
setelah acara lamaran itu Dewa berencana akan menemui papa mertuanya sendiri tapi Dina keukeuh ingin menemaninya. mereka pergi bersama dan kini sudah dalam perjalanan dari bandara menuju rumah
" sayang...apa kamu sudah bilang akan menemui papa mu?"
"sudah aku sudah bilang kalau kamu mau bertemu dengan nya" ujar dina.
"apa kamu juga bilang tentang rencanaku menemuinya?"
" gak lah,..kamu bilang sendiri saja"
"kamu ini.." dewa mencubit hidung Dina.
"oh yah..apa kamu serius sudah mengembalikan semua pada Rendi?" dina sangat penasaran sama calon suaminya itu,apa dia benar benar sudah berubah.
"sudah aku sudah balikin semuanya.,makanya pulang dari papa mertua kita cari rumah yah.!"
"tapi aku kan sudah tinggal di apartemen"
__ADS_1
"emang kalau kita sudah nikah kamu gak mau punya rumah sendiri?"
"bukan begitu maksud aku ,kamu yakin banget emang papa bakal restuin kita?"
"siapa yang bisa nolak Dewa praha jaya" Dewa menaik turunkan alis nya.
"mulai deh sombongnya keluar" Dina memalingkan wajah nya.
"haaha..haaa...becanda sayang" Dewa mengacak acak rambut Dina. dan ternyata mobil sudah sampai di depan gerbang rumah Dina.papa dina sudah siap menyambutnya "akhirnya anak ke sayangan papa pulang juga." Dina berlari menghampiri papa nya
"papa...aku kangen" Dina langsung memeluk papa nya .Dewa menghampiri papa nya Reyna.." apa kabar om" Dewa menyapa
"papa...oh yah pa,Dewa mau bicara sesuatu pada papa katanya penting" dina berbisik pada papa nya.
"oh yah..mari ikut om ,dina bilang kamu mau bicara hal yang penting" Dewa merasa gugup,kali ini dia tidak akan mengulangi ke salahan seperti dulu.dan Dina malah masuk ke kamarnya
"ekhmmm...iyah om,ada yang ingin saya bicarakan." mereka pergi ke taman samping rumah.
__ADS_1
"jadi apa yang ingin kamu katakan?"
"seperti yang om tau,saya kenal Dina sudah lama.dan saya ingin meminta restu om untuk menjadikan Dina pendamping hidup saya.apa om merestui?"
papa Dina diam saja." begini Dewa..om tau tentang masalalu mu dengan mantan mu yang kamu cintai itu .apa sampai.saat ini kamu masih menginginkan nya,atau kamu sudah benar benar melupakannya. karna om tidak mau kamu menyakiti anak om satu satu nya,karna jika itu terjadi kamu tidak akan bisa bernafas dengan bebas" papa dina sangat hawatir jika Dina sakit hati.
"saya janji om tidak akan mengecewakan om.saya sungguh sungguh mencintai Dina om.saya akan menjaganya seperti om menjaganya" dewa mencoba meyakinkan papa Dina.
"Baiklah om merestui kalian jadi kapan kamu mah melamar anak om?"
dewa nyengir karna dia sudah melamar tanpa papanya tau." saya sudah melamarnya om..tapi untuk lamaran yang pormal akan saya lakukan secepatnya.sekaligus acara pernikahan nya juga om."
"wah...wah...kamu sudah tidak sabar rupanya yah,baik lah om terserah kalian saja"
"terimakasih om" Dewa lega karna ternyata bicara baik baik itu lebih baik hasilnya.dan dia juga senang kali ini pertemuan dengan calon mertua tidak gagal. Dina pun senang setelah tau dewa sudah bisa bicara baik.baik pada ayah nya apalagi hubungan mereka di restui. mereka langsung membicarakan acara pernikahan yang akan di laksanakan nya nanti.Dina ingin kosep ala princess karna itu cita cita nya dari kecil. dewa hanya mengikuti apa maunya calon istrinya itu.
Dan soal tanggal pernikahannya papa dina yang akan menentukan. soal resepsinya Rendi dan Reyna yang akan mengaturnya.Dina hanya memilih konsepnya saja.setelah semuanya sepakat Dina memberitaukan semua nya pada Reyna dan Rendi mereka siap untuk membantunya.
__ADS_1
☘️________☘️
salam sehat selalu bua semuanya..maaf kalau dikit up ny.makasih yang selalu setia saya doa kan semoga sehat 💞💞😍🥰