Suami Ku Cinta Ku

Suami Ku Cinta Ku
kenalkan ini istri saya


__ADS_3

semua pelayat sudah pulang tinggal Lea dan Roy di sana,Rendi Dan Reyna telat datang karna macet di jalan. Roy menemani Lea di sana,gadis itu terus saja bersedih dia enggan pulang.


" bu...aku mau ikut ibu saja Rasanya di sini aku tidak ada siapa siapa lagi" Lea memeluk nisan ibunya.dia terus saja menangis.


" aku turut berdukacita atas meninggalnya ibu mu" Reyna memegang bahu Lea dari belakang.ternyata mereka sudah datang.


" terimaksih..maaf anda siapa?" Lea melirik Rendi yang ada di belakang Reyna." apa anda adik tuan Rendi?" Lea melihat Reyna dan Rendi saling pandang.


" kenal kan dia istri ku,Reyna nama nya"Rendi memperkenal kan Reyna pada Lea.Reyna tersenyum dan mengulurkan tangannya untuk bersalaman.tapi Lea diam saja dia syok mendengar nya.


"hai..aku Reyna senang bertemu kamu.maaf kalau ke datangan ku membuat mu bingung,bahakan mungkin kaget. saya hanya ingin melayat" ucap Reyna ragu karna Lea diam saja.


"oh yah...maaf saya Lea.maaf saya tidak tau kalau kak Rendi sudah menikah.saya rasa apa yang ibu saya minta kita batalkan saja"Lea menyembunyikan air matanya. jujur dia sangat sedih karna harapan nya sirna untuk mewujudkan kemauan terakhir ibu nya.


"jangan begitu..nanti kita bicara nya.tidak enak kalau bicara di sini.ayo kita pergi dari sini kita ke apartemen saja" Reyna mengajak Lea untuk ikut dengannya


"maaf tapi aku ingin pulang ke rumah saja" Lea menolak ajakan Reyna.

__ADS_1


"baiklah kalau begitu aku ikut dengan mu,boleh kan?"


tidak ada pilihan lain Lea akhirnya menyetujuinya.Reyna ikut ke rumah Lea dia ingin menemani Lea di sana. mobil Rendi dan Roy tiba di rumah Lea rumah yang kecil dan sangat sederhana.


"mari masuk nyonya,maaf rumah nya seadanya" Lea canggung karna ternyata Reyna adalah istri pria yang akan menikahinya.Lea mempersilahkan tamu nya untuk duduk,dia pergi ke dapur untuk mengambil minuman. " apa aku harus menikah dengannya,apa aku bisa jadi yang ke dua.bagai mana perasaan istrinya jika aku hadir di antara mereka" lea melamun,dia bingung harus kah melanjutkan ke inginan ibu nya atau berhenti sampai di sini saja. saat Lea sibuk dengan pikirannya Reyna memanggilnya.


"Lea...kamu di mana?"


Reyna mencari Lea dia takut terjadi sesuatu pada gadia itu,karna sudah cukup lama Lea pergi ke dapur tapi tidak nonghol juga.


"kamu tidak apa apa?aku hawatir ,karna kamu lama sekali jadi aku takut terjadi sesuatu" ucap Reyna.


"saya tidak apa apa nyonya,ini minuman untuk kalian maaf lama" Lea menyodorkan minuman pada Reyna.


"apa kita bisa bicara berdua?" Reyna memegang tangan Lea.


" baik lah,mari di halaman belakang" .

__ADS_1


mereka berdua pergi bersama,Lea sudah hawatir dia takut Reyna marah padanya.mereka duduk di bangku di bawah pohon .


" saya tau soal janji Rendi pada mendiang ibu mu, aku iklas jika harus berbagi dengan mu,apa kamu juga bisa menerima ku?aku harap kita bisa saling menerima bukan sebagai madu tapi sebagai sodara.karna aku tidak mau ada perselisihan antara kita. apa kamu bisa menerima nya?" Reyna mencoba bertanya secara baik baik pada Lea.


"aku..entah lah nyonya"


"tolong jangan panggil aku nyonya,kamu bisa memanggilku kaka atau mba."


"tapi..."


"tidak ada tapi tapian"


"baiklah mba,..saya tidak tau harua bilang apa,yang jelas saya tidak mau mengecewakan ibu.tapi aku juga tidak mau menyakiti mba.apa lagi harus merusak hubungan rumah tangga mba dan mas Rendi"


"Aku tau bagaiman ke bingungan mu.semua ada di kamu,bagai mana pun ke putusan mu ,kami akan hargai.hanya saja jangan ada keterpaksaan untuk mengambil ke putusan.aku harap kamu jangan buru buru memutuskan pikirkan baik baik masa depan mu nantinya"


"baik mba...terimakasih sudah baik pada saya.saya akan memikirkan nya masak masak." Lea menundukan kepalanya.

__ADS_1


__ADS_2