Suami Ku Cinta Ku

Suami Ku Cinta Ku
pertemuan Dina


__ADS_3

"Selamat siang.." sapa diana saat masuk ruangan Reyna.


"siang juga nona..silah kan masuk" Rendi mempersilahkan kan nya masuk.


" panggil Dina saja..jangan sungkan"


" oh iah baik lah" Rendi melirik Reyna dan Reyna memberi isyarat mengangguk kan kepala nya agar rendi meninggalkan mereka berdua. Rendi pun keluar


" saya permisi dulu"


"jadi ada apa,dan kenapa kamu masuk RS apa kamu sakit apa?"Dina ingin tau karna ternyata Reyna berbaring lemas.


" ah ini hanya ke lelahan saja aku tidak apa apa. aku mau minta bantuan mu boleh?" Rena takut Dina marah


"aku akan bantu jika aku bisa,apa ini soal Dewa?"


" iyah..ini soal Dewa. aku rasa kamu tau soal masa lalu aku dengan nya" wajah Reyna sendu saat mengatakan itu


"iyah aku tau,karna hampir tiap hari dia menceritakan mu.dan kamu tau sampai dia berada di titik ini hanya untuk mengejar mu.jatuh bangun dia membangun usaha nya dari nol.dia tetap semangat hanya karna ingin mengambil mu kembali.aku yang selalu ada di setiap ke susahan nya bahkan dia tidak perduli.yang dia inginkan hanya kamu"


mata dina berkaca kaca saat menceritakan nya dia ingat bagai mana dia begitu setia mendampingi Dewa tapi Dewa tak pernah menganggap nya

__ADS_1


"maaf kalu aku membuat nya terluka,tapi dina aku sudah menikah ,aku mencintai suami ku.jika dulu aku pernah ada rasa pada Dewa tapi itu duku sekarng tidak. bagiku masalalu bukan untuk di ulang karna aku punya suami yang sangat aku cintai.aku tidak mencintai Dewa mungkin tidak lebih seperti teman dan aku sudah menjelaskan nya pada Dewa tapi dia malah berbuat begini.Dia menghancurkan suami ku "reyna sedih karna ternyata Dewa setega itu.


" iyah aku tau kamu menemuinya di saat pesta"


Reyna kaget ,ternyata Dina mengikuti nya." jadi kamu tau semua"


Dina hanya tersenyum. Reyna mencoba tenang dan menarik nafas nya. " Din..aku tau kamu mencintai Dewa,aku harap kamu bisa membantuku agar Dewa melupakan aku.aku hanya ingin dia tau aku tidak bisa kembali pada nya .aku mencintai suami ku dan sebentar lagi akan ada buah hati kami yang terlahir" Reyna mengelus perut nya sambil tersenyum


Dina pun kaget dan senang mendengarnya " jadi kamu sedang hamil?? oohh..selamat iyah...aku ikut senang"


"terimakasih" reyna tersenyum pada Dina


" baik lah kapan kamu mau ke temu dewa. aku bisa memberitahukan nya kalau kau mau bertemu"


Dina hanya tersenyum dan berkata" Semoga saja begitu"


setelah berbincang bincang Dina pamit pulang.Rendi pun masuk menemui Reyna. " sayang kata dokter kalu kamu sudah membaik besok kita bisa pulang."


Reyna tau kondisi ke uangan mereka saat ini dia tidak mau membebani suami nya. " kita pulang sekarang saja iah sayang,aku gak apa apa ko,cuma perlu istirahat"


Rendi diam dia tau istrinya itu pasti hawatir soal biyaya rumah sakit." gak apa apa aku masih bisa membayar nya jangan khawatir asal kamu sehat"

__ADS_1


"baik lah terserah kamu saja"


tiba tiba Reyna menarik narik kemeja Rendi.seperti anak kecil ingin sesuatu. Rendi pun melirik nya


" ada apa? kamu mau sesuatu sayang,katakan saja mau apa?"


"aku mau kamu._.."


Rendi kaget ini kan Rumah sakit masa iah harus di sini.pikiran nya sudah ke mana mana saja.


"yang bener saja sayang ini kan di rumah sakit,masa kita mau itu di sini.nanti deh kalo dah di rumah aku tengokin ade nya" rendi menggaruk kepala nya yang muali tidak bisa di kondisi kan,karna pikiran nya dah ngawur saja.


"apa sih yang kamu ngaco aja deh..mau itu apa.jangan di potong makannya kalu lagi ngomong.aku mau kamj bobo di sini elusin perut nya boeleh yah?" Reyna nyengir kuda seperti anak kecil minta jajan saja.


"huh kirain ...bikin aku panas dingin aja kamu yang,sini aku usap perutnya" Reyna mendekat pada rendi


" tapi nanti di rumah boleh kan nengokin dede nya "


" kan kata dokter jangan cape cape yang"Reyna senyum senyum sendiri


" yah aku saja yang main ,kamu terima nikmat nya aja"

__ADS_1


"iiihh...ayang udah ah jangan ngomongin itu bikin gerah aja" Rendi senyum senyum mendengar kata gerah udah kaya di jemur aja.


__ADS_2