
Dan akhirnya Rendi menemani Reyna membawa kotak perhiasan nya pada ibu mertuanya . terlihat di sana ada sinta dan jonatan.kedua adik tirinya itu sedang bersama dengan ibu nya Ratna ibu tiri nya Rendi.
mereka terlihat sangat senang melihat Reyna membawa perhiasan nya .
" oh menantu ,kau memang anak yang baik. ibu akan menjaga perhiasan ini dengan baik"
tidak ada jawaban dari Reyna,ia langsung pergi meninggalkan ibu mertuanya .
Rendy hanya tersenyum pada ibu nya,walau dia tau bahwa mereka semua bersandiwara.ia hanya berharap mereka bisa berubah.
" Sudah bangun,hari ini kita jalan jalan. kamu siap siap iah.nanti kita sarapan di luar saja."
" iah..tapi mau jalan ke mana? kamu tidak pergi bekerja hari ini"
ini kali pertama Reyna berbicara lembut pada Rendi dan itu membuat rendi makin percaya bahwa mereka bisa jadi suami istri seutuh nya.
" tidak,hari ini aku sengaja libur ingin ngajak kamu jalan.kamu suka bunga kan? kita ke taman bunga hari ini "
"baik lah,aku mandi dulu" segera Reyna mandi dan Reyna sangat senang jalan ke taman bunga. namun di dalam hati nya terbersit ingatan nya akan Dewa. iah mereka selalu menghabis kan waktu di taman bunga.
__ADS_1
"sedang apa dia sekarang di sana,apa kah dia baik baik saja .Dewa ... maaf kan aku"
tok..tok...
Reyna tersentak kaget karna melamun.
" ia sebentar,dulu an saja nanti nyusul ke bawah"
" baik lah kalo begitu,aku tunggu di bawah ia"
tiga puluh menit ke mudian Reyna sudah siap,sudah cantik.Rendi pun tak henti henti nya menatap nya.ia terus saja melihat Reyna yang sangat terlihat cantik meski hanya di poles dengan makeup yang tipis.
" ayo berangkat,atau kamu mau di sini saja" ucap Reyna ketus karna Rendi hanya diam saja.
Rendi mengendarai mobil nya dengan pelan iah ia sengaja ingin menghabis kan waktu nya dengan Reyna,karna Rendi begitu mencintai nya.jadi secuek dan se ketus apa pun Reyna ia tetap sabar.berharap mereka akan jadi keluarga yang harmonis .
Reyna melirik Rendi "oh ya ampun....lambat sekali ini bawa mobil nya.dia sengaja apa memang tidak bisa bawa mobil.menyebal kan sekali"
karna terlalu lama menunggu Reyna ke tiduran di dalam mobil,sesampai nya di taman Rendi terus memanggil nya membangun kan Reyna.karna Reyna tak kunjung bangun Rendi pun pasrah manunggu Reyna bangun. karna gak mungkin dia membangun kan nya dengn menggoncang kan badan nya,karna Rendi tau Reyna tidak mau di sentuh oleh nya.
__ADS_1
"oooaaammmm....sudah sampai? kenapa tidak kau bangun kan aku?"
" tidur kamu pulas sekali ,sudah aku bangun kan tapi tidak bangun juga.kalo aku membangun kan mu dengan cara memeganggu pasti kamu marah "
Reyna hanya diam melirik Rendi dengn ujung matanya.
sampai nya di taman bunga Reyna begitu senang.dan entah kenapa saat Rendi begitu perhatian Reyna merasa bahagia di perlakukan seperti itu oleh rendi.
" ini aku bawa kan minum untuk mu,takut nya haus. dan ada satu lagi ,tunggu sebentar" Rendi merogoh saku celana nya. memberikan kotak kecil berisi cincin berlian
" untuk mu,wanita cantik yang satu satu nya ada di hati ku.setelah ibu tentu nya."
sepontan saja Reyna menerima cincin yang Rendi pasang kan di jarinya.
Deg...deg...deg...
jantung Reyna berdebar kencang,rasanya ini pertama kali nya ia merasakan nya.lain halnya ketika bersama Dewa." Oh ya ampuunn...rasa apa ini? kenapa aku gugup.dan kenapa jantung ini.seprti sesak rasanya"
" Pas....cantik sekali."
__ADS_1
Namun tiba tiba saja Reyna seprti melihat bayangan Dewa di balaik pohon.dan kata kata dewa terngiang di telingan nya
"kamu tinggal di detak jantung ku, ya..kau ada. dalam setiap nafas ku ,kamu berbicara. datang lah ke dalam pelukan ku,ke hilanganmu adalah ke takutan ku dalam mimpi."