
amira menangis mendengarnya ternyata ibunya mantan pacar papinya dia sedih ternyata orang yang sudah di sakiti orang tua nya justru dia yang merawat nya sampai besar,memberinya cinta dan kasih sayang.
" aku harap samapi sini kamu mau percaya"
" tapi kenapa ibu membuang ku,lebih tepatnya kalian "
" aku minta maaf untuk hal itu.aku begitu mencintai ibu mu,sehingga aku terlalu cemburu saat itu. setelah menikah ibu mu begitu manis,dia begitu baik dan perhatian .sehingga aku yakin kalau dia sudah membuka hati nya untuk ku,tapi sayang nya kami harus kehilangan anak pertama kami saat usia kandungan nya enam bulan. beberapa tahun kemudian kami di beri kembali ke turunan ya itu kamu,sampai saat itu tiba kami bertengkar hebat sehingga ibu mu keluar dari rumah.aku sudah berusaha mencarinya tapi ternyata ibu mu kecelakaan dan menurut kabar yang aku dengar kalian meninggal. saat itu aku mulai menyesali segalanya,aku menyesal telah membiarkannya keluar dari rumah. tapi ternyata aku mendapat kabar rendi penyebab kecelakaan itu dan kamu masih hidup ,ternyata kamu di asuh olehnya. itu sebabnya aku ingin mengambil kembali kamu darinya dan membalas apa sudah dia lakukan pada ibu mu"
fraaaang........ amira kaget mendengar ucapan jonatan dia sampai lemas dan menjatuhkan pas bunga.
" tidak mungkin....tidak mungkin papi melakukan itu.aku yakin dia tidak melakukannya"
" aku tau kamu tidak akan percaya,karena dia.sudah mencuci otak mu selama ini"
" kamu pasti bohong...karena yang aku tau papi dan momi yang menolong ibu ku.bahkan dia rela mengurus ku.tidak aku tidak akan percaya begitu saja"
" baiklah terserah kamu saja" jonatan keluar meninggalkan amira
doorrr.... doorrr... doorr...
suara tembakan terdengar menggema di mana ?mana. anak buah jonatan berlari menemui jonatan.
" bos kita di setang "
__ADS_1
" bajingan...ternyata mereka berani melakukan nya.? bodoh kerah kan semu pasukan,kuat kan penjagaan anak ku jangan sampai dia pergi"
" baik bos,tapi mereka banyak bos jumlah mereka melebihi kita"
"apa? aku yakin bukan orang sembarangan yang membantu mereka karena berani mengepung kita."
"sepertinya mereka orang orang bayaran bos"
" aku yakin ada campur tangan fernandes di dalamnya,ayo kita sambut tamu kita"
*
*
saat reyhan,dewa,dan roy sampai di tempat jonatan ternyata sudah ada fernandes juga andre dan begitu banyak pasukan sudah mengepung tempat jonatan.
" iyah saya juga tidak mungkin membiarkan amira dalam kesusahan " fernandes dengan tenang menjawabnya
" terimakasih sudah membantu" ucap reyhan
"bagai mana kita serang sekarang?" ucap dewa
" sepertinya kita harus segera menyerang,selagi mereka lengah"
__ADS_1
" baiklah lebih baik kita bagi empat tim,biar setiap sudut kita bisa menyerangnya.itu bisa memudah kan kita membebaskan amira"
" saya serahkan komando pada ada tuan dewa,karena anda lebih ahli soal ini" ucap fernandes
"baik ayo kita mulai saja"
semuanya berpencar ,dor....dor... semua menyerang dengan tembakan bahakan tak sedikit juga yang berkelahi.fernandes berhasil menerobos pertahanan depan dengan mudah,karena memang dia juga pandai menembak dan berkelahi. dia lebih dulu masuk ke dalam dan dengan mudah melumpuhkan semua penjagaan yang jonatan buat.
jonatan turun untuk mengecek ke adaan tapi ternyata fernandes sudah dengan santainya duduk di kursi menunggu jonatan turun,dengan semua musuh sudah tergeletak tak berdaya.
" wah ...wah. .. sudah ada tamu rupanya" ucap jonatan.
tidak lama kemudian rey,dewa dan roy menyusul masuk ke dalam ,reyhan terkejut melihat semuanya sudah bisa di lumpuhkan oleh fernandes padahal dia hanya membawa beberapa orang saja itu pun anak buahnya ,tapi dia sudah bisa mengalahkan semuanya.
" oh rupanya ada tamu yang lainnya" ucap jonatan
" jangan banyak basa basi bebaskan amira " ucap reyhan
" tenang anak muda jangan terburu buru " jonatan kemudian duduk kursi yang di sediakan anak buah nya
" katakan apa tujuan anda mengambilnya ? bukan kah anda membuang nya?" ucap fernandes
" membuang nya kata mu? justru bajingan rendi yang sudah membunuh istri ku dan mengambil anak ku"
__ADS_1
" jangan asal bicara " reyhan sudah ingin menghajarnya tapi di tahan oleh dewa.
anak buah jonatan sudah siap pasang badan untuk melindungi bosnya