di rumah besar Arkan dia disambut ramah dengan Bi Imah.


Dan kebetulan Tiara sedang tidak bekerja jadi Ia ada di rumah.


"Kenapa ibu datang ke sini? Lalu bagaimana dengan Intan? Aku kan sudah bilang akan pulang esok hari?"


"Lebih cepat lebih baik, Tiara ayo ikut Ibu pulang!"


Tanpa basa-basi Lastri langsung mengutarakan maksud kedatangannya.


"Ibu masuklah dulu, Ibu pasti lelah beristirahatlah!"


"Tidak! Ibu datang ke sini bukan untuk beristirahat, ibu datang ke sini hanya untuk membawamu pulang kembali."


"Apa maksud ibu?"Tiara sudah menangkap sinyal buruk dari wajah Lastri.


"Kau membohongi Ibu selama ini, kau bilang kalau kau bahagia dengan pernikahanmu tapi nyatanya tidak!


Kau bilang suamimu mencintaimu dengan sepenuh hati tapi kenyataannya dia memiliki wanita lain!


Dan wanita itu adalah putri dari wanita yang sudah menghancurkan bahkan membuat Ibumu meninggal!"

__ADS_1


DUAAAR.....


Tiara terkejut! sampai menyandarkan dirinya di tembok untuk bertumpu karena semua kakinya lemas mendapati kenyataan, jika Lastri tahu semuanya. Rahasia yang selama ini ia tutup rapat-rapat dari Ibunya.


"Ibu Aku bisa jelaskan semuanya?"


"Tidak nak! kau tidak perlu menjelaskan apapun, Ibu sudah mengetahui semuanya."


"Ibu mengizinkan mau menikah dengan Arkan agar kau bisa bahagia dengan lelaki yang benar-benar mencintaimu tanpa membagi kasihnya dengan wanita lain."


"Ibu!"


"Pulanglah sekarang!"


"Tapi Bu!"


"Kau ikut pulang bersama ibu, atau kau tetap memilih di sini dan kau tidak akan pernah bertemu dengan adikmu lagi."


Pilihan macam apa ini!


"Baiklah aku akan pulang bersama ibu!"


Ya!


Tiara rasa inilah keputusan yang terbaik, Tiara benar-benar harus ikut pulang bersama Lastri karena wanita itulah yang selama ini merawat, membesarkannya dan Intan, dengan penuh kasih sayang dan cinta.


Sementara Arkan.


Lelaki itu masih juga belum jelas!


Dia bersikap seolah seperti mencintai Tiara tapi dia tidak pernah mengatakan apapun bahkan sampai hari ini dia masih berhubungan dengan Berlian.


Entah apa kemauan lelaki itu!


Sepertinya Jay benar bahwa Arkan sampai kapanpun tidak akan pernah lepas dari Berlian.


Dan jalan satu-satunya adalah!


Tiara yang mengalah. Agar lelaki itu tidak terjebak dengan pilihan yang sulit.


Mungkin ada alasan tertentu sampai membuat Arkan seperti itu, tapi kenapa dia tidak menceritakannya pada Tiara?


Nasehat Ken seola ia abaikan begitu saja!


Padahal dalam hatinya mantap!


jika ia akan mengutarakan perasaannya pada Tiara,


dan menjadikan Tiara istri satu-satunya dan selamanya, dan ia akan membuang jauh-jauh semua tentang Berlian, karena pada kenyataannya Arkan memeng tidak pernah Mencintai Berlian, ia hanya menggantikan posisi Vino saja.


Tapi sampai saat ini.


Ia belum mengatakan apapun pada Tiara.


πŸ‚πŸ‚πŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ‚πŸ‚πŸ‚


Terimakasih sudah mau membaca cerita ini πŸ™πŸ€—


Mohon dukungannya ya πŸ™πŸ™


Tolong koreksi jika ada Kesalahan dalam tulisan ini agar Ntor bisa segera memperbaikinya πŸ€—


Love banyak-banyak untuk semuanya ❀️❀️😘

__ADS_1


__ADS_2