Suami Ku Cinta Ku

Suami Ku Cinta Ku
jesi kembali


__ADS_3

Rendi sibuk di kantornya hari ini ada pertemuan penting dengan perusahaan jescrop pemimpin perusahaan langsung yang ingin bertemu dengannya.


" tuan ...mereka sudah datang sekarang ada di ruangan miting" Roy memberikan informasi


" baiklah ,apa sudah menghubungi Reyhan?" Rendi meminta roy menghubungi reyhan karna dia sulit sekali di hubungi. " belum tuan"


" baiklah kita mulai mitingnya" Rendi dan roy bersiap untuk miting mereka masuk ke ruangan " selamat siang maaf lama menunggu tuan ,nona " Rendi menyapa mereka dengan ramah " tidak masalah tuan ,saya suka menunggu"


Deg...


betapa terkejutnya Rendi dengan apa yang dia lihat saat ini di hadapannya wanita yang sudah bertahun tahun tidak ingin dia lihat kini kembali lagi di hadapannya " je...jesi?"


" halo tuan Rendi yang terhormat,rupanya anda masih ingat dengan saya bagus kalau begitu. bagai mana kabar mu Rendi? aku dengar istri tercintamu itu sudah mati.aku turut berduka ,tapi ternyata kamu tidak seperti bayangan ku rendi.kamu begitu mudah melupakannya dan menikah lagi harusnya aku yang ada di sisi mu ,bukan begitu sayang" jesi mengedipkan matanya dia mencoba menggoda rendi.


Tangan Rendi mengepal,rahang nya menegang dia mencoba menahan amarahnya Rendi menggebrak meja " mitingnya batal saya tidak bisa bekerja sama dengan orang seperti anda " rendi mencoba meninggalkan mereka " kalau begitu semua saham yang ada beberapa perusahan mu atas nama jescrop akan aku tarik kembali" jesi tersenyum licik dia mencoba mengancam rendi.


langkah kaki rendi terhenti mendengar kata kata jesi dia berbalik menatap jesi "oh..jadi anda mengancam saya nona jesi?" rendi menatap serius pada jesi

__ADS_1


" kenapa anda takut tuan Rendi" nada bicara jesi penuh penekanan karna dia masih sakit hati karna penolakan rendi dan membuat jesi masuk sel.


" tentu...tentu saja nona jesi saya sangat takut" Belum selesai rendi bicara jesi sudah menebak nya " sudah kuduga tidak akan ada yang mau ke hilangan kekuasaan nya termasuk anda" jesi tersenyum sinis pada rendi.


rendi tersenyum mendengar ucapan jesi " anda benar nona jesi tidak akan ada yang mau ke hilangan apa yang sudah jadi milik kita begitu juga dengan saya. makannya saya sangat takut jika nona menarik saham nona saya takut anda yang akan menyesal nantinya. jadi apa pun yang akan anda lakukan saya tidak takut permisi " Rendi pergi meninggalkan mereka


braaakkkk.....


jesi memukul meja " sialan.....awas kamu Rendi sampai kapan pun aku gak akan menyerah .aku kan membuat kamu bisa jadi milik ku lihat saja nanti, ayo jek kita pergi dari sini" jesi dan jek asistennya pergi dari kantor rendi dengan penuh amarah


" saya benar benar minta maaf tuan,saya tidak tau soal ini.yang saya tau jescrop itu milik tuan mark.saya akan lebih teliti tuan dan saya akan cari tau soal ini" Roy merasa bersalah karna sudah lalai dalam.pekerjaan nya..


" baik lah,urus semua soal wanita ular itu.kalu perlu kembalikan semua saham yang mereka tanam aku tidak butuh kerja sama dengan nya.cek semua tentang dia jangan samapi ke colongan lagi ,aku tidak mau yang lalu terulang kembali lagi" Rendi sangat hawatir akan keluarganya saat ini karna jesi bukan wanita sembarangan dia tidak bisa di remeh kan . bahkan saat dia bisa bebas tuntutan hukum dengan segala cara dengan kekuasaan ayah nya dia bisa berbuat sesuka hatinya.


" baik tuan " Roy pergi dari ruangan rendi.


di amerika Rey sedang sibuk dengan sekolah nya sampai tidak sempat melihat ponselnya dari pertama dia datang. jam istirahat rendi beru ingat dengan ponselnya " ya ampun aku lupa menyalakan ponsel dari kemarin,pasti mami cemas .sebaiknya aku telpon dulu" Reyhan mengaktifkan ponselnya Reyhan kaget karna bamyak panggilan yang masuk dan beberapa pesan dari papi nya ,oma,mami bahkan dari Roy.

__ADS_1


" ada apa ini banyak sekali telpon masuk,apa mereka hawatir pada ku. coba aku cek pesan yang masuk"


*mami*


Rey apa kamu sudah sampai mami hawatir ponsel mu tidak aktif terus, mami mau kasih kabar soal amira.dia pingsan saat kami pulang mengantar kamu dari bandara.tapi jangan hawatir sekarng sudah lebih baik.hanya saja mami minta kamu kasih kabar sama amira mami rasa dia sangat menghawatirkan mu.tolong yah sayang ..,salam sayang dari mami jaga diri baik baik di sana "


reyhan kaget mendengar amira pingsan " dasar anak bodoh kenapa harus sampai seperti itu,bikin hawatir saja."; mata reyhan berkaca kaca saar mengatakan nya


Reyhan juga mebuka pesan dari papi nya


* papi*


hai jagoan papi lagi sibuk banget kaya nya,bagai mana di sana papi berharap kamu bisa menata hidup baru dan hati yang baru di sana karna sudah jadi ke putusan mu jadi buktikan sebagai lelaki.telpon adik mu dan mami mu mereka.hawatir padamu "


reyhan tersenyum kecut dia kemudian menelpon seseorang


" Halo..."

__ADS_1


__ADS_2