Suami Pengganti (Menikah Dengan Calon Kakak Ipar)

Suami Pengganti (Menikah Dengan Calon Kakak Ipar)
Cukup sampai di sini.


__ADS_3

Pagi harinya.


Di perusahaan Putra Adipura Sanjaya.


Hantara duduk di kursi kebesarannya tengah menunggu kedatangan Armada yang masih dalam perjalanan kembali ke perusahaan usai meninjau lokasi proyek yang akan di kerjakan bulan depan.


"Ceklek." Armada baru saja masuk ke ruang kerja Hantara. terlihat jelas jika pria itu terburu buru terbukti saat Armada mencoba mengatur napasnya.


"Maaf sudah membuat anda menunggu tuan." ucap Armada dengan sedikit menundukkan kepalanya. Armada bahkan sengaja mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi agar segera tiba di perusahaan, saat Hantara menghubungi dirinya dan mengatakan ada tugas penting yang harus segera ia selesaikan.


"Tidak masalah." jawab Hantara seraya menyodorkan satu tip kertas HVS yang masih tersegel lengkap dengan beberapa buah bolpoin.


Setelah menjelaskan tugas yang harus segera di selesaikan oleh asisten pribadinya tersebut Hantara pun berlalu menuju ruang meeting di mana kedatangannya telah di nantikan sejak sepuluh menit yang lalu.


"Jadi tugas seperti ini yang di maksud tuan Hantara??." batin Armada tidak habis pikir.


Bagaimana tidak, tugas penting yang di maksud tuannya tersebut adalah menuliskan kalimat "Mas minta maaf, tolong maafkan mas sayang karena telah berani selingkuh di dalam mimpi kamu." kalimat tersebut bahkan harus di tulis Armada dalam satu tip HVS yang masih tersegel rapi.


Armada nampak menghela napas berat saat Hantara telah meninggalkan ruang kerjanya.


Melihat seberapa tebalnya kertas HVS yang masih tersegel saja, sudah membuat kepala Armada mulai berdenyut."Apa semua pria yang jatuh cinta akan bersikap seperti orang bodoh??." batin Armada, tidak habis pikir jika seorang Hantara putra Adipura Sanjaya yang terkenal sebagai pengusaha ternama dengan segudang prestasi akan melakukan hal seperti itu hanya untuk mendapatkan kata maaf dari istrinya.


Di satu sisi Armada ikut bahagia karena tuannya itu telah jatuh hati pada istrinya tetapi di sisi lain Armada juga merasa nelangsa karena sudah pasti dirinya yang akan menjadi tameng akibat kebucinan tuannya itu. contohnya seperti saat ini.


Bahkan Hantara meminta Armada untuk membuat tulisan yang sama persis dengan tulisannya dan itu artinya Armada tidak bisa meminta bantuan pada orang lain, karena hanya dirinya yang mampu mengikuti tulisan tangan Hantara.

__ADS_1


Semalam, untuk memberi maaf pada suaminya, Gita memberikan syarat demikian. tanpa berpikir panjang Hantara pun menyanggupinya. dalam benak pria itu ia bisa meminta bantuan asisten pribadinya yang memang sangat bisa di andalkan, dan pastinya itu di lakukan tanpa sepengetahuan istrinya.


 --------


Di tempat yang berbeda Dimas nampak tersenyum penuh arti saat melihat gambar seseorang yang tertera di layar ponselnya, sebelum kedatangan seseorang membuyarkan lamunan Dimas yang kini jauh melalang buana.


"Sayang...kenapa tidak memberi kabar kalau mau ke sini??." ucap Dimas saat menyadari kedatangan Renata.


Kening Dimas di buat berkerut saat melihat sikap kekasihnya yang jauh berbeda tidak sehangat biasanya. bahkan tak ada senyuman manis Khas Gadis itu yang biasanya selalu menghiasi wajah cantiknya.


"Ada apa ini sayang??." Dimas bangkit dari kursinya menghampiri Renata yang masih diam dengan posisi berdiri menatapnya intens.


"Stop it." pinta Renata seraya mengangkat tangannya di udara saat Dimas hendak mendekati dirinya. "Ada apa denganmu sayang, kenapa kamu bersikap seperti ini??." tanya Dimas dengan Wajah bingung. namun sepersekian detik kemudian pria itu seolah tersadar mengapa Renata bersikap demikian.


"Bisa kamu jelaskan semua ini mas???." tanya Renata dengan nada tenang meski hatinya kini bergemuruh hebat.


