
" udah gak usah banyak nanya cepetan masuk,atau mau aku gendong " Reyhan mencoba menggoda amira
" apaan sih kak rey ini" amira bergidik dan langsung masuk ke dalam mobil
" bukannya kamu suka kalau aku gendong " Reyhan menaik turunkan alis nya
" dih udah yah kak " amir mulai gerah kalau sudah menyinggung masal yang lalu
" kita mampir dulu ke tempat biasa kita main"
" mau ngapain kak?"
" .yah sudah lama kan kita gak ke sana ,sekali sekali aja mumpung ada waktu"
" terserah kakak aja"kali ini amira mengalah
__ADS_1
sampainya di taman tempat mereka dulu bersama dan banyak hal yang telah di lewati di sana ,bahkan rasa rasa yang selalu tumbuh bersamaan dengan bung bunga yang bermekaran di sana. entah mengapa ada rasa sesak di dada amira ketika menginjakan kembali di tempat yang penuh kenangan itu.
Deg... jantung amira seakan berhenti ketika tangan rendi menggenggam tangannya ,mereka melangkah beriringan bersama dan duduk di kursi taman yang dulu biasa mereka tempati bersama menghabiskan waktu berdua dia sana di saat saat pulang sekolah.amira duduk dan merebahkan punggungnya di kursi dia merasakan sepoi angin menerpa rambutnya. saat amira berusaha melepaskan genggaman tangan Reyhan ,tapi reyhan justru malah mempererat genggaman itu
" kak lepasin tangan aku"
"kenapa ,bukan nya seorang kaka itu wajib menjaga adik nya"
" ya ampun kalau saja kakak tau semua ini malah justru membuat aku merasa tidak nyaman.ya ampun tenang hati..tenang.jangan sampai kamu terlewat batas lagi ingat ada raja yang harus kamu jaga hatinya" amira bergumam dalam hati
" oh yah ..tapi bagi ku kamu tetap mira kecil ku,yang harus aku jaga dan ku lindungi "
" hah ... harus nya sekarang itu yang kakak lindungi adik Leyira dan mama dan itu siapa pacar kakak itu "
" siapa..pacar yang mana,aku tidak pernah punya pacar. "
__ADS_1
" hah jangan bohong deh kak...watu kakak di luar negri.yang meluk kakak itu " amira manyun karna masih ingat jelas waktu mita memeluk reyhan dari belakang
" ooh..dia teman .hanya teman" reyhan menjelaskan
" masa iyah teman semesra itu,jangan jangan ke semua wanita kakak kaya gitu di sana..oh ya ampun kak " amira bergidik ngeri
"sembarangan kamu.." reyhan menjitak kepala amira " kenapa kamu cemburu?"
" hah...cemburu...yang benar saja kak..aku kan adik kamu masa iyah cemburu " amira gelagapan karna memang perasaan nya tidak bisa di sembunyi kan
"kalau perasaan itu masih ada dan kita memang bukan kaka adik apa kamu masih mau mencintai ku?"
" apa maksud kaka,pada kenyataan nya kita memang adik kaka bukan?"
" jawab saja dulu,apa kamu masih akan menyimpan perasaan itu untuk ku?"
__ADS_1
" jangan bahas itu lagi kak, aku rasa kaka sudah tau kalau aku sudah punya kekasih sekarang.aku tidak mungkin melukai hatinya.karena aku tau bagai mana sakitnya itu, dan aku juga tau kita itu tidak akan pernah mungkin bisa bersama,karna kita adik kaka jadi aku harap hanya sebatas itu saja kak tidak lebih.sebaiknya kita lupakan rasa yang pernah ada,karna sekarang kita harus menjaga leyira dan mami. sebaik nya kita pulang " amira tidak mau kembali larut dalam perasaan nya