Suami Ku Cinta Ku

Suami Ku Cinta Ku
bayi Reyhan


__ADS_3

Rendi berusaha tegar menghadapi segalanya dia tidak ingin mengecewakan istri dan anaknya. Rendi masuk ke ruangan Reyna,dokter hanya mengijinkan satu orang untuk masuk. dilihatnya wanita yang begitu dia cintai itu sedang terbaring tak berdaya,hatinya hancur ,rasanya dunia ini akan berakhir. dia mengusap lembut pipi Reyna dan mengajak Reyna berbicara seolah olah Reyna sadar.


"Sayang...bangun.kamu tau,anak kita sangat tampan.kamu jangan marah yah kalu tau dia tampan sepertiku..sayang..dia butuh kamu untuk ada di dekat nya.dia sangat butuh mominya saat ini. dokter bilang,dia butuh di peluk orang tuanya terutama ibu nya. karna dia masih sangat kecil sayang,tapi aku yakin dia kuat sepertimu.kamu bangun sayang,kita akan merawatnya penuh cinta"


Rendi tak tahan lagi air matanya menetes ke pipi Reyna


tapi Reyna masih belum sadar hanya saja di ujung mata Reyna ada air mata yang keluar seakan dia mendengarkan apa yang Rendi katakan.Rendi melihat itu dia mengusap air mata Reyna " aku tau kamu mendengarkan aku sayang. cepat bangun yah jangan lama lama tidur nya,kasian anak kita"


tanpa rendi sadari ada dua pasang mata yang sedang melihat nya.orang tua Reyna terharu melihat Rendi yang begitu menyayangi putrinya.ibu reyna masuk keruangan ICU dia ingin menemani putrinya,karna hanya boleh satu orang saja jadi mereka harus giliran.


"Ren...boleh ibu menunggu di sini sebentar saja?"


rendi menoleh karna dia tidak tau kalau orang tua Reyna sudah datang. " baik bu aku akan ke luar.ibu dan ayah sudah lama datang?"

__ADS_1


" belum baru sampai..kamu iatirahat dulu.biar ibu yang jaga di sini"


" baik bu,saya mau lihat Reyhan dulu"


"Reyhan?"


"bayi kecil kita bu aku beri nama Reyhan"


"nama yang bagus..baiklah kalau begitu nanti ibu juga mau melihatnya"


" sekali lagi maaf kan aku ayah"


"sudahlah nak,ini semua sudah takdir kita harus iklas"

__ADS_1


"terimakasih ayah.aku mau melihat anak kami dulu ayah mau ikut?"


"tentu ayah ingin lihat cucu ayah"


mereka bersama melihat Reyhan


dreeeettt....hp Rendi bergetar,ternyata telpon dari Roy."halo tuan,saya ingin kasih tau kalau di butik itu tidak ada sisi tv.yang ada hanya di bagian depan saja" Roy memberi taukan imformasi yang ia ketahui.


"baiklah terimakasih"


"aku yakin ini bukan hal yang biasa,pasti ada yang tidal beres."rendi mengambil ke simpulan dalam hatinya. dia tidak ingin mertuanya tau ,karna ini adalah tanggung jawab nya. mereka sampai di ruangan bayi ,tapi mereka hanya bisa melihat dari jauh karna ada jam tertentu yang di perbolehka untuk masuk,itupun hanya orang tuanya saja.ayah Reyna menempel tangannya ke kaca pembatas dia melambakkan tangan nga seolah bayi itu melihat nya


"haii cucuku apa kabar nak,lihat di sini ada opah.cepat besar dan sehat nak.buat momi mu itu bangun sayang dia pasti bahagia kalau melihat mu" matanya sudah berkaca kaca ayah reyna gak menyangka kalau nasib anak cucunya harus seperti ini.

__ADS_1


***


maaf up nya dikit yah ,author nya lagi sedih juga .sebenarnya sih bersyukur karna ternyata ada juga yang mau baca dan suka.tapi sedih sejauh ini ternyata belum banyak yang baca dan suka. tapi gak apa apa ,biar jadi pemacu semangat jadi lebih baik lagi. makasih yang udah setia di novel ini.semoga sehat selalu 🥰🥰


__ADS_2