
setelah sampai di dermaga asisten fernandes andre sudah menyambut mereka.
" selamat datang tuan dan nyonya,mari saya antar ke kamar masing masing mungkin mau istirahat dulu. nanti kalau butuh apa apa anda bisa minta bantuan saya atau semua pelayan yang ada di sini"
"terimakasih tuan andre,kira kira kita akan sampai jam berapa di sana?" lea sudah tidak sabar lagi
" kemungkinan besok pagi bisa juga siang, mari saya antar " andre mengantar semuanya ke kamar masing masing.
dewa dan dina mereka seakan bulan madu ke dua karena anak anak nya ikut opanya. mereka tidak menyianyiakan kesempatan saat berdua,mereka habis kan beberapa jam di kamar mereka. sedangkan. leyira dia asyik bermain dengan oma dan opanya.
lea juga bagaikan anak ABG yang lagi puber,dia asyik telponan dengan rendi menghabiskan waktunya dengan tertawa dan bermanja lewat ponsel.
sedangkan amira dia sedang menikmati angin laut yang menerpa setiap helai rambutnya,menikmati pemandangan yang indah di sekelilingnya sambil berbaring di bawah sinar matahari yang cerah.
tiba tiba reyhan duduk di sebelahnya " boleh aku temani?" amira langsung bangun dan membuka kacamatanya. " boleh.."
" sedang menikmati pemandangan atau sedang memikirkan sesuatu?" tanya reyhan
" memikirkan sesuatu,aku rasa tidak .aku hanya melihat pemandangan saja"
" yah siapa tau kamu lagi mikirin aku" reyhan menaikturunkan alisnya
" apaan sih kak.. so tau"
" alah ngaku aja ,kamu mikirin aku kan,pati kamu berpikir aku tidak mencintaimu?atau tidak mau bersama mu? tenang saja aku bukan aku yang dulu lagi"
__ADS_1
" maksud kakak apa? " amira mulai gugup
" kamu tau maksud ku,mira.." reyhan berjongkok di hadapan amira,tangannya menggenggam tangan amira.
" amira...maaf kan aku jika aku tidak bisa melupakan mu.maaf kan aku jika aku tidak bisa untuk tidak mencintai mu .maaf karena aku tidak mampu tanpa mu. aku harap kamu mau membuka hatimu kembali untukku. mira...biar lautan yang menjadi saksi. amira mau kah kau menerima cintaku?" reyhan mencoba mengutarakan apa yang ada dalam hatinya
" kak....tapi. aku... " amira bingung,dia memang mencintai reyhan dari dulu tapi bagai mana nanti dengan keluarga mereka.
" yah..aku mau"
" serius.... ? terimakasih sayang...." reyhan menggendong amira
" kak..lepasin...nanti di lihat yang lain" amira takut keluarganya tau,dia belum siap .reyhan menurunkan amira lagi
" gak apa apa justru aku akan beritahu pada mereka tentang kita" reyhan malah semangat
" aku yakin papi juga akan setuju" reyhan memegang pipi amira yang merona.
mereka menghabiskan siang itu penuh keromantisan rey sudah memutuskan akan segera memberi tau semua keluarganya tentang hubungannya dengan amira. tentunya setelah bertemu papinya nanti. sampai waktunya makan malam semuanya sudah berkumpul bersama,hanya amira yang belum datang.
" amira ke mana ko belum ke sini.sudah waktunya makan malam " oma heran karena amira belum juga datang untuk makan malam
" kalau begitu saya akan panggil dia dulu,takutnya dia kenapa kenapa" lea khawatir karena tidak biasanya amira telat makan malam
" biar aku saja mi yang panggil,takutnya dia ke capean" reyhan bergegas pergi untuk mengecek ke adaan amira.
__ADS_1
semua orang yang ada di sanah saling lirik dan memberi isyarat.
" sepertinya sebentar lagi akan ada acara pesta besar" dewa melirik lea sambil mengangkat alisnya
" sepertinya begitu " lea tertawa
tok....tokkk...
" yang....ayo makan malam..kamu sedang apa,mami sudah menunggu " reyhan menunggu di depan pintu
tidak lama kemudian pintu kamar amira terbuka,amira terlihat cantik dengan gaun malam nya rupanya amira merasa gugup karena ini malam pertamanya sebagai kekasih reyhan,dia tidak mau terlihat biasa saja karena reyhan
" wow....kamu terlihat cantik sekali malam ini sayang..pantas saja kamu lama sekali .ayo sudah di tunggu mami" reyhan mengulurkan tangannya dan amira menyambutnya ,mereka bergandengan tangan .sampainya di ruang makan reyhan menyiapkan kursi untuk amira
"ayo duduk "
semua mata melihat mereka ,tapi yang di perhatikan seolah tidak perduli dengan tatapan mata yang menyelidik . dewa dan dina hanya senyum senyum saja melihat sikap reyhan terhadap amira.begitu juga lea,oma dan opanya mereka hanya menggelengkan kepa saja melihat ke bucinan yang terjadi di hadapan mereka .karena reyhan begitu perhatian sampai apa yang mau di makan oleh amira dia yang mengambilkannya.
tapi itu tidak berlangsung lama karena leyira tidak mengijinkan reyhan duduk bersebelahan dengan amira
" kak ley..dudu cama leyi ,kak mila nda boleh deket kak ley " leyira cemberut sambil menarik narik reyhan agar duduk bersebelahan dengannya.
" iyah...iyah sayang...nanti dulu.kamu dekat mami saja yah" lea berusaha membujuknya tapi leyira tidak mau." nda mau...nda mau .mau kak ley" leyira memaksa
" maaf..." lea hanya bisa pasrah membiarkan anak bungsunya merusak makan malam mereka.
__ADS_1
dan sontak saja itu mengundang gelak tawa semua orang yang ada di sana karena reyhan terlihat pasrah ketika leyira menyeretnya duduk di sebelahnya. sedangkan amira dia hanya cemberut karena kesal sama tingkah laku adik nya itu