Suami Ku Cinta Ku

Suami Ku Cinta Ku
aku jelek yah?


__ADS_3

reyhan dan amira sedang dalam perjalanan pulang ,amira diam saja suasana hatinya sedang tidak baik setelah kedatangan raja. reyhan melirik amira dia melihat raut wajah amira yang sedih,reyhan memegang tangan amira " sudah tidak usah di pikirkan " reyhan mencoba menghibur


" kak rey sudah tau?" amira melirik ray


reyhan tersenyum sambil menganggukkan kepalanya,amira menunduk karena malu.dulu dia lebih memilih menjaga perasaan raja mempertahankan nya meski hatinya masih ada di reyhan.tapi ternyata keputusannya malah membuatnya kecewa sekali.


" kamu kenapa?" reyhan melihat amira semakin tertunduk dan menangis membuatnya khawatir.amira hanya menjawab dengan menggelengkan kepalanya .reyhan menghentikan mobilnya ke pinggir jalan


" mira...jangan sedih semua sudah berlalu jadi semuanya tidak perlu di tangisi,lebih baik kamu pikirkan bagaimana masa depanmu nanti,langkah apa yang akan kamu lakukan .dari pada nangisin yang sudah berlalu percuma semuanya tidak bisa di ulang lagi "


amira malah semakin terisak, " loh makah makin nangis sih..udah dong mir,sayang itu makeup nya nanti luntur lagi.entar keliatan muka aslinya" reyhan menggoda amira


" emang kenapa sama muka asli aku? aku terlihat jelek yah kalau gak pake makeup" bibir amira manyun karena kesal


" kata siapa?emang aku bilang gitu?'


" itu tadi ?"


" tadi apa? aku cuma bilang sayang nanti makeup nya luntur ,terus muka aslinya kelihatan"


"tuh kan..." amira memukul lengan reyhan


" iyah kelihatan lebih cantik pastinya mira,kamu lebih cantik tanpa makeup " Reyhan memegang dagu amira.


amira membeku ,pipinya merona karena malu.


" gombal .. apa mami yang bilang ke kaka soal raja ?"


" iyah."

__ADS_1


" maaf kan aku yah kak"


" untuk?"


" untuk yang pernah aku katakan,aku malu sama kamu ka.ternyata orang yang aku bela yang aku pilih untuk mempertahankannya tapi ternyata malah membuatku kecewa"


" sudahlah tidak perlu di bahas,lebih baik kita cepat pulang karena tadi kata angkel ada yang ingin di bicarakan"


amira setuju dan mereka segera pulang .karena sudah di tunggu keluarga mereka.


*


*


" nah itu dia pasangan adik kaka yang di tunggu tunggu " celoteh aunty


" maaf semuanya tadi ada sedikit insiden kecil,jadi terlambat"


" tadi ada raja mah nemuin kita,terus kak reyhan mukul dia " amira menjelaskan


" kenapa kamu mukul dia rey?" dewa kesal " harusnya kamu kirim ke tempat peristirahatan terakhir .bajingan seperti dia gak pantes buat kamu amira,kamu terlalu baik buat dia" dewa sangat tidak suka sama raja.


" sayang...tenang yah" dina mencoba menenangkan suaminya


" sudah gak usah bahas dia,oh yah kata kaka ada yang ingin angkel bicarakan.ada apa angkel?"


" yah jadi ada kabar baik yang ingin aku sampaikan sama kalian,jadi sebenarnya. .,. " dewa melirik ke arah istrinya dan dina mengangguk tanda setuju kalau dewa harus segera bercerita " sebenarnya rendi....dia...masih hidup"


deg....

__ADS_1


seketika semua terdiam membisu,bahkan lea membungkam mulutnya seakan tidak percaya dengan apa yang dia dengar saat ini . " apa angkel serius? " amira ingin memastikan


" iyah angkel serius,angkel sudah bicara dengannya"


" apa itu benar kak dewa? kamu tidak bohong pada kami kan kak..." lea menangis berurai air mata


" aku serius lea,keyakinan mu tentang dia masih ada itu ternyata benar.jadi sebenarnya begini ...."


dewa menjelaskan semuanya pada lea tentang apa yang terjadi selama ini pada rendi.amira dan lea menangis bahagia


" bisakah aku bicara dengannya?" lea ingin sekali bisa bicara dan melihat suaminya saat ini .


" tentu saja,aku akan menghubunginya" dewa menghubungi rendi,sekarang rendi sudah pegang ponsel sendiri fernandes yang menyuruh andre membelinya untuk rendi


tut...


tut...


" halo ren...ada yang ingin bicara dengan mu" dewa mengalihkannya lewat VC. terlihat di layar ponsel rendi tersenyum melihat wajah lea


" hai sayang apa kabar mu?" rendi menyapa istrinya itu


" mas ...ini beneran kamu mas?" lea masih tidak percaya


" iyah sayang ini aku,maaf kan aku sudah membuat kalian khawatir selama ini.maaf aku tidak bisa mendampingi mu di saat saat sulit."


" sudah mas jangan bicara begitu,aku bahagia kamu masih hidup ...aku rindu kamu mas " tiba tiba saja di belakang lea muncul reyhan dan amira


" papi.....ini beneran papi..aku rindu" amira mulai heboh

__ADS_1


" pi...reyhan kangen " reyhan tidak mau kalah


" anak anak papi...papi juga rindu kalian nank


__ADS_2