Suami Ku Cinta Ku

Suami Ku Cinta Ku
anak angkat


__ADS_3

" maaf keluarga pasien"


" yah suster saya suaminya"


" kita akan membawa pasien ke ruang inap ,mari ikut kami"


" baik...amira ayo nak ibu mu mau di pindahkan"


" kak sudah dulu yah nanti saja telpon lagi.aku mau nganterin ibu ke ruangan"


" baik lah kalau begitu sampai nanti"


" sampai nanti kak daah"


amira mematikan ponselnya


nindi keluar dari ruangan ICU dia akan dipindahkan ke ruang inap.kondisinya sedikit lebih baik,hanya saja dia belum sadar karena terpengaruh obat tidur.


" bu ...cepat pulih biar kita bisa berbagi cerita" amira mengusap lembut pipi nindi


" sabar sayang semoga ibu mu cepat kembali sehat"


" oh yah ayah mungkin besok papi sama mami mau ke mari jenguk ibu ,apa boleh?"


" tentu boleh sayang,apa mereka sudah kembali?"


" iyah sudah ayah"


" syukurlah kalau begitu"

__ADS_1


*


*


*


setiap hari amira selalu telaten mengurus ibunya begitu juga jonatan.nindi masih belum sepenuhnya bisa pulih,ingatannya memang tidak hilang tapi dia sulit untuk bicara karena memang mungkin efek dari setiap penyiksaan yang clara lakukan padanya membuatnya sulit untuk bicara,jonatan ingin dokter khusus untuk merawatnya tapi di sana tidak ada jadi mereka harus membawanya ke singapura . jonatan segera menghubungi anak buahnya untuk mengurus semuanya agar nindi bisa cepat di tangani.


amira segera menghubungi keluarganya yang lain,memberi tahunya kalau nindi akan di bawa ke singapura.reyhan ,rendi dan lea bergegas ke rumah sakit karena mereka belum menjenguknya karena rendi tiba tiba saja tidak sehat kemarin.


" baiklah sayang mami sama papi akan ke sana,tunggu di sana yah,apa ada yang ingin mami bawakan untuk kamu di sana nanti?"


" terimakasih mi..nanti aku chat mami apa saja yang mau aku bawa"


" baiklah sayang seger yah karena mami dan papi akan segera berangkat "


" baiklah mi ...mami apa kak rey sedang sibuk?"


" tadi aku sudah mengirimkan pesan kalau aku akan pergi untuk pengobatan ibu .tapi dia tidak membalas pesan ku.sudah aku coba menelponnya tapi tetap saja tidak di angkat.apa dia marah padaku mami?"


" mami rasa tidak sayang,biar nanti mami cari tau.kalau begitu sudah dulu mami mau packing barang kamu,sampai jumpa nanti di sana"


" sampai jumpa mi"


amira menghela nafasnya dia meras sesak di dadanya,mungkin karena dia akan meninggalkan reyhan untuk waktu yang tidak di tentukan.


dreeeettt.....ponsel amira bergetar,saat dia melihat nya ternyata fernandes yang menghubunginya.


" halo kak..."

__ADS_1


" halo amira apa benar aku dengar kamu mau membawa ibu mu ke singapura ?"


" iyah kak...hmmmm.kaka tau dari mana? "


" tadi papi rendi yang kasih kabar"


" hah.....papi?"


" oh iyah aku belum cerita yah kalau sekarang papi rendi jadi ayah angkat aku "


" oh yah....aku beruntung sekali punya kaka yang tampan seperti kakak"


amira keceplosan,sontak saja itu membuat pipi fernandes memerah untungnya amir tidak melihatnya karena mereka bicara lewat telpon


" kamu bisa saja"


" hehee....maaf kak aku terlalu jujur "


" emmm...apa sudah akan berangkat untuk mengantar ibu mu?"


fernandes mengalihkan pembicaraan dia tidak mau terbawa suasana


" iyah kak sedang di urus" amira merasa kalau fernandes mengalihkan pembicaraan mereka.


" kalau begitu nanti ke rumah sakit **** nanti akan akan saya suruh orang untuk mengurus ibu mu . saya sudah siapkan dokter dokter ahli di sana mereka sudah profesional.semoga ibu mu cepat pulih, kabari akau kalau ada apa apa"


" merepotkan kaka lagi dong aku"


" hahaahaahaa...kamu bisa aja amira.gak lah aku tidak merasa direpotkan"

__ADS_1


" terimakasih yah kak...kaka baik sekali pada kami.aku sayang kaka " amira tulus mengatakan nya karena dia merasa memang fernandes baik orangnya


__ADS_2