
amira sudah tiba di rumah dan bergegas masuk ke kamar nya dan mengunci pintu kamarnya dia merebahkan tubuhnya sambil tengkurap hatinya pedih harus terus berusaha menahan rasa yang ada, tiba tiba ponsel amira berbunyi dan di sana tertera nama raja.amira hanya melihatnya dan menyimpan kembali ponselnya,saat ini dia tidak mau bicara dulu karna dia tau raja akan membahas perasaan nya ,sedangkan amira tidak tau harus bilang apa pada raja karna tidak mungkin kalau dia bilang dia mencintai kaka nya . ponsel amira berbunyi berkali kali dan amira mulai kesal " ya ampun bener bener yah " amira langsung mengangkatnya " ada apa sih raja,aku minta tolong kita bahas ini nanti saja aku mau istirahat dulu" amira nyeroscos saja " halo....aku bukan raja" suara di sebrang telpon yang sangat tidak asing di telinga amira " hah...kak reyhan.maaf aku kira reyhan yang telpon" amira senyum senyum aura sedih nya kini sudah berubah ceria kembali " raja yang katanya teman deket kamu itu?" reyhan memastikan " iyah "
amira ragu ragu " ada apa dengan nya ,kalian berantem? apa dia mengutarakan isi hatinya padamu,sampai kamu ke pikiran dia terus" Redi mencoba mengorek informasi dari amira
" apaan sih kak,so tau banget" amira mencoba mengelaknya dia tidak mau reyhan tau tentang dia dan raja " oh yah bagus kalau memang begitu" reyhan mengalihkan telponnya ke Vidio,amira bergegas merapihkan rambutnya dan menerima panggilannya. " wah ternyata kamu banyak berubah " reyhan melihat amira yang memang terlihat lebih dewasa dan semakin cantik " iyah aku semakin cantik kan kak?" ucap amira sambil merapihkan rambut dan mengedipkan mata,nya " iyah ...semakin ....jelek " reyhan tertawa melihat wajah amira yang berubah kesal dengan bibirnya yang manyun " dasar...tidak lucu " amira marah karna reyhan menertawankana nya.
" kemana saja kak baru kasih kabar?" amira mencoba bertanya sebagai adik. " aku sibuk di sini banyak..." tiba tiba saja ada seorang wanita di belakang reyhan yang memeluknya dari belakang "hay sayang..kamu.aedang menelpon siapa?" sontak saja amira kaget melihat sikap wanita yang ada di sisi reyhan "hmmm...ini adik ku amira" reyhan memberi tau teman wanitanya " haiii....amira aku mita senang bisa mengenalmu.maaf yah aku pinjam kaka mu dulu ada hal penting yang harus aku bicarakan" tiba tiba saja mita merebut ponsel reyhan dan mematikannya.
apa yang telah terjadi itu membuat amira sangat tepukul hatinya hancur dia merasa sudah waktunya dia mencoba membuka hatinya untuk cinta yang lain .dia menarik nafas nya dan mencoba melupakan apa yang dia lihat tadi,amira melihat ponselnya ada beberapa panggilan tidak terjawab dan pesan yang masuk ke ponselnya siapa lagi kalau bukan dari raja. amira mencoba membaca isi pesan dari raja
__ADS_1
#raja#
" amira...maaf itu aku harap kamu tidak marah padaku,aku ingin bicara padamu apa boleh.jika boleh aku akan menemui mu besok"
amira menghela nafas nya " mungkin ini saat nya akau harus menata hatiku ,memberi kesempatan pada raja" amira kemudian mengirim pesan pada raja
" aku tidak marah raja,hanya srdikit kaget. aku juga ingin bicara sesuatu padamu.aku tunggu besok di sekolah"
# **raja#
__ADS_1
" terimakasih ,aku harap ada kabar baik unutuk ku 🥰🥰**" emoji terakhir yang membuat amira tertawa ternyata raja memeng menyenangkan orang nya.
dia baik,peehatian dan sosok yang baik juga untuk jadi pendamping.
raja yang menerima pesan juga bahagia dia tertawa sendiri .rasanya dia sudah tidak sabar menunggu haru esok untuk bisa berjumpa dengan wanita idamannya.
memang tadinya dia berencana mengatakannya saat nanti mereka sudah lulus sekolah tapi ternyata takdir berkata lain dia harus mengataknnya saat ini.
amira merasa hatinya bisa menerima raja meski bayang bayang reyhan masih saja menghantui persaannya." aku yakin aku bisa mencintai raja,aku harap.aku bisa melupakan mu kak.karna ini memang yang terbaik buat kita " amira berbicara sendiri sendiri dan tiba tiba " tapi apa kamu yakin sayang dengan keputusanmu?" lea duduk di hadapan amira " mami .... ko mami masuk tidak ketuk pintu dulu" amira manyun karna lea tau apa yang di katakan nya .
__ADS_1
"maaf sayang...bukannya mami tidak ketuk pintu tapi sudh berkali kali mami ketuk pintu bahkan memanggil nama mu tapi tetap saja tidak ada balasan dari kamu,karna mami hawatir sama kamu jadi mami nerobos masuk,maaf yah sayang" lea tersenyum sambil memegang tangan amira " hmmm. .yah mam aku yang harusnya minta maaf.aku tidak mendengar mami tadi" amira merebahkan kepalanya di pangkuan lea " jadi apa kamu yakin akan menerima raja" lea hanya ingin memastikan perasaan amira " aku rasa iyah mam...aku akan mencobanya ,karna aku rasa ini yang terbaik"
☘️☘️ maaf yah author nya baru up...mohon dukungannya terus dan semoga semuanya selalu sehat yah. dan jangan terlalu berharap pada sesuatu yang belum pasti 🤭🥰🥰☘️☘️☘️