Suami Ku Cinta Ku

Suami Ku Cinta Ku
permintaan ayah


__ADS_3

Dan di sebuah Rumah yang sederhana Rendi dan Reyna sedang asik berbincang.Reyna duduk di pangkuan Rendi


" sayang aku mau kasih tau ayah soal kehamilan ku, boleh kan" Reyna merayu Rendi agar ke mauan nya di kabulkan.


"yah boleh dong sayang" Rendi mencium perut Reyna yang masih terlihat rata.


"ambilin dong hp aku sayang,heee maaf " Reyna tersenyum memperlihatkan deretan giginya. Rendi mengacak acak rambut Reyna sebelum mengambil kan hp nya.


" Terimakasih sayang ku "


tut...tut...


" halo ayah....ayah bagai mana kabar ayah?"


" baik na..kabar ayah baik.bagai mana kabar kamu nak?" tanya ayah Reyna di sebrang tlp


" aku baik ayah,aku punya kabar baik buat ayah.ayah sebentar lagi akan jadi kakek" Reyna antusias sekali.


"wah kamu serius kan nak,kalo begitu ayah mau minta sesuatu.dan ini tidak boleh di tolak. nak ayah kan belum kasih hadiah ulang tahun pernikahan buat kalin.ayah sudah siap kan rumah buat kalian dan perusahan ayah yang di sana ayah minta Rendi yang pegang.ayah sudah urus semuanya. nanti ada anak buah ayah yang ke sana.jadi jangan di tolak. sudah dulu yah nak ayah ada tamu.salam buat Rendi"


Reyna menutup telpon nya. dia diam bingung mau bicara pada Rendi takut Rendi menolak bantuan dan hadiah dari ayah nya. tapi mau tidak mau dia harus tetao mengatakan nya.


ekhem....


Reyna berdehem mencoba menenangkan ke gugupan nya. Rendi pun mendekat . " sudah telpon nya?bagai mana kabar ayah sayang?"


"sudah...baik ko yang.emmmm....yang tadi ayah bilang ayah belikan kita Rumah di sini.dan ayah minta kamu yang pegang perusahan ayah.dan katanya tidak boleh nolak .bagai mana?"

__ADS_1


Rendi diam ,dia gak bisa menolak kalo sudah begini.


" baik lah ,semua demi kamu"


"seriusss....makasih sayang ku " Reyna girang bukan main.


"tapi ada syarat nya...boleh kan nengokin dede" Rendi menaik turun kan ke dua alis nya.


" aahhh kamu yang bisa aja..tapu nanti aku.._"


belum juga selesai bicara Rendi sudah mulai meraba ke mana mana,membuat Reyna gak bisa berkutik


"yang....aaahh...nan...ti...dulu"


Rendi gak mau mendengar kan Reyna dia tetap melakukan nya. dan sudah di pastikan terjadi pergulatan yang panas di sana.


Rendi yang merasa puas terus saja memeluk tubuh Reyna sambil akhirnya ikut tertidur.


***


pagi hari nya Rendi terbangun karna kaget mendengar suara orang muntah muntah..,dia langsung menggedor pintu kamar mandi..


" sayang....kamu kenapa? buka pintunya"


"oooeekkk....aku gk apa apa cuma mual aja."


"ayo buka sayang"

__ADS_1


tidak lama kemudian pintu terbuka..terlihat wajah Reyna yang pucat.tentu membuat Rendi panik saja.


"Sayang kamu pucat sekali..kita ke dokter yah"


" gak usah nanti juag sembuh" reyna tetap gak mau di bawa ke dokter


" tapi kamu harus periksa sayng,aku takut kamu sakit parah nanti"


" nanti saja, sekarang aku pengen makan buah bit boleh kan sayang?"


" nanti aku carikan sayang,sekarng istirahat dulu yah.sebentar lagi akan ada tamu dari suruhan nya ayah. tadi ada pesan masuk katanya dia datang hari ini"


" baik lah.tapi nanti carikan aku buah nya.jangan lupa"


" siap ibu ratu...hamba siap melaksanakan tugas"


Rendi membungkuk seperti seorang bawahan.


tak lama terdengar suara ketukan pintu.


tok...tok...


" yah sebentar"


" sayang aku ke depan dulu yah,kamu istirahat dulu nanti aku kembali lagi"


" baik lah kalo aku mau tidur dulu sebentar"

__ADS_1


Rendi bergegas membuka kan pintu.dan di sana sudah ada pengacara dan yang akan jadi asisten Rendi.


__ADS_2