
esok hari nya Reyna sudah keluar dari RS .
" Sayang ayo kita temui Dewa,aku tidak ingin dia terus membuat kamu seperti ini"
" tapi kamu sudah kuat kan sayang,aku tidak mau kalian kenapa kenapa nanti nya"
Reyna senang Rendi selalu perhatian." tenang saja kalu pun aku kenapa kenapa kan ada kamu "
" bisa aja kamu sayang...apa mau telpon dina dulu?"
"iah sayang aku mau telpon dulu tunggu sebentar iyah."
tak lama kemudian telpon nya tersambung "halo..Din,aku mau ke sana apa bisa? baik lah kalo gitu aku ke sana iyah.sampai ketemu"
oh kenapa Reyna merasa sedih. dan hal itu di lihat oleh Rendi.
"sayang kamu kenapa terlihat sedih? apa kamu.._"
__ADS_1
Reyna tau arah pembicaraan Rendi. " jangan berpikiran buruk sama aku,aku itu cuma cinta sama kamu dan cuma sama ku ngerti" Reyna cemberut dia kesal kenapa Rendi masih Ragu padanya.
" iah sayang ku....jangan ngambek napa" Rendi mencubit pipi Reyna.yang mulai terlihat berisi.
**
akhirnya sampai di Rumah mereka yang dulu.Hati Reyna sakit saat menginjakan kaki nya kembali ke rumah itu,dia teringat semua kenangan manis bersama Rendi di sana.
Dan di dalam rumah itu sudah ada Dewa yang bersiap menyambut ke datangan Reyna.saat Dina bilang Reyna ingin bertemu dia menata ruangan itu dengan indah . ketika sampai di depan pintu tiba tiba Rendi memegang tangan Reyna. " aku tunggu di sini saja.kamu masuk saja nanti aku nyusul."
"permisi...maaf saya tidak sopan langsung masuk saja" di sana sudah ada dina Dan Dewa.
"Tidak masalah sayang,ini juga kan rumah mu.apa yang aku miliki akan jadi milikmu juga"Rendi masih saja berharap
" Dewa....aku mohon berhenti mengharap kan ku.aku sudah ada suami dan sebentar lagi aku akan punya bayi. jadi berhenti mencintai ku.lupakan aku"
Dewa kaget karna Reyna sedang mengandung" apa itu tidak mungkin kan,pasti kamu bohong pada ku.aku tidak percaya pada mu. dan apa kamu bilang aku harus melupakan mu? tidak mungkin melupakan mu.dan tidak akan pernah.meski kamu sedang hamil bukan masalah bagi ku.kita bisa membesarkannya sama sama"
__ADS_1
Reyna kaget mendengar itu,ternyata begitu egois nya Dewa dia tidak tau harus bagai mana menghadapinya.
"jangan gila kamu Dewa... coba lah membuka hati untuk yang lain,karna tanpa kamu sadari ada yang begitu sayang padamu.dia rela melakukan apa pun demi kamu,bahkan hatinya rela terluka hanya demi ke bahagian mu. "
Dewa tersenyum kecut " apa ada yang bisa meluluhkan hati ku selain kamu?Resa nya tidak akan ada"
" bukan tidak ada tapi kamu yang tidak mau membuka hati mu.buktinya Dina sangat mencintai mu.aku mohon dewa...lepaskan lah perasaan itu.aku sudah punya hati yang akan selalu menjaga dan mencintai ku .dan itu bukan kamu tapi suami ku yang aku cinta.sekali lagi maaf kalo aku tidak bisa kembali pada mu permisi."
Reyna pergi meninggalkan Dewa,dan dewa hanya diam dia tidak percaya cinta yang dia perjuangkan ternyata sia sia saja.
Dewa pun bicara pada Dina yang dari tadi diam saja mendengar percakapan mereka. " kamu dengar itu Dina,dia bilang dia tidak mencintai ku.dia bilang dia ingin pergi dari ku dan apa tadi dia bilang dia hamil?? kenapa hati ini terasa sakit,dan aku tidak rela.." dewa menangis di pelukan Dina.
dina hanya diam dia juga sakit...sakit karna Dewa menangisi wanita lain bukan dia. tapi tetap saja dia tidak bisa melihat Dewa sedih.
tiba tiba saja Dewa ingat kalo Kata Reyna Dina mencintai nya" tunggu tadi Reyna bilang kamu mencintai ku,apa itu benar? kata kan padaku"
baru saja akan menjawab nya Rendi tiba tiba sudah berdiri di belakang Dewa
__ADS_1