Suami Ku Cinta Ku

Suami Ku Cinta Ku
makan rujak


__ADS_3

sepulang dari kantor Dewa Rendi dan Reyna pergi ke dokter untuk cek kandungan,gak kerasa usia kandungan nya sudah mulai besar ,sudah memasuki usia enam bulan dan jenis kelaminnya sudah di ketahui betapa senangnya Rendi ternyata ada calon Rendi junior yang Reyna kandung. sepulang dari dokter Rendi mengajak Reyna membeli peralatan bayi,meaki Reyna menolak karna waktunya masih lumayan lama tapi Rendi memaksa,bahkan semua baju dan perlengkapan lainnya Rendi yang memilih.Reyna hanya pasrah membiarkan suaminya itu belanja seperti ibu ibu. setelah puas memilih Rendi mengajak Reyna pulang,tapi Reyna gak mau dia ingin makan Rujak di pinggir jalan.meski awalnya rendi melarang tapi karna Reyna memaksa akhirnya Rendi mengalah.


"cobain deh yang..seger banget"


"kamu saja yang makan aku gak mau"


Reyna cemberut dia menghentakkan kaki nya.


"cobain...ayoo..pokonya cobain kalau gak mau aku gak mau pulang"


"ya ampun ..ok..ok...aku makan.ni liat yah.."Rendi memakan beberapa potong buah dan itu membuat Reyna senang..tapi akhirnya semua buah harus di habis kan oleh Rendi dan Rendi tidak bisa menolaknya.


setelah beberapa jam kemudian sesampainya di rumah Rendi bolak balik ke kamar mandi. perutnya terasa mules itu membuat rendi berasa lemas karna bolak balik kamar mandi.Reyna tidak tega melihatnya dia merasa bersalah karna memaksanya untuk makan Rujak.


"ya ampun sayang..kamu pucat sekali.aku panggil dokter yah biar kamu di periksa"


"gak usah sayang aku gak apa apa ko.aku mau tidur aja " Rendi merebahkan badan nya

__ADS_1


"baiklah kalau gitu aku buatkan obat herbal dulu kamu istirahat dulu yah sayang.kalau masih mulas nanti aku panggil dokter" Reyna pergi ke dapur meninggalkan Rendi yang mulai tertidur. tidak lama setelah membuat obat obat Reyna kembali ke kamar ternyata Rendi tidak ada


" kemana dia,apa di kamar mandi lagi?"


Reyna mengetuk ngetuk pintu kamar mandi tapi tidak ada jawaban dari dalam.


"sayang...kamu baik baik saja?sayang.." tidak ada jawaban dari Rendi,Reyna makin panik saja.


"sayang....jawab aku..apa kamu baik baik saja?"


masih tidak ada jawaban,mau tidak mau Reyna memanggil paman supir untuk mendobrak pintunya.


"sayang..sayang kamu kenapa? sayang..jawab aku." rendi membuka matanya dia kaget kerena di dalam kamar mandi sudah paman dan Reyna.


"ada apa ini sayang,kenapa kalian bisa masuk aku kan sedang BAB.sana keluar paman"wajah rendi memerah karna baru kali ini dia BAB di saksikan orang lain.


"baik tuan saya permisi"

__ADS_1


"sayang kamu bikin panik aja,aku kira kamu pingsan karna tidak ada jawaban saat aku memanggil kamu"


"ya ampun yang maaf..aku ke tiduran.saking ngantuk nya dan lemas jadi aku ketiduran sambil BAB" Rendi menggaruk tengkuk nya yang tidak gatal.


"ya ampun yang..kamu ada ada aja.jorok lagi,sudah ah aku mau ke luar kamu ada ada aja"Reyna keluar sambil geleng geleng kepala.gak habis pikir seorang Rendi bisa ke tiduran di WC.setelah selesai Rendi meminum obat buatan Reyna.dia kembali tiduran di atas pangkuan Reyna dan itu terasanyaman baginya. tidak lama kemudian bibi ngasih kabar kalau perlengkapan bayi sudah di kirim.


"sayang aku mau liat dulu barang barang yang tadi kamu beli" Reyna penasaran sama apa yang di beli Rendi.


"baillah sayng aku temani yah"


mereka turun untuk melihat nya. dan setelah Reyna samapai ke bawah betapa terkejutnya Reyna apa yang di beli Rendi begitu banyak samapai isi ruangan tamu yang megah itu penuh dengan barang barang bayi.


"sayang kamu gak salah beli ini semua? mau taruh di mana?kamar bayinya juga belum ada"


"paman besok panggil arsitek untuk renopasi kamar yang di sebelah kamar saya untuk kamar bayi buat sebagus mungkin"


"baik tuan akan saya laksanakan"

__ADS_1


Reyna hanya menggelengkan kepalanya.


__ADS_2