
waktu wisuda amira sudah tiba dia sangat senang sekaligus sedih,karena ternyata di hari yang harusnya menjadi hari paling bahagia yang dia nantikan ternyata malah ada rasa sakit di hatinya.tapi dia tidak ingin mengecewakan maminya dengan terus terpuruk,dia berdandan cantik sekali seperti putri dalam dongeng. kali ini hanya mami dan keluarganya yang datang mendampinginya,meski tidak ada pasangan tapi amira bersyukur masih banyak yang menyayanginya .
tokk..
tokk..
" siapa?"
" ini mami sayang..sudah siap belum?"
" sebentar mam" amira keluar dari kamarnya
" waaah....anak siapa ini cantiknya gak ke tulungan. kamu cantik sekali nak " lea melihat anak nya itu mang cantik sekali meski hanya di poles makeup sederhana saja tapi dia cantik sekali
" mami bisa aja,yah anak mami dan momi tentunya " amira selalu ingat akan mominya
" tentu sayang momi kamu pasti bangga padamu,ayo kita berangkat "
mereka berangkat menuju acara yang sudah di tentukan.amira masih berandai andai tentang kisah cintanya dia tidak menyangka akan jadi seperti ini.
__ADS_1
sampainya di tempat semua orang sudah siap di tempatnya masing masing,amira celingak celinguk mencari seseorang dan itu di perhatikan oleh lea
" kamu cari siapa? raja?"
" . oh yah mi,katanya angkel dewa mau datang sama aunty dina kok gak keliatan" amira cari alasa n padahal yang dia cari bukan dewa
" oh tadi angkel bilang dia akan terlambat datang tidak apa apa nanti juga datang ko.acaranga juga kan belum di mulai " amira hanya menganggukkan kepalanya
*
*
" halo..maaf ini dengan siapa?"
" Dewa.."
" rendi......" dewa kaget mendengar suara sahabatnya itu " ren...apa benar ini kamu?" dewa memastikan lagi
" yainliali aku ... kamu masih ingat saja suaraku"
__ADS_1
" serius ini kamu, kamu di mana sekarang? bagai mana ke adaan mu?" dewa sangat penasaran ,dina yang mendengar suaminya bicara ikut penasaran juga kaget
" apa itu rendi? coba alihkan ke vidio sayang "
dewa memgalihkan panggilannya,rendi pun menerimanya
" ya ampun ini benar kamu ren...aku gak nyangka kamu masi hidup.kita semua sudah mencari cari kamu bahkan semua anak buah ku mencarimu ke setiap pelosok tapi tidak juga kami menemukanmu"
" kamu tidak akan menemukan ku karena aku berada di pulau terpencil milik fernandes,ini orang yang merawatku" rendi mengarahkan ponselnya ke arah fernandes
" salam kenal tuan dewa saya fernandes allfred ,senang berkenalan dengan anda"
" fernandes allfred, anda adalah pemilik banyak rumah sakit ternama itu?"
" ah anda berlebihan hanya beberapa saja tidak banyak" fernandes.merendah.akhirnya mereka bercerita banyak hal termasuk tentang bagau mana rendi bisa samapi di temukan fernandes juga tentang kondisi ke adaan keluarga rendi juga tentang amira yang akan wisuda saat ini.
Di acara amira sudah mulai dan sudah tiba giliran amira ,dia menarik nafasnya menenangkan hati dan fikirannya saat ini.tiba tiaba saja maminya melambaikan tangan pada seseorang " disini...." amira ikut melihat ke arah pandangn lea ternyata " angkel,aunty...dan kakreyhan...apa itu kak rey mami,apa aku tidak salah lihat?"
" iyah sayang dia reyhan ,bukan kah kamu senang ?"pipi amira merah merona
__ADS_1