Suami Ku Cinta Ku

Suami Ku Cinta Ku
aku rindu


__ADS_3

reyhan terlihat sangat tampan dan penuh pesona bahkan semua teman amira melirik reyhan dengan setelan jas dan dasi yang sepadan dengan pakaiannya.amira gugup melihat reyhan semakin dekat ke arah nya.mata amira tidak lepas memandang reyhan terus bahkan saat dosen memanggilnya untuk naik amira tidak mendengarnya matanya terus saja tertuju pada reyhan ,sampai reyhan menggandeng tangan amira untuk naik.tapi amira hanya diam dan mengikuti langkah reyhan sampai ke podium. reyhan memandang wajah amira lalu berbisik " jangan liatin aku terus kamu di panggil " reyhan mengedipkan matanya ,amira langsung sadar saat itu juga


" ya ampun apa apaan aku ini ngelihatin kak rey terus,tapi dia memang tampan sekali.ah makin tampan saja kak rey ini" amira bergumam dalam hati. acara berlangsung sangat ramai semua terlihat sangat bahagia termasuk amira.


" selamat yah sayangnya aunty...sudah jadi wanita yang hebat sekarang aunty bangga padamu" ucap dina sambil memeluk ponakannya itu.


" selamat yah amira angkel bangga padamu,sudah ada rencana mau bekerja di mana? mau pegang perusahan papi mu atau mau kerja dengan angkel saja?? " dewa menggoda amira


" aunty.. angkel ...makasih kalian udah dateng,untuk kerjaan aku ingin kerja di luar perusahaan papi saja." amira tertunduk malu karena reyhan terus saja menatap wajah nya.mendengar jawaban amira dewa menaik turunkan alisnya sambil melirik ke arah reyhan.


" gak..kamu kerja di perusahaan papi,emang siapa lagi yang mau nerusin perusahaannya kalau bukan anak anak nya"reyhan angkat bicara


amira kaget ternyata reyhan tidak mengijinkannya,dia kira reyhan tidak mau amira kerja bersamanya. " tapikan ada kaka yang menghandle semuanya "

__ADS_1


" kamu kira aku robot semua harus aku saja,emang perusahan papi cuma satu.aku butuh orang buat bantu juga "


" kan udah punya asisten pribadi,udah ada paman roy juga yang bantu kak rey."


" gak ada pokonya kamu tetap gak boleh kerja di tempat lain"


" dasar batu" akhirnya kata kata itu keluar kembali dari mulut amira,itu yang sering dia katakan kalau berdebat dengan reyhan.mereka terus saja berdebat tapi itu justru membuat mereka selalu saling rindu. tanpa mereka sadari mami dan yang lainnya saling pandang melihat perdebatan mereka lalu pergi meninggalkan mereka berdua.begitu amira menoleh mereka sudah pergi menjauh


" mami..tunggu kok aku di tinggal mi"amira kesal karena di tinggal maminya " lihat tuh gara gara kaka aku jadi di tinggal" amira berusha ingin menyusul mereka tapi tangan amira di tarik oleh reyhan


" biarkan sebentar begini .. aku rindu " kata kata itu lolos keluar dari mulut reyhan,tentunya itu membuat amira semakin berdebar.dalam hati amira juga membalas kata kata reyhan "aku juga rindu kak . sangat " amira hanya diam saja menerima perlakuan reyhan


Dan dari ke jauhan seseorang melihat adegan itu dia sangat marah,tangannya mengepal seolah ingin memukul.hatinya bergemuruh melihatnya . yah dia adalah raja,karena walau bagai manapun dia sangat mencintai amira,satu kesalahan yang fatal karena di selimuti keegoisannya sendiri kini dia harus kehilangan wanita yang begitu dia cintai. walaupun sakit dia berusaha menenangkan diri dan mencoba mendekati mereka untuk mengucapkan kata selamat pada amira juga untuk meminta maaf sekaligus untuk memperbaiki semuanya.

__ADS_1


" ekhem....maaf mengganggu."


reyhan melepas pelukannya dia menatap raja yang baru saja menghampiri mereka. rahangnya mengeras tangannya sudah siap untuk memukul raja dan benar saja tanpa basa basi dan tanpa menunggu amira bicara reyhan langsung memukul raja


buuukkkkk.....baaaakkkk....


" aaah. ..kak..hentikan kak jangan begitu aku mohon" amira berteriak teriak memcoba melerai reyhan,tapi justru orang orang yang berada di sana melihat mereka.tapi tidak ada yang berani melerainya


bruuukkk....raja jatuh ke tanah karena pukulan reyhan yang bertubi tubi,membuat raja tidak bisa membalasnya


" sudah kak cukup ...ayo kita pulang" amira menarik reyhan .amira melihat raja yang tak berdaya merasa kasihan tapi dia masih sakit hati olehnya


" tunggu mira...aku mau bicara denganmu.aku.mau minta maaf dan menjelaskan semuanya " raja berusaha untuk mengutarakan maksudnya meski masih sempoyongan untuk berdiri

__ADS_1


" sudah tidak ada yang perlu kita bicarakan lagi sebaiknya kamu pulang dan jangan temui aku lagi" amira pergi meninggalkan raja .


__ADS_2