Suami Ku Cinta Ku

Suami Ku Cinta Ku
jangan panggil bos


__ADS_3

"ada ap..._" mulut toni di bekap oleh Lea dan lea menarik toni untuk sembunyi di balik tembok.


"sssttt ...jangan berisik" Lea menyuruh toni diam


" ada apa?" toni memelankan suaranya. " bisa tolong aku gak bos?" lea memanggil toni bos karna dia kerja di kafe milik toni. " iyah tapi bantu apa?"


"aku tidak bisa mengantarkan pesanan ke meja itu,jadi bisa kan bos saja yang bawa kan?" Lea memasang wajah memelas " kamu ini masa bos yang di suruh karyawannya" toni sengaja menggoda lea " maaf deh bos nanti aku traktir deh ok" lea membujuk toni


"bener yah janji,sini biar aku yang bawa" ini kesempatan toni untuk bisa lebih dekat dengan lea.


toni segera membawa pesanan Rendi ke meja nya


"maaf menunggu lama tuan,karyawannya sedang sibuk jadi maaf kalau anda menunggu lama" Toni membungkuk kan badan nya sambil minta maaf


"tidak apa apa,saya juga sedang tidak buru buru jadi santai saja" Rendi kembali sibuk dengan ponselnya ;'kalau begitu saya permisi tuan" toni pamitan,dan rendi hanya mengangguk kan kepalanya..

__ADS_1


toni kembali ke tempat Lea sembunyi.banyak pertanyaan yang ingin toni tanyakan pada lea tentang siapa laki laki yang baru saja lea.hindari itu.


"ekhemm..." toni berdehem saat lea mencoba terus sembunyi di ruang karyawan."eh..bos" lea senyum senyum pada toni. "jelaskan padaku siapa laki laki tadi?kenapa kamu menghindar darinya?" lea.bingung bagai mana menjelaskan nya. " lain kali aku cerita deh bos tapi apa boleh aku di sini dulu samapi dia pergi?"


toni tidak mengerti kenapa lea memilih menghindar dari pada menemui nya" aku yakin ada sesuatu antara mereka berdua" toni mulai menebak nebak." baik lah,aku ke depan dulu " toni segera mengecek ke depan ,lea senang karna toni mai membantunya lagi.


toni terus memantau Rendi sampai akhirnya rendi pergi dari kafe tersebut.toni kembali menemui Lea yang sedang mengumpat di dalam."keluarlah dia sudah pergi" toni menyuruh lea keluar karna lea benar benar seperti takut ketemu dengan laki laki yang toni tidak tau siapa itu. " syukurlah,terimakasih aku akan kerja kembali" Lea pergi meninggalkan toni.


*


*


*


"halo nit,kamu di mana katanya mau jemput aku sudah lama menunggu kamu di sini" lea sudah pegal memunggu nita.

__ADS_1


"ya ampun lea aku lupa kasih tau kamu,kalau aku ada lembur dua jam lagi aku pulang maaf yah " nita lupa kalau ada janji sama lea


"ya ampun nit kamu ini,ya sudh aku pulang sendiri saja kalu gitu" lea menutup telponnya baru saja mau melangkah ke jalan raya untuk mencari taksi tiba tiba sebuah mobil berhenti di depannya.


" mau pulang? bareng aku aja ,rumah nita searah ko sama aku" toni menawarkan tumpangan sama lea.


"gak usah pak bos saya naik taksi saja" lea mencoba menolak nya karna tidak enak sama toni yang ke betulan adalh bosnya sendiri.


"jangan panggil bos ,ini kan di luar jam kerja panggil toni saja kamu ini pormal sekali" toni memang tidak mau di panggil bos oleh lea.


lea merasa sungkan kalau harus memanggil nama sama atasannya sendiri. " baik lah pa,eh toni" lea tersenyum kaku karna canggung menyehut namanya


"ayo sudah bareng aku aja,teng saja aku bukan orang jahat ko" toni menggoda lea " bukan begitu maksudnya aku gak enak sama karyawan lain kalau mereka tau" lea memang selalu memperhatikan perasaan oramg lain di banding dirinya sendiri." ini kan jam kerja lea ,sudah masuk nanti aku di marahain si bawel nita kalau tau aku biarin kamu pualang sendiri" toni membukakan pintu mobilnya untuk lea,mau tidak mau lea terpaksa ikut dengan toni.


dalam perjalanan pulang mobil toni berpapasna dengan mobil Rendi di lampu mereh,sepintas Rendi melihat wajah lea di balik kaca mobil . " lea.." rendi mencoba melihatnya dengan jelas tapi mobil itu sudah keburu jalan ,ternyata lamu sudah kembali hijau dan rendi buru buru mengikutinya. tapi sayang nya mobil yang toni kendarai terselip oleh mobil lain di depan rendi tidak bisa mengejarnya." aku yakin itu lea.."

__ADS_1


lea sampai di depan rumah nita " makasih tumpangannya " lea turun dari mobil toni " sama sama ,besok berangkat bareng aja nanti aku jemput sampai besok" toni sengaja ingin berangkat bareng lea dia memang tertarik sama lea belum juga lea menjawabnya toni sudah pergi begitu saja. "dasar seenak nya saja" lea ngedumel sambil masuk ke rumah. sedang kan toni dia tersenyum karna akhirnya lea tidak bisa menolaknya


__ADS_2