
" itu kenyataannya buktinya amira berada di tangannya,dia benar benar membuat hidup ku kacau.harusnya aku habisi dia waktu itu,sayang nya dia masih bisa selamat "
" sudah ku duga kamu yang sudah mencelakai kami" ucap roy
" kamu cerdas , harusnya dia mati seperti nindi istriku yang sudah dia bunuh"
" sepertinya kamu tidak tau apa pun tuan jonatan.bahkan kamu tidak tau tentang semua yang terjadi pada istri dan anak mu? percuma kamu jadi mapia selama ini ,tapi masih bisa di permainkan orang lian.aku saja yang baru tau masalah mereka aku langsung tau karena aku cari tau dari yang terpercaya dan bukti yang kuat.tidak asal percaya begitu saja seperti mu"
" maksud kamu apa fernandes?"
" andre.....berikan padanya" Fernandes menyuruh andre untuk memberikan sebuah vidio pada jonatan
" silahkan anda lihat sendiri"
vidio itu menayangkan saat nindi kecelakaan di sana nindi sengaja di tabrak mobil dan pengemudinya seorang wanita.dan wanita itu sahabat nindi sendiri carla orang yang sama yang sudah menjebak nindi dulu .
" bangsat....ternyata wanita ular itu lagi.aku sudah salah menuduh orang,harusnya dia yang aku habisi. harusnya dulu nindi tidak memaafkannya,dia ternyata tidak bisa berubah." jonatan mengepal kan tangan nya.
" anda sudah tau sekarang? dan satu hal lagi ,apa anda tau kalau istri anda juga masih hidup?"
" kamu jangan main main fernandes "
__ADS_1
"aku tidak pernah main main,silahkan anda cek kebenarannya. dia berada di ke di ke diaman carla,lebih tepatnya di ruang bawah tanah "
" kamu serius.fernandes? "
" saya bilang saya tidak pernah main main.jika anda ingin menyelamatkan nya saya bisa membantu ,tapi anda harus membebaskan amira terlebih dahulu. saya tau dia anak anda,tapi setidaknya anda harus bisa memberikan waktu pada amira.dia pasti akan memahami karena dia bukan anak kecil yang harus kamu paksa ,lepas kan dia biarkan dia memilih dan memutuskan sendiri jalan hidupnya tanpa harus kamu paksa"
" yah aku tau akau salah,aku terlalu memaksa kan keinginanku sensiri.aku memang egois,aku minta maaf pada kalian terutama pada rendi. baiklah bram ... tolong bawa amir kemari" jonatan meminta anak buahnya membawa amira
" baik bos"
tidak lama amira keluar ,dia berlari ke arah reyhan,dewa,dan roy. amira berlari seperti ingin memeluk seseorang karena merasa bahagia,reyhan reflek merentangkan tangan nya seolah olah siap untuk mendekap amira. tapi amira berlari ke arah dewa dia memeluk dewa sambil menangis
" angkel.....hix..hix. .. aku senang angkel datang.angkel bawa aku pulang " amira memeluk erat dewa,dan reyhan hanya bisa menurunkan kembali rentangan tangannya dan memutar bola matanya .fernandes yang melihat itu dia tersenyum.
amira menoleh ke arah jonatan.
" angkel boleh aku bicara dengannya sebentar ?"
dewa melirik fernandes dan fernandes mengangguk sambil tersenyum.
" baiklah angkel tunggu di sini"
__ADS_1
amira menghampiri jonatan " bisa kita bicara berdua saja?"
" baiklah ikut aku" jonatan masuk ke ruangan kerjanya dan amira mengikutinya dari belakang.
" ayo silahkan duduk dulu,sebelum kamu bicara aku akan mengatakan sesuatu lebih dulu"
"baiklah silahkan"
" aku minta maaf karena sudah memaksa mu,lebih tepatnya menculik mu.dan aku juga minta maaf soal rendi,iyah kamu benar aku yang salah menilai rendi aku salah tentangnya.bahkan soal kecelakan itu,aku telah menuduhnya ternyata bukan dia pelakunya.juga soal ibu mu,ternyata ada kabar gembira soalnya.fernandea bilang dia masih hidup"
" apa...apa itu benar? "
" aku juga belum tau ,tapi aku akan mencarinya.fernandea bersedia mengantar ku,karena dia yang tau tempat nya.dia menemukan semua dalang di balik ke celakaan ibu mu dan yang menybunyikannya."
" jadi dia selama ini masih hidup dan di sembunyikan ,tapi kenapa? dan siapa yang melakukannya?"
" mungkin nanti kita bisa bercerita ,sekarang aku mau melepaskan ibu mu"
" apa aku boleh ikut?"
jonatan terdiam dia tidak menyangka kalau amira ingin ikut
__ADS_1
" tentu"