Suami Ku Cinta Ku

Suami Ku Cinta Ku
pergi


__ADS_3

Reyna berlari ke arah bayangan Dewa..namun saat ia ingin meraih tangan dewa bayangan itu hilang.


hatinya hancur.ternyata dia sangat merindukan nya.


ia menutup mata nya mencoba membayang kan wajah Dewa.


" maaf kan aku...kamu.tinggal di detak jantung ku,kamu ada..dalam setiap nafas ku,kamu berbicara.datang lah kedalam pelukan ku.._"


saat itu ia merasakan ada tangan yang mengusap pipi nya dengan lembut.dan Reyna pun membuka matanya


namun alangkah kaget nya yang ada di depan matanya justru Rendi bukan Dewa.


Reyna marah,ia kesal sekaligus kecewa .ia benci pada Rendi karna dia lah Ia harus ke hilangan Dewa.


" Beraninya kamu menyentuh ku,sudah aku bilang jangan pernah sentuh aku.kamu bilang tidak akan menyentuh ku sampai aku setuju.aku benci kamu..mulai sekarang jangan ganggu aku ,biar kan aku sendiri." Reyna lari tanpa perduli lagi akan Rendi di sana.bahkan ia pulang sendiri tanpa Rendi.


kaget bukan main,Rendi terdiam mendengar kata kata Reyna .ia tidak pernah menyangka kalo istrinya itu akan sangat marah padanya,bahkan dia bilang kalo ia benci padanya


" baik lah,jika itu yang kamu minta." Rendi berbicara sendiri sambil melihat ke pergian Reyna ..


*


sore itu sesampai nya di rumah Rendi melihat Reyna sudah ada di rumah .ia langsung ke lantai atas menuju kamar nya . setelah beberapamenit ke mudian Rendi sudah rapi ia membawa koper nya dan memanggil bibi untuk membawa koper nya.


" Tuan mau pergi kemana?"


"saya ada urusan bi,mungkin beberapa hari gk pulang.tolong nanti urus keperluan nyonya."


" baik tuan."


Rendi turun ke bawah di ikuti bibi dari belakang.

__ADS_1


Reyna yang melihat Rendi turun membawa koper langsung menghampiri nya.


" kamu mau ke mana?"


" pergi ada urusan"


" lalu aku bagai mana , aku sama siapa di sini"


"ada bibi yang akan mengurus keperluan mu.aku rasa semua orang bisa mengurus dirinya sendiri tanpa bantuan orang lain.dan satu lagi .bukan nya kamu tidak butuh di temani,aku pergi"


kali ini Rendi benar benar marah,ia kesal dan ia butuh waktu untuk menenang kan diri.


"tapi aku_."


Rendi pergi tanpa mendengar kan Reyna yang akan bicara.ia di antar supir pribadi nya pak joko.


" menyebal kan sekali,baik lah dia pikir aku tidak bisa menjaga diri ku sendiri"


" kenapa dia bicara seperti itu,apa dia marah karna ucapan ku tadi siang,.mungkin aku keterlaluan"


Reyna menghela napas dalam ,merasa bersalah karna sudah bicara kasar pada Rendi.padahal selama ini Rendi selalu baik padanya. tidak mau larut dalam penyesalan Reyna pun segera mengganti pakaian nya dengn pakaian tidur,saat mbersihkan riasan nya tiba tiba tlp nya berdering


" iah hallo siapa?"


" aku jonatan kaka ipar,ada hal yang ingin aku bicarakan. bisa ke ruang kerja sekarang?"


"hal penting apa?"


" ini tentang suami mu dan pernikahan mu"


Reyna bingung antara menemuinya atau tidak.tapi ia penasaran apa yang mau di bicarakanoleh adik ipar nya itu.

__ADS_1


" baik lah"


Sambungan tlp pun di tutup,Reyna segera pergi ke ruang kerja.di sana sudah ada jo yang sedang berdiri menungu ke datangan Reyna.begitu Reyna masuk ,jo langsung menutup pintu nya.


" tunggu kenapa di tutup pintu nya"


" tidak usah takut,aku hanya tidak ingin ada yang mendengar kan saja"


" cepat katakan apa yang mau kamu bicara kan"


" Sabar kaka ipar aku tau ko hubungan mu dengan kaka ku tidak baik baik saja. aku tau kalian belum sempat bersama bukan. bagai mana kalo aku yang menggantikan nya. aku yakin kamu akan ke tagihan dengan aku" dengan berani nya jo membelai rambut Reyna,sontak saja Reyna kaget dan marah.


"jaga sikap mu,aku ini kak ipar mu.tidak seharus nya kamu berbuat begitu terhadap ku.


" ayo lah sayang.....janagan pura pura kita nikmatin saja ,kita diam diam di belakang suami mu juga gak apa apa aku siap."


" kurang ajar kamu..."


Reyna melayang kan tangan nya ingin menampar jo.tiba tiba saja jo mencekal tangan Reyna.


* dan di sebuah mobil Rendi kembali meminta supir nya untuk membawanya pulang.


" kita putar balik,kita pulang saja"


pak rahmat supir nya geleng geleng kepala,heran dengan tuan nya yang dari tadi hanya muter muter saja,dia tau kalau tuan nya itu sedang gelisah.


" cuman sejauh ini tuan bisa lari dari istri...aku harap semua akan baik baik saja tuan"


Rendi hanya tersenyum...


dan sesampai nya di rumah Rendi mendengar ribu ribut di ruang kerja nya..

__ADS_1


" Ada apa di sana..."


__ADS_2