Suamiku Sepupuku

Suamiku Sepupuku
Angel (Markonah)


__ADS_3

Secara sembunyi-sembunyi Daren sudah mengikuti Freya setelah dia pulang dari kantornya, Daren berhati-hati agar tidak diketahui oleh Freya bahwa sekarang dia tengah di ikuti dia ingin mengetahui dimana tempat tinggal Freya yang sekarang.


Terlihat sebuah rumah tidak besar namun juga tidak terlalu kecil di kelilingi pohon-pohon yang rimbun di sampingnya terdapat danau dengan air yang hijau bersih, jika dilihat pun itu memang rumah yang sangat nyaman. “Jadi di sini Freya tinggal di perumahan ini.”


Daren bahagia karena sudah mengetahui tempat di mana Freya tinggal sekarang dan dia akan berusaha untuk mendekati Freya. “Mas maaf sedang apa ya ?”


Deg, jantung Daren berdetak kencang karena terkejut bukan jatuh cinta ya dan dengan berhati-hati Daren memutar tubuhnya menghadap ke arah orang yang sedang memanggil namanya. “Ha, halo.”


“Astaga ini ada pangeran dari mana.” Teriak seorang yang menyapa Daren itu yang ternyata adalah seorang wanita, untung wanita jika waria mungkin Daren sudah ngacir karena ketakutan.


“Astaga saya sampai lupa anda ini siapa ya kenapa intip-intip rumahnya Freya ?” Tanyanya penuh kecurigaan. “Anda ini siapanya Freya ?”


Daren pun jadi gelagapan karena mendengar pertanyaan wanita tersebut, bingung harus menjawab apa. “Hmmm saya, saya, saya suaminya Freya.”


“Apa anda suaminya, jangan ngaco mas. Kalau suaminya kenapa malah berdiri di luar dan tidak masuk kedalam mas bohong ya, apa mas ini sebenarnya orang jahat ?” Wanita itu mundur perlahan karena takut kecurigaannya adalah sebuah kebenaran.


Wanita itu sampai memicingkan matanya karena tidak mendapatkan jawaban dari Daren. “Saya bertengkar dengan istri saya Freya maka dari itu saya hanya bisa melihatnya dari kejauhan, ibu jangan memberitahu Freya ibu bisa kan ?”

__ADS_1


Wanita itu mencebikan bibirnya karena di panggil ibu membuat bulu kuduk Daren merinding disko melihatnya, jahatnya. “Nggg jangan panggil ibu tidak lihat saya masih muda begini masih perawan pula,


masih di segel mas. Kalau tidak percaya mau di coba.”


“Tidak, tidak untuk apa saya coba ?” Daren bergidik ngeri melihatnya. “Oh iya mba ini siapanya Freya ya apa mba juga tinggal di sini ? ” Tanya Daren sekalian untuk mempermudah mendapatkan informasi tentang Freya nantinya.


“Oh iya saya juga tinggal di sini saya tetangganya Freya, dari tadi saya belum kenalan ya mas.” Dengan senyum manisnya membuat orang diabetes melihatnya. “Perkenalkan nama saya Meliza, bisa di panggil Angel kok mas.” Sembari mengulurkan tangan kanannya.


“Ini Meliza ke Angel darimana nyambungnya ya ?” Heran Daren sembari mengernyitkan dahinya.


Tidak mendapat respon Meliza pun menarik paksa tangan Daren dan menjabatnya erat. “Pasti mas heran ya nama panggilannya gak ada nyambung-nyambungnya ?”


“Karena saya itu baik mas seperti malaikat makannya saya di panggil Angel.” Pengen muntah berjamaah.


“Oh iya mas kalau mas suaminya Freya kenapa mas gak masuk saja ke dalam ?” Tanya Meliza. “Mas kan bisa bujuk Freya buat maafin mas.”


“Hmm gimana ya soalnya dia marah banget sama saya jadi dia kabur dan tinggal di sini, tapi saya ada ide tapi ini

__ADS_1


memerlukan bantuan kamu Mel.” Tidak terima di panggil Meliza dia pun sudah menatap tajam Daren.


“Maksud saya Angel, bisa tidak saya meminta tolong sama kamu ?”


.


🍁🍁🍁🍁


.


Apakah Angel adalah jodoh Daren yang tertunda ???


.


🌾🌾🌾🌾🌾🍂🍂🍂🍂🍂


.

__ADS_1


Jika kalian suka dengan ceritanya jangan lupa likenya teman-teman  pembaca setia novelku, dukung author dengan like yang kalian berikan dan jangan lupa rate novel ini. Minta vote juga seikhlasnya kagak maksa banyak supaya author semakin semangat buat nulis ceritanya, terus komentar jangan lupa berikan masukan kalian tentang cerita ini jika kalian penasaran dengan ceritanya, tentunya agar author tahu kalian suka atau tidak dengan ceritanya......


Salam hangat semuanya


__ADS_2