
Rendi sedang sibuk di kantor karna roy tidak bisa membantu pekerjaan nya saat ini.begitu banyak yang harus dia kerjakan tiba tiba saja ponselnya berbunyi ada panggilan masuk dari Roy.
"yah ada apa Roy?"
"maaf tuan orang tua lea sudah sadar tapi dia ingin bicara sama tuan" Roy menyampaikan pesan dari orang tua lea.
"ingin bertemu dengan ku? baik lah sebentar lagi aku ke sana,dan kamu tolong jemput istri saya di bandara sekitar satu jam lagi dia datang." tadinya Rendi ingin menjemput Reyna ,makannya dia sengaja memundurkan jadwal miting nya jadi sore hari.tapi ternyata dia tetap saja tidak bisa,takut nya ada sesuatu yang penting yang ingin di sampaikan oleh orang tua lea
"baik tuan saya segera berangkat" Roy memutus telponnya .
"sebentar lagi tuan rendi datang ke mari,aku mau pergi dulu . kamu jangan lupa makan,aku sudah bawakan makanan buat kamu jangan sampai kamu sakit dan menyusahkan lagi" Roy pergi meninggalkan lea.
"uh dasar manusia kutub menyebalkan,aku kira benar perhatian eh ujung ujung nya bikin kesel.ganteng sih tapi sangat menyebalkan beda sama bos nya itu" lea memanyunkan bibir nya sambil bicara dalam hati nya.
Rendi dalam perjalan menuju Rumah sakit dia memberi kabar pada Reyna terlebih dahulu dia mengirim pesan pada Reyna
*papi sayang*
"sayang aku tidak bisa jemput kamu,aku harus ke rumah sakit karna ada yang ingin di bicarakan sama ibunya lea.katanya tadi dia sudah sadar.maaf yah sayang Roy yang jemput kamu"
Reyna menghela nafasnya dia merasa tidak enak hati " ada apa ini aku merasa tidak enak hati,semoga semuanya baik baik saja" Reyna mencoba untuk tenang.
__ADS_1
sampainya di bandara Reyna di sambut oleh Roy. ternyata Roy sudah menunggunya ." nyonya..mari saya bawakan kopernya" Roy membawa koper Reyna.
"terimakasih Roy..,oh yah sebenarnya ada apa dengan Rendi? kenapa dia di suruh ke rumah sakit?" Reyna mencoba menggali informasi dari Roy,tapi sayang nya Roy tidak memberitaukan apa pun.
"maaf nyonya ,saya tidak tau soal itu.saya hanya menjalankan tugas saja" Roy tidak mau salah memberikan informasi.Reyna memutar bola matanya jengah dia kesal karna Roy sangat setia pada tuan nya,Roy mengendarai mobil membawa Reyna menuju apartemen Rendi tapi saat di jalan.Reyna meminta Roy membawanya ke rumah sakit di mana ibu Lea di rawat.Roy terpaksa mengantarnya ke sana karna Reyna memaksanya.
*
*
*
Rendi sampai di rumah sakit,dia pergi ke ruangan ICU di mana ibu Lea di rawat,ternyata di dalam sudah ada Lea ,Rendi mendekat ternyata ibu Reyna sedang berbicara dengan Lea " nak.. ibu tidak akan tenang kalau kamu... masih sendiri,siapa nanti yang akan mengurus mu...bertanggung jawab atas dirimu" itu lea berbicara tersenggal senggal
Rendi mencoba mendekat dan berbicara pada mereka. " maaf bagai mana ke adaan ibu?" Rendi mencoba menanyakan kabar nya.
" masih belum baik tuan,hanya saja ibu sudah sadar dan ibu mau bicara sama tuan"
"baik lah saya akan mendengarkan."
lea memberi tau ibu nya soal Rendi " bu...ini Orang yang menyelamatkan lea dan yang membantu kita,namanya Rendi." Lea memperkenal kan Rendi pada ibu nya.
__ADS_1
"terimakasih nak sudah ...mem..bantu .. kami.saya ..yakin...kamu orang baik.saya sudah tidak kuat..lagi . boleh saya..minta tolong..untuk yang ter...akhir kali..nya"
karna kasihan sama ibu nya dia tidak tega melihat ibu nya" saya akan usahakan" Rendi tidak mau berjanji karna takut salah mengambil ke putusan
"tolong berjanjilah nak" ibu Lea memaKsa Rendi untuk berjanji
"baiklah,apa yang ingin ibu minta dari saya?"
" tolong...nikahi Anak ibu Lea .dia sudah tidak punya siap siapa lagi.ibu mohon" ibu Lea sangat hawatir lea tidak ada yang bertanggung jawab.
deg.....
entah jawaban apa yang akan Rendi katakan pada ibu Lea ,dia sendiri bingung harus bagai mana.dia tidak mungkin menduakan Reyna yang begitu dia cintai tapi di sisi lain dia tidak tega menolaknya. dilema Rendi bingung dia diam saja tidak memberi kan jawaban.
begitu kuga dengan Lea,entah apa yang dia rasakan semuanya campur aduk..dia bahkan baru kenal rendi beberapa jam saja sekarang ibunya memintanya untuk menikah dengan Rendi.
" bu...itu tidak mungkin..aku baru saja kenal Tuan rendi beberapa jam saja,aku juga tidak tau apa dia sudah punya pacar atau bahkan sudah menikah" Lea mencoba memberikan pengertian.
" ibu yakin,meskipun nak Rendi sudah...menikah...di..a ,akan...ja..di imam..yang..ber..tang..gung jawab."
"tapi...bu..aku" kata kata lea terhenti karna nafas ibunya sudah sangat tersenggal senggal" bu...ibu..tenanglah.tolong bertahan bu." Lea menangis tiadak bisa berhenti.
__ADS_1
"nak..ber...jan..ji..lah...akan bertanggung ..jawab.pada lea" ibu Lea sudah tidak kuat lagi.
"aku....