
semua berkumpul di ruang keluarga oma dan opa nya bayi R sibuk sama nama apa yang akan bayi R pangil pada mereka. apa lagi ke doa ibu yang sangat heboh karna itu cucu pertama nya.
"sayang sini sama grenmah" ibu Rendi mengendong bayi R
"kalau ini omacan" ibu reyna tidak mau kalah
"omacan?.apa kamu itu macan?" ibu Rendi heran sama julukan itu
"kamu gak gaul jeng,omacan itu omah cantik"
"oalah...hahahaaa...kamu marsis jeng "
"hahaa..haha..." semua tertawa mendengarnya.
"sayang kamu istirahat saja dulu,biar cucu ke sayangan omacan ini kita yang urus "
"gak apa apa bu,aku masih ingin di sini"
"nyonya..ada tamu"
"siapa bi"
tiba tiba keluar Dina dari belakang bibi tentu dia tidak sendiri dia bersama Dewa. mereka sudah baikan dam dewa sedang meyakinkan dina bahwa dia serius dengan perasaan nya .oleh sebeb itu dia ikut bersama dina menjenguk Reyna sekaligus Dewa ingin memberi kejutan pada dina.
"haiii...." dina melambaikan tangan nya
__ADS_1
"dina...kalian kemari ko gak bilang"reyna menyambutnya dengan baik,begitu juga dengan rendi .
"hai om,tanteu..maaf mengganggu."
"tidak apa apa,ayo gabung kemari,sayang lihat ada aunti dina ke sini" ibu Reyna begitu baik
"hai..ganteng.aunti bawa hadiah buat kamu.nanti ada hadiah juga dari angkel Dewa." Dina gemas melihat bayi R.dan Dewa membawa dua box besar dari luar.
"apa itu,besar sekali .kalian bawa apa?" Dina heran karna hadiah yang mereka bawa begitu besar padahal anak mereka masih bayi
"coba di buka" dina menyuruh dewa membukanya
ternyata isinya satu buah mobil mainan sport dan satu motor harley. " hah....kamu gak salah din?" Reyna benar benar kaget.masalahnya anak bayi ko udah di kasih mobil mobil lan
"hehe...abis nya aku bingung mah kasih apa. dan itu saran dari dia" Dina menunjuk dewa.
Dan Reyna mencubit pinggang rendi karna takut mereka tersinggung.
"Benarkan kata ku kita itu cocok,dia saja bilang begitu" bukan marah Dewa malah merasa di didukung.dan dia malah merangkul Rendi seperti teman dan rendi langsung menyambut nya.
"yah benar kalian cocok,sangat serasi". Rendi kembali memuji
Dina dan Reyna saling pandang karna gak nyangka mereka bisa jadi seperti itu.tiba tiba saja Reyna menarik tangan Dina " ikut aku sebentar". mereka pergi ke taman belakang. "coba katakan padaku.kamu kasih dewa obat apa sampai dia jadi seperti itu?" reyna heran dengan perubahan sikap dewa,yang tadinya dingin dan sangat sombong juga egois .
"ngarang kamu....bukan aku kasih obat tapi aku benturin tuh palanya ke tembok." canda dina pada Reyna.
__ADS_1
"aku serius din..kamu malah bercanda aja"
"aku juga gak tau..tadi dia ke rumah dan minta ikut saat aku bilang mau ke sini.".
"itu artinya kalian sudah baikan? jadi sekarmg kamu sudah bisa menerima nya?"
"kita lihat saja nanti..biarkan waktu yang menjawab nya .aku tidak mau terlalu berharap"
"ekhemmmm" ternyata dewa ada di sana
"eh..kapan kamu di situ?" Dina sedikit kaget karna ternyata dewa ada di sana.
"bisa kalian ikut berkumpul,ada yang ingin aku sampaikan"
Dina dan Reyna saling pandang ,reyna menaikan satu alis nya sebagai isyarat dan Dina membalas nya dengan menggelengkan kepalanya.mereka mengikuti dewa ke ruang keluarga di mana di sana keluarga Reyna dan Rendi sedang berkumpul bahakan ada juga bibi,paman dan Roy di sana. saat dina dan Reyna masuk tiba tiba Dewa menarik tangan Dina dan dia berlutut di depan Dina.sontak aksinya Dewa membuat Dina malu sekaligus kaget.
" Dina....aku gak tau lagi mesti bagai mana mengutarakan dan membuktikannya padamu.karna berulangkali aku mencoba meyakinkan mu tapi kamu tidak pernah percaya padaku.hanya karna Reyna adalah masalalu ku. disini didepan semuanya bahkan di depan Reyna aku ingin katakan padamu.kalau aku sangat sangat serius dengan perasaan cinta ku padamu dalam hatiku sudah tidak ada lagi nama yang lain hanya ada satu nama mu. apakah kamu mau menikah dengan ku?" Rendi mengeluarkan kotak cincin berlian di dalam saku jas nya.
semua mata tertuju pada mereka berdua.semua sedang menanti jawaban dari Dina.tapi dina terlihat ragu..Reyna merasa terharu karna ternya Dewa sangat mencintai Dina .saat Dewa sedang menunggu jawaban dari Dina . Dina melirik pada Reyna seakan minta jawaban dari Reyna. Reyna pun mengangguk..Dina memejamkan matanya dia berharap apa yang akan dia katakan adalah sebuah jawaban yang tidak akan membuatnya kecewa nantinya.
*
*
☘️_____________,☘️
__ADS_1
maaf yah up nya lama,author lagi kurang sehat.semoga semuanya tidak kecewa.terimakasih yang udah dukung dan like.semoga semuanya sehat selalu 💞💞