Suami Ku Cinta Ku

Suami Ku Cinta Ku
papi


__ADS_3

mereka tiba di sebuah pantai,Reyhan turun dari mobil dan membuka pintu mobil untuk amira. amira merasa canggung dengan sikap reyhan


" yuk kita ke sana,kita makan dulu. kamu pasti lapar kan" reyhan mengajak amira ke sebuah tempat makan kesukaan amira waktu kecil.dulu mereka selalu menghabiskan hari libur bersama momi dan papi nya di sana.


amira menarik nafas nya dalam,dia merasa semakin rindu dengan momi dan papinya.mereka duduk di kursi dekat pantai,reyhan sudah memesan beberapa makanan kesukaan mereka . amira senang dia makan dengan lahap nya, seakan reyhan tak ada di depannya.reyhan tersenyum melihat amira makan dengan lahap nya . tidak butuh waktu lama semua makanan yang di hidangkan sudah habis oleh mereka berdua. .


" sudah kenyang?"


" hemem..." amira mengangguk


"kita jalan jalan dulu baru nanti pulang"


amira hanya mengangguk saja karna percuma membantah juga reyhan tidak akan setuju. setelah selesai makan mereka menyusuri pantai dengan berjalan menikmati hembusan angin laut.


" mir... setelah kamu tau semuanya apa kamu masih berharap sesuatu tentang kita"


reyhan mencoba memulai pembicaraan


" maksud kakak?"


" aku tau mir kamu paham maksud ku,bukan kah dari dulu kamu tidak ingin kita bersama karna kamu kira kita saudara kandung bukan? tapi pada kenyataannya bukan,dan itu bukan lagi sebuah alasan untuk kita tidak bisa bersama" reyhan memegang tangan amira


" kakak kira semudah itu? tapi aku tidak lagi mencintai mu kak,aku sudah punya ke kasih dan aku rasa kakak tau itu.aku sudah menghapus segalanya tentang perasaan ku padamu kak.sudah tidak ada lagi yang harus kita bahas sekarang. aku bukan orang yang tega menyakiti hati orang yang sudah mencintai ku,yang selalu berjuang untuk membuat ku bahagia.aku tidak mungkin membuatnya terluka dengan mengkhianatinya hanya untuk bersama mu" amira marah pada reyhan karna reyhan sudah tau lebih dulu tentang nya di bandingkan mira,tapi reyhan justru malah pura pura tidak tau .dan sekarang dia minta untuk kembali memupuk perasaanya terhadap nya.


amira berbalik meninggalkan reyhan ,tapi reyhan mengejarnya " mira tunggu dulu .aku minta maaf ,aku tau aku salah selama ini tidak jujur padamu.baik lah aku tidak akan memaksa mu lagi. ayo kita pulang "

__ADS_1


amira diam saja dia hanya mengikuti reyhan dari belakang. suasana di dalam mobil pun menjadi sunyi ,tidak ada satupun yang bicara.hanya reyhan yang sesekali melirik amira di sampingnya yang melihat ke luar kaca jendela mobil.


*


*


*


Dreett....


ponsel amira bergetar.. ternyata raja yang menelpon. amira langsung mengangkatnya


" halo sayang maaf yah tadi telponnya gak sempat aku angkat,tadi ada urusan sama ayah. oh yah ada hal penting yang ingin aku sampai kan. apa kamu ada waktu?"


" hal penting apa itu? yah aku banyak waktu ko."


" benar kah itu?? wah aku senang sekali,tapi kuliah kamu bagai mana?"


" kan masih bisa sambil kuliah lah sayang. jadi kita juga bisa sering ketemu "


" oh yah..jangan jangan nanti kamu tetap saja sibuk gak ada waktu buat aku" amira pura pura merajuk


" yah gak lah sayang tenang saja,oh yah bagai mana kuliah kamu?"


" semuanya baik ko,nanti kabarin yah kalau mau pulang.biar aku jemput "

__ADS_1


”wah kekasih ku ini sudah mulai romantis rupanya.siap bu bos akan aku kabari nanti .sekarang bu bos istirahat dulu besok aku telpon lagi ok,selamat malam mimpi indah "


" dasar kamu panggilan baru lagi , baiklah kalau begitu aku tidur dulu dah sampai besok " amira menutup telpon nya. tapi matanya belum mengantuk pikirannya masih melayang layang mengingat ke jadian saat tadi bersama reyhan.entah kenapa semakin dia mencoba melupakan justru dia semakin mencintainya. hati dan perkataannya justru bertolak belakang,meski berusaha keras untuk mencintai raja tapi pada kenyataannya rasa itu bukan cinta ,hanya sebuah rasa kasihan dan rasa sayang seperti sahabat.


cling....


suara pesan masuk membuyarkan lamunannya.ternyata itu pesan dari Dewa


" ada apa angkel kirim pesan,tumben"


amira membuka isi pesan dari angkelnya itu


** angkel Dewa**


" mira...bagai mana kabar mu? angkel dengar kamu sudah tau semuanya.maaf angkel ikut menutupinya karna itu ke putusan momi dan papi kamu. angkel ada berita baru tentang papi kamu"


**amira**


" aku baik angkel,tidak masalah angkel aku tidak apa apa ko.aku mengerti ,berita apa itu angkel,apa papi sudah ketemu??"


**angkel dewa**


" berita ini belum pasti mira,hanya saja seorang teman angkel melihatnya di sebuah rumah sakit di singapur dia mirip papi kamu.nanti angkel kirim potonya .tapi hal ini belum angkel kasih tau ke mami kamu ,baru Reyhan dan kamu yang angkel kabari"


dewa pun mengirimi sebuah foto laki laki yang terbaring di rumah sakit ,dia mirip sekali dengan rendi. dan itu membuat amira sangat kaget

__ADS_1


" papi..."


__ADS_2