
dalam vidio Reyna sedang berbaring di rumah sakit saat di Singapur " haiii....anak anak momi yang luar biasa hebat nya. kalau kalian sedang melihat vidio ini itu artinya momi sudah tiada. sayang kalian tau momi sengaja bikin vidio ini agar kalain bantu momi. kalian mau kan sayang . momi yakin kalian akan bantu momi,kalian pasti sudah kenal dengan Lea. momi mau tanteu Lea jadi ibu kalian. sebenarnya saar momi tau penyakit momi,diam diam momi mencari wanita yang mungkin akan cocok buat papi kalain. tapi ternyata takdir mempertemukan Lea di ke hidupan momi dan papi. dia wanita baik , wanita yang penuh kasih sayang.momi rasa kalian juga merasakannya saat ini. sayang...anak anak momi tolong buat papi kalian mencintainya seperti papi mencintai momi.bantu momi yah sayang,momi begitu sayang pada Lea dia seperti adik buat momi,dia merawat momi dengan penuh kasih sayang jadi momi harap kalian juga bisa menyayanginya.semoga kalian bisa melakukannya demi momi" vidio berakhir sampai di situ.amira dan Reyhan saling bertatapan
" ayo kak..kita pulang.kita harus ketemu tanteu Lea"
amira mematikan ponselnya
"iyah ayo" Reyhan dan amira buru buru pulang ke rumah. sampai di rumah mereka sibuk mencari Lea
"tanteu...tanteu Lea?" amira mencari ke kamarnya tapi lea tidak ada.
"bagai mana apa ketemu?"
"tanteu tidak ada di kamarnya kak,coba kaka ke dapur aku ke taman yah" amira membagi tugas untuk mencari Lea.
" ok" Reyhan mencari ke seluruh ruangan dan dapur.
tapi tetap saja tidak ketemu.begitu juga dengan amira.akhirnya mereka memutuskan menanyakan nya pada oma.
"oma....apa oma liat tanteu Lea?" tanya amira
"ada apa kalian mencari Lea?"
"ada hal yang penting yang ingin kita bicarakan,oma bialang saja di mana tanteu Lea?"
"dia sudah pergi tadi pagi.."
"pergi?? pergi ke luar maksud oma,? "
__ADS_1
"iyah ..tapi pergi untuk waktu yang lama sepertinya"
"maksud oma? pergi dari rumah ini dan gak akan balik lagi?"amira sangat cemas takut lea banar benar pergi
" tadi tanteu Lea pamit sama oma katanya dia mau ke rumah sepupunya yang entah di mana.karna dia tidak bilang sama oma"
"yah...kak..gimana ini .kita harus cari tanteu lea kak"
"iyah...tapi cari di mana mira? kaka juga gak tau ada di mana"
"coba kita telpon" amira mencoba menelpon lea tapi ponsel yang di hubungi tidak aktif.
"loh kok gak aktif terus,kenapa yah?" amira bingung
"kalian gak akan bisa menghubungi nya,karna lea mengganti nomber ponselnya" oma memberi tau
"yah oma tau...tapi papi mu itu ke banyakan takut nya.takut lea gk bisa nerima dia,sok jual mahal juga pura pura bersikap dingin pada Lea.nanti kalau tau Lea pergi pasti kalang kabut" oma kesal dengan sikap rendi pada lea.
"kalau begitu oma mau kan bantu kita mempersatukan mereka?" amira mengajak oma nya bersekongkol
" bayaran buat oma apa?" oma nya menaik turunkan alis nya
"omaaa ... tenang Rey akan belikan oma permen yang banyak" Reyhan menggoda oma nya
"dasar anak nakal bisa bisa nya ngeledek omanya sendiri"
mereka pun tertawa bersama.mereka menyusun rencana untuk membuat papinya sadar akan perasaan nya terhadap lea.mereka ingin Rendi jujur pada Lea tentang perasaannya.sampai waktunya jam makan malam Rendi baru pulang kerja dia langsung menuju meja makan.
__ADS_1
" selamat malam...putri cantik papi."Rendi mencium puncak kepala Amira.
"malam pi" amira menjawab dengan lemas
"ada apa dengan kalian semua,kenapa makanannya tidak di makan?apa tidak enak?" rendi heran karna Rey dan amira hanya mengaduk makanan nya tanpa di makan
" aku tidak nafsu makan,aku mau makanan buatan tanteu lea" amira memasang wajah sedih
"makan saja cucu oma,tanteu kalian itu tidak akan bisa masak buat kalian lagi.jadi kalain harus terbisa makan makanan bukan buatannyan lagi" ucap oma. opa dan Reyhan hanya geleng geleng kepala melihat drama oma dan cucunya itu.
"aku gak mau oma.kalau begitu aku mau mogok makan" Amira cemberut
"tunggu ada apa sebenarnya?" Rendi ingin tau apa yang terjadi sebenarnya.tapi mereka malah saling pandang tidak ada yang mau bicara.
"kenapa diam saja? ayo jelas kan sama papi mira ada apa ini?"
" tanteu Lea pergi pi...gak tau pergi ke mana.kayanya gak bakali balik lagi " jelas amira.
"tuan..maaf saya kira tuan mau makan di kamar lagi.ini saya sudah siap kan.karna saya liat tadi pagi ada bekas piring di kamar tuan" tiba tiba bibi menghampiri Rendi dan membawa makanan yang akan di bawa ke kamar Rendi
"bukannya bibi yang bawa makanan itu ke kamar saya?" Rendi kira bibi yang membawanya
"bukan tuan saya malah tidak tau"
" itu Lea yang bawa makanan buat kamu.karna dia hawatir kamu sakit,kamu kan belum makan jadi dia bawa ke kamar kamu.emang kamu tidak tau dia nyimpen makanan?" oma mencoba memberi tau rendi
"jadi...apa dia dengar kata kata ku ke ayah? apa dia mendengar semunya? tapi kenapa dia pergi kalu tau semuanya? jangan jangan dia salah paham? ini salah aku juga yang terlalu membuatnya jadi begini" Rendi bicara pada dirinya sendiri.
__ADS_1