Suami Ku Cinta Ku

Suami Ku Cinta Ku
mawar merah


__ADS_3

setelah beberapa hari di rawat akhirnya Reyna pulih . dia sedang asyik menyiram bunga bunga di taman rumahnya.tiba tiba bibi memanggilnya.


"non..ini ada kiriman bunga buat non"


Reyna mengerutkan keningnya" siapa yang kirim bi?"


"saya kurang tau nyonya,tadi pengirimnya gak bilang"


"coba bi sini saya mau liat?" Reyna mencium bunga itu,bunga mawar merah ke sukaan nya. dan tak ada yang tau kalau dia suka bunga itu. bahkan Rendi sekalipun.karna itu bunga masalalu nya.


Reyna mulai menarik nafas dalam," Semoga bukan dia yang mengirimnya"


Reyna perlahan membuka isi dari catatan di bunga itu.dan benar saja bunga itu dari Dewa.


" hai mawar merahku ..bagai mana ke adaan mu,aku dengar kamu sakit.semoga kamu cepat pulih agar kita bisa bertemu kembali..Dewa"


Reyna memijat keningnya,"ya ampun dia masih saja seperti ini"


"bi tolong bawa saja bunganya,boleh buat bibi kalo mau"


"serius non..?buat bibi saja kalo begitu.daripada di buang" bibi membawa bunga itu


"bi..bunga dari siapa?" Rendi ternyata sudah pulang


"hmmm itu ini punya nyonya tuan.tadi ada yang kirim"


Rendi penasaran" coba sini saya liat dulu bi"

__ADS_1


Rendi mengambil kartu ucapan yang ada di buket bunga,"terimakasih bi,nyonya di mana?"


"sama sama tuan ,itu ada di taman belakang."


Rendi segera menemui Reyna." sedang apa sayang"


Reyna menghambur memeluk Rendi."lama sekali pulangnya...aku kangen"


"tumben kangen...pasti ada mau nya."


'is..kamu mah gitu yang.,"


Rendi berjongkok mencium perut Reyna" haaiii sayang...apa kabar hari ini kangen gak sama papi? apa kangen.,mau di tengokin papi,siap sayang!"


reyna mencubit rendi,"ah..modus kamu ,bukan dede yang kangen ,tapi papinya yang mesum"


"haha..haa .ha.. kamu tau aja yang" rendi tertawa.


Reyna mendongakkan kepalanya" oh itu dari Dewa"


"kenapa di buang? sayang loh bunganya"


"aku gak suka,lagian sudah banyak bunga di rumah ini"


reyna mencabikan bibirnya


tiba tiba Rendi menggigit bibir Reyna"bikin gemes aja kamu "

__ADS_1


?


"aaawww....kamu itu yah" reyna.memukul rendi


"sayang ada sesuatu yang belum aku ceritakan,soal Dewa" Reyna menghela nafasnya.sebenarnya dia tidak mau cerita.tapi karna dia tidak mau ada rahasia lagi di antara mereka.


"apa itu sayang?"


" jadi waktu sebelum aku pingsan habis jalan jalan di mol waktu itu.sebenernya aku ketemu dewa dia melihat aku menangis,dan dia bilang akan merebutku kembali dari mu kalu terbukti kamu nyakitin aku.dan dia bilang dia akan mengiklas kan aku jika memang kamu benar benar tidak menyakiti aku .dia juga akan membuka hatinya untuk dina."


Rendi mengepalkan tangannya,dia tidak habis pikir kenapa Dewa masih mengharapkan istrinya.padahal dia sedang mengandung.


"jadi kamu ketemu dia saat kamu menangis karna mengira aku selingkuh dengan jesi?" Rendi malah tertawa.


"jangan sebut wanita ular itu,aku geli mendengarnya"Reyna malah bergidig membayangkan wajah jesi.entah kenapa dia merasa geli kalu ingat jesi,mungkin karna sedang hamil.hormon ke hamilan nya yang membuat dia begitu.


"Baiklah sayang aku tidak akan membicarakan nya lagi. apa boleh aku ketemu Dewa?"


"loh kok nanya ke aku? emang dia siapa aku?"


"mantan " Rendi tertawa karna senang kalu sudah bikin istrinya itu ngambek.dan reyna langsung mode kesal.bibirnya mayun dan dia terus memukul Rendi.


"ngeselin....nyebelin..." Reyna terus memukul Rendi,yang di pukul malah tertawa.


" jadi nanti apa kamu mau ikut ketemu Dewa?"


****

__ADS_1


hai maaf yah Author up nya lambat.semoga bisa mengobati rasa rindu sama novel ini.maaf belum sempurna.semoga kalian sehat selalu.🥰🥰


tinggalkan jejak kalian di sini👇 like and komen..terimakasih 🥰


__ADS_2