Suami Ku Cinta Ku

Suami Ku Cinta Ku
perasaan Dewa


__ADS_3

akhirnya setelah dua hari pengerjaan kamar untuk Rendi junior sudah beres semua perlengkapan bayi dan barang barangnya sudah tertata Rapih.Reyna senang melihat nya. saat Reyna sedang asyik menata pakaian bayi asisten rumah tangganya memberi tau kan kalau Reyna ke datangan tamu.


"nona...ada tamu yang menunggu di bawah."


"tamu siapa ?"


"saya kurang tau nona"


"bibi ke mana memangnya"


"sedang keluar nona membeli bahan bahan di dapur sudah mulai habis"


"baiklah saya ke bawah"


Reyna pergi menemuinya.ternyata di sana sudah ada gadis cantik menunggu ke datangannya.dia adalah Dina. " hai apa kabar,maaf aku mengganggu waktu mu" dina tersenyum ramah pada Reyna..


"hai...senang juga bisa bertemu kembali.tidak apa apa ,ada yang bisa aku bantu din?"


"aku ke sini ingin em....boleh kan aku minta saranmu.karna aku tidak tau harus cerita sama siapa lagi"

__ADS_1


" oh tentu..jadi ini tentang Dewa?"


"emmm.."Dina hanya mengangguk


"begini waktu itu dia datang ke rumah ,dia cerita kalau dia ketemu kamu.awalnya aku kira dia hanya ingin membicarakan kamu saja.yah karna waktu itu ceritanya ke potong karna ada tamu yang menunggu ku.jadi dia beru cerita kemarin padaku.._"


flashback


"Din aku mau bicara soal yang waktu itu"


" Tentang Reyna?"


"sudahlah Dewa ,kalau kamu cuma ingin mempertahankan perasaan mu padanya aku tidak lagi bisa membantumu untuk terus mendapatkan nya.karna dia sendiri bilang kalau dia tidak lagi ada rasa padamu dan lagi pula dia sudah bersuami . dan satu hal lagi,aku rasa kamu sudah tau bagai mana perasan ku,aku harap kamu bisa sedikit menjaga perasaanku." Dina mencoba pergi meninggalkan dewa tapi langakahnya terhenti karna Dewa menahan nya .dewa membaliakan tubuh Dina agar berhadapan dengan nya.tentu saja wajah nya mereka berhadapan sangat dekat dan mata mereka bertemu,tiba tiba saja Dewa mencium bibir Dina ,awalnya Dewa hanya menciumnya..tap karna tidak ada perlawanan dari Dina Dewa menciumnya dengan delam entah kenapa Dewa merasa ada rasa yang aneh dalam hatinya.dia merasa bahagia dan dadanya bergemuruh tatkala mata mereka saling memandang bahkan rasa itu tidak pernah dia rasakan pada Reyna sebelumnya.


tidak mau larut dalam perasaan yang mungkin nantinya akan lebih menyakitkan Dina pun mendorong Dewa agar menghentikan ciuman nya.


"maaf...aku.." Dewa takut dina marah


"lupakan aku tidak ingin merasa lebih sakit lagi "

__ADS_1


Dina mencoba pergi.tapi lagi lagi dewa menahannya


"Dengarkan aku dulu gadis cerwet..kamu kira hanya kamu yang merasa tersiksa dengan perasaan ini.aku juga sama,karna aku rasa aku mulai tersiksa karna mencintaimu."


deg...


dada Reyna terasa sesak seakan semuanya bagai mimpi.tapi dia tidak mau di permainkan oleh Dewa.


Dina tersenyum getir


"sudahlah..jangan mencoba menghiburku atau hanya kasihan padaku.aku tidak butuh semua itu.aku pun akan mencoba menghilangkan rasa ini"


Dewa memegang wajah Dina "lihat aku...tatap mataku apa aku berbohong padamu? kata kan?"


dina merasa memang tidak ada ke bohongan dalam mata dewa tapi dia juga tidak mudah untuk percaya begitu saja.


"aku tau mungkin sulit bagi mu untuk percaya padaku begitu pun aku, aku selalu menyangkalnya .aku kira rasanya tidak mungkin aku mencintaimu. tapi perasaan ini semakin menjadi saat aku selalu menyangkalnya .aku selalu resah jika tak ada kabar darimu. aku selalu memikirkan kamu saat kamu selalu saja menghidar dari aku.rasa yang dulu pernah aku rasakan kini aku merasakan nya kembali dan itu bukan padanya tapi padamu. saat dia bilang sudah melupakan rasanya padaku.saat itu pula aku mulai tidak lagi terlalu memikirkan nya. meski aku selalu berharap di kembali.tapi ternyata itu hanya obsesi bukan cinta. jadi tolong percaya padaku" Dewa menggenggam tangan dina.


"aku memang mencintaimu tapi aku tidak tau harus percaya padamu atau tidak.beri aku waktu untuk menjawab nya."

__ADS_1


__ADS_2