"Kamu kembali masuk ke apartemenku tanpa izin??." tanya Dimas, kini wajah pria itu berubah datar dan itu membuat Renata spontan tersenyum miris. "Jadi benar dugaanku, kamu tidak benar benar cinta padaku mas." tebak Renata melihat reaksi Dimas saat ini. "Pantas saja selama ini kamu selalu menghindar setiap kali aku membahas tentang pernikahan." lanjut Renata masih dengan nada tenang padahal Saat ini hatinya begitu hancur.


Dugaan Renata semakin kuat saat melihat Dimas hanya diam saja, bahkan Sama sekali tidak menepis tudingannya.


"Sebaiknya kita akhiri hubungan ini cukup sampai di sini, jika suatu saat kita tidak sengaja bertemu anggaplah kita hanyalah dua orang asing yang tidak pernah saling mengenal." Ucap Renata, kini wajah cantik Renata berubah sendu.


"Apa maksudmu??." tanya Dimas seolah tidak terima dengan keputusan Renata.


Renata tersenyum miring kemudian berucap."Aku tidak sanggup menjalin sebuah hubungan dengan seorang pria yang mencintai wanita lain." jawab Renata sebelum beberapa saat kemudian beranjak pergi meninggalkan ruang kerja pria yang kini telah berubah status menjadi mantan kekasihnya.

__ADS_1


Baru beberapa langkah, Renata menghentikan langkahnya sejenak, tanpa menoleh Renata kembali berucap." Aku tidak akan mengatakan semua ini pada keluargaku terutama mas Hantara. tapi satu yang harus kamu tahu, mas Hantara sangat mencintai Gita dan pastinya tidak akan membiarkan pria manapun merebutnya." usai berucap Renata pun kembali melanjutkan langkahnya.


"Rena...Renata... dengarkan aku dulu..!!!" Dimas hendak mencegah langkah Renata namun sepertinya usaha Dimas tidak membuahkan hasil.


Dimas nampak mengacak rambutnya frustrasi melihat kepergian kekasihnya lebih tepatnya mantan kekasih karena beberapa saat yang lalu Renata telah memutuskan hubungan di antara mereka.


Di dalam mobilnya, Renata menumpahkan semua isi hatinya yang kini begitu terluka. tangis gadis itu pun pecah, untungnya basemen gedung perusahaan milik Dimas nampak sepi hanya ada mobil tak berpenghuni yang berjejer rapi.


Tangis Renata terdengar begitu menyayat hati. "Ternyata Selama ini kamu hanya menjadikan aku sebagai sarana untuk mendekati wanita lain mas, bagaimana aku bisa begitu bodoh hingga tidak menyadari itu." gumam Renata di sela tangisnya.


Renata menepuk dadanya berharap sedikit mengurangi sesak di dalam sana."Ternyata sesakit ini rasanya jatuh cinta." Gumam Renata di sela isak tangis.


Meskipun hatinya kini begitu hancur namun tidak membuat Renata membenci sosok Gita yang tidak lain adalah kakak iparnya. menurutnya Gita sama sekali tidak salah dalam hal ini.


Dugaan Renata begitu kuat meski Dimas tidak mengakuinya.


Semalaman Renata mencari cara untuk mencari tahu apa yang sebenarnya di sembunyikan oleh Dimas darinya. setelah pagi harinya, Renata tidak langsung menuju perusahaan miliknya tetapi gadis itu sengaja mendatangi apartemen milik Dimas.


Setelah memastikan mobil Dimas telah pergi meninggalkan basemen gedung Apartemen barulah Renata turun dari mobilnya. bahkan hari ini Renata sengaja menggunakan mobil yang berbeda agar tidak di kenali oleh Dimas.


Awalnya Renata Ragu untuk masuk ke kamar Dimas mengingat hal itu sangat tidak sopan meskipun pria itu adalah kekasihnya. tetapi karena rasa penasaran yang tinggi akhirnya Renata memilih untuk tetap memasuki kamar Dimas.


Jantung Renata seakan berhenti berdetak saat melihat hampir puluhan gambar Gita yang berhamburan di meja sofa yang berada di kamar Dimas.


Wanita mana yang tidak akan berpikir jika kekasihnya mencintai wanita lain saat menemukan begitu banyak gambar wanita tersebut di kamarnya.

__ADS_1


Sayang sayangku jangan lupa dukung karya recehku.... dengan cara like,koment, vote and subscribe. agar aku makin semangat nulisnya 🥰😘😍😍😍😍


__ADS_2