
" Ren..ko malah bengong?" ibu mertuanya menegurnya
"maaf bu,saya ke kamar dulu" Rendi bergegas ke kamarnya sedang kan amira teriak teriak saat papinya pergi
"papi...pokonya cari tanteu Lea.aku gak mau makan kalau gak di masakin sama lea" amira memcoba mengalihkan perhatian Rendi tapi rendi tetap pergi. dan oma dan cucu itu cekikikan karna berhasil membuat papi nya kalang kabut
di dalam kamar Rendi menelpon Roy
" halo Roy.."
"iyah ada apa tuan" Roy menjawab di sebrang telpon
"tolong cari tau ke mana Lea pergi,aku ingin hasil secepatnya "
Roy garuk garuk kepala pusing sama tingkah tuan nya ini yang minta sesuatu harus segera di lakukan.
"baik tuan..akan saya cari tau"
"kerah kan semua anak buah mu,pokonya malam ini saya minta informasi nya"
Roy makin puyeng saja.
Tanpa mendengar jawaban Roy,rendi menutup telpon nya. mau tidak mau Roy menyuruh beberapa anak buah nya untuk mencari Lea,bahkan dia menyewa beberapa orang bayaran untuk melacaknya.
Rendi juga mencoba menelpon Lea berkali kali tapi ponselnya tetap tidak aktif
"siaalll....apa yang sudah aku lakukan.aku sudah membuat dia dan Reyna kecewa.maaf kan aku." Rendi menyesal dengan apa yang sudah dia lakukan.
dia mencoba cek sisi tv di rumah nya,dia melihat Lea pergi pukul sepuluh dengan taksi berplat nomber * * ** dia langsung mengecek kantor taksi yang lea tumpangi.
"halo..yah dengan kantor taksi indah nusa,saya mau cek taksi yang bernomer **** apa sudah tiba di sana?"
"sebentar pa saya cek dulu,yah pa taksi nya ada di sini"
"tolong suruh dia ke alamat * * * * * saya mau menyewanya saya transfer uang pembayaran nya sekarng"
" baik pa akan segera saya suruh ke sana" supir taksi yang lea tumpangi pun menuju Rumah rendi dan Rendi bergegas pergi menemuinya.
amita dan oma heran melihat Rendi yang terburu buru pergi ke luar bahkan sampai berlari.
__ADS_1
"ada apa yah oma?"
"oma juga tidak tau,biarkan saja papi mu itu sedang mengejar cinta nya" cekikikan
"sudah tidur sana besok sekolah nanti telat lagi"
"baik oma,selamat malam oma" amira mencium oma nya sebelum tidur.dan itu di lihat oleh Reyhan.
"aku ko gak di ucapin selamat malam" Reyhan protes
"aku gak tau kalau ada kak rey di situ,selamat malam kak" ucap amira
"cuma gitu doang? kiss nya mana?" Reyhan menggoda amira.sontak itu membuat pipi amira memerah dan dia menjulurkan lidah nya sambil pergi ke kamarnya.
oma menangkap hal yang mulai tidak wajar akhir akhir ini antara kaka beradik itu.
"apa ini hanya perasaan ku saja?tapi aku tau bagai mana perubahan sikap mereka akhir akhir ini" oma bicara sendiri dalam hatinya.
oma juga ikut menyusul suaminya yang sudah lebih dulu masuk ke kamarnya.sedangkan Reyhan senyum senyum sendiri di ruang keluarga karna mengingat tingkah amira tadi.
Redi akhirnya masuk ke dalam taksi yang dia pesan.
"jalan saja dulu nanti saya kasih tau"
di jalan rendi menanyakan penumpang yang di bawa supir itu di rumah nya pukul sepuluh pagi
"pa apa tadi pagi anda mengantar seorang perempuan di alamat yang sama dengan saya?"
"oh iyah tuan "
"lalu ke mana bapa mengantarnya ,? "
"istri anda pergi ke bandara tuan,saya mengantarnya sampai sana saja"
"istri? oh iyah dia istri saya.ke bandara? "
"iyah ke bandara tuan,kalain sedang bertengkar yah? dalam rumah tangga kalu istri pergi dari rumah itu pertanda bahaya"
"bahaya kenapa?"
__ADS_1
"yah biasanya istri akan minta cerai atau sulit untuk kembali pulang apa lagi suaminya yang salah"
"beraninya anda bilang begitu"
"maaf tuan soalnya tadi pagi itu nona nangis terus di dalam taksi saya"
Flashback
" antar saya ke bandara pa"
"baik nona"
sepanjang jalan Lea menangis dan dia bicara sendiri.
"aku memang bodoh,berharap semuanya akan baik baik saja,ternyata hanya aku yang menyukainya.terlepas dari perjanjian itu."
lea sangat sedih sekali.
"non kenapa lagi berantem sama suaminya?"
supir taksi itu kepo sekali
"pa..boleh saya tanya sesuatu?"
"boleh nona,mau tanya apa"
"apa dalam suatau pernikahan akan baik baik saja jika hanya satu pihak yang mencintai?"
"wah saya kurang tau non,karna saya dan istri saya menikah karna dasar cinta.tapi banyak ko orangbyang menikah karna perjodohan mereka pacarannya abis nikah non.apa suami non tidak mencintai non?"
makin kepo supir taksinya
"ah...lupakan pa,saya hanya berandai andai saja"
lea kembali diam dia berharap bisa menata hatinya kembali setelah ini. " aku harap aku bisa melupakan mu mas,maaf kan aku mba tidak bisa menepati janji ku.ternyata aku tidak bisa bertahan dengan sikap mas rendi yang seperti itu padaku . aku mungkin bisa bertahan meski dia tidak mencintai ku,tapi apa aku bisa hidup dalam sebuah rumah tangga yang dingin nantiny."
lea menghela nafas nya dalam,dia ingat kembali saat saat rendi yang begitu cuek bahkan tidak perduli terhadap nya. rasanya hatinya sakit sekali.
" jadi begitu tuan,apa tuan tidak mencintai istri tuan,sehingga dia pergi dari rumah?" supir taksi itu melirik rendi dari kaca sepion. Rendi hanya membuang muaka nya ke luar jendela.
__ADS_1
"jadi kamu kira akau tidak menyukai mu? aku juga tidak tau apa aku mencintai mu atah hanya sekedar suka . maaf kan aku lea,ternyata sikap ku yang menghindarimu membuat mu sakit hati. aku kira kamu tidak punya rasa padaku. aku hanya takut kamu melakukannya atas dasar keterpaksaan saja,karna harus memenuhi janji mu"