Suami Ku Cinta Ku

Suami Ku Cinta Ku
bawain tanteu lea


__ADS_3

setelah toni masuk Rendi kembali ke apartemennya . dua masih bingung ke mana lea pergi,apa memang laki laki itu ada hubungannya dengan lea." besok aku kan coba menyelidikinya ,karna aku yakin tadi itu lea" Rendi sangat yakin dengan apa yang dia lihat tadi. Rendi menghubungi Roy soal pekerjaan di kantor nya semua urusan pekerjaan di serahkan pada Roy ,rendi hanya memantau saja dari jauh.karna bukan hanya satu perusahan yang rendi miliki saat ini.dia sudah punya tiga anak cabang.belum lagi perusahaan milik mertuanya yang memang jadi pegangannya


baru saja Rendi merebahkan tubuh nya di ranjang ponselnya berbunyi ternyata itu telpon dari amira. Rendi segera mengangkatnya. " halo say..." belum juga selesai bicara amira sudah bicara duluan sambil ngomel sama papinya. " papi....papi ini bener bener keterlaluan,sudah pergi tidak bilang,gak pamit eh gak kasih kabar sama sekali lagi .apa papi lupa kalau nasih punya kita di sini" amira bicara nyeroscos saja membuat rendi menjauhkan ponsel deri telinganya.


"ya ampun sayang pelan pelan bicaranya papi nggak budek ko,iyah maafin papi pergi gak bilang dulu sama kalian maaf yah cantiknya papi" Rendi mencobaembujuk amira


"ok mira maaf kan tapi bilang sama mira papi ada di mana sekarang? " amira mulai kepo


"kamu ini sejak kapan jadi bawel banget,papi ada di kalimantan ada pekerjaan yang harus di selesaikan sayang.nanti papi pulang kalau sudah selesai mau papi bawain apa sayang?" rendi mencoba menutupinya kalau dia mencari lea


"ooh..papi lagi ada kerjaan. mira sama kak Rey minta di bawain tanteu lea saja pi" amira cekikikan di balik telpon


"tanteu lea? maksud kamu apa sayang? pa...em papi gak paham maksud kamu" Rendi gelalapan ternyata anak anaknya tau kalau dia mencari lea

__ADS_1


"udah yah pi,jangan lupa pesanan amira sama kak Rey.kalau gak di bawain kita mau mogok bicara sama papi,dah papi hati hati di sana yah"lea menutup telponnya


*


*


*


"aku yakin dia mencitai mu lea,dia ke sini pasti mencari kamu .karna tidak mungkin kebetulan saja dia ada di sini" nita tetap percaya kalau rendi benar benar mencari lea. " entah lah nit,aku masih ragu padanya"


seperti biasa lea bekerja di kafe pagi ini dia kembali di jemput oleh tonin,meski sudah menolak nya tapi toni tetap saja memohon pada lea.mau tidak mau lea ikut dengan toni karna tidak enak juga padanya. mobil toni memasuki kafe ,toni mencoba memarkirkan mobilnya ternyata sudah ada mobil lain yang parkir di sana juga padahal kafe masih tutup ." mobil siapa yah sepagi ini sudah ada di sini,apa dia tidak tau kafe belum buka?" toni heran karna ada mobil yang terparkir di sana.


" mungkin ada pelu sama kamu ton,coba deh di cek dulu" toni mengangguk dan mereka keluar dari mobil.

__ADS_1


toni mengetuk kaca mobil yang terparkir di sana karna memang ada orang di dalamnya ,orang itu membuka pintu mobilnya dan dia keluar menemui toni


" mas...Rendi" Lea menutup mulut nya dengan tangan karna kaget ternyata Rendi yang ada di sana. " bukannya dia pria yang kamu hindari itu lea?" toni bicara di depan Rendi agar Rendi tau kalau lea tidak mau bertemu dengannya. lea menundukan wajahnya "aku mau bicara dengan mu" Rendi menarik tangan lea dan itu membuat lea kesakitan " sakit mas lepasin" lea mencoba melepaskan tangan rendi "hay lepasin kamu menyakitinya" toni mencoba menghentikan Rendi.


"jangan ikut campur ini bukan urusan kamu" Rendi kesal karna lea bersama laki laki lain selain dia . toni tiba tiba memukul Rendi " sudah..toni cukup.biarkan aku bicara dulu sama mas rendi,aku mohon ijin sebentar" lea tidak ingin ada perkelahian gara gara dia. toni tidak menjawab lea dia masuk ke dalam kafe.


sudut bibir Rendi berdarah lea mencoba mengobatinya.mereka berada di bangku halaman kafe saat ini.Rendi terus menatap wajah lea saat lea mencoba memgobati lukanya." sudah selesai,lukanya sudah saya obati.maaf atas apa yang toni lakukan" lea kembali diam dia tidak mau melihat wajah rendi


" ayo kita pulang" Tiba tiba rendi memintanya pulang


"pulang ? rumah saya dan ibu sudah lama tidak saya tempati jadi saya tidak akan pulang" lea tau sebenarnya rendi memintanya pulang ke rumahnya


"lea jangan pura pura tidak mengerti ,anak anak ingin kamu kembali " lea tersenyum getir ternyata hanya karna anak anak ." mereka sudah besar mas,mereka punya kamu dan punya oma dan opa nya.aku ini siapa? aku hanya orang yang kebetulan saja terjebak di sana.maaf mas aku harus bekerja" lea berdiri dari duduk nya "tunggu" rendi memegang tangan lea . " lalu bagai mana dengan janji mu pada Reyna?" lea benar benar merasa sakit ternyata Rendi benar benar hanya mencarinya demi anak anak nya dan janji nya . " aku rasa mba Reyna juga mengerti akan perasaan ku " lea mengibaskan tangan nya dan kemudian dia pergi meninggalkan rendi

__ADS_1


__ADS_2