Suamiku Sepupuku

Suamiku Sepupuku
Jangan Dekati Freya


__ADS_3

Semuanya terlihat saling memandang satu sama lain pandangan semuanya terbagi, Freya yang terus melihat ke arah Daren dan juga Ezran begitu juga sebaliknya Ezran dan Daren pun sama.


“Kenapa kak Daren ada di sini dan apa yang sebenarnya sedang kak Daren lakukan ?” Tanya Freya yang tidak suka dengan kehadiran Daren.


“Aku, aku sedang...” Daren terlihat gugup ketika menjelaskannya karena selama ini dia berusaha menyembunyikannya.


“Jadi yang melakukan semua pekerjaan rumah ini kak Daren ?” Tanya Freya sinis. “Untuk apa kak Daren melakukannya ? UNTUK APA ?” Kini Freya sudah membentak Daren yang membuat kedua laki-laki itu terkejut karena ini adalah pertama kalinya Freya berteriak begitu keras membentak seseorang.


“Aku hanya, hanya ingin melakukannya. Karena aku khawatir kepada mu Freya.”


Kini Ezran paham siapa laki-laki yang tengah berada di depannya, dia adalah mantan suami Freya sebenarnya dia sudah mengetahui semua tentang Freya karena dia merasa tertarik dengan wanita yang menjadi sekretarisnya itu maka dia mencari tahu semua tentang Freya.


“Kenapa aku tidak mengenali pria ini, padahal aku pernah melihat fotonya.” Kini Ezran memandang rendah Daren.


“Khawatir ? Hahaha.” Freya sudah tertawa dengan tawa yang dia paksakan. “Khawatir untuk apa ?” Tanyanya yang tidak mengerti lagi apa yang sebenarnya Daren inginkan.


“Karena aku adalah anak yang kamu kandung saat ini.” Daren sudah tidak ingin menyembunyikan semuanya biarlah semuanya terbongkar, jangan ada lagi yang di sembunyikan.

__ADS_1


Freya pun terkejut ternyata Daren sudah mengetahui tentang kehamilannya selama ini. “Dari mana kak Daren mengetahui bahwa aku sedang hamil ?” Hanya itu yang membuat Freya penasaran.


“Sudahlah kak tidak usah mengkhawatirkan aku lagi dan anak yang aku kandung ini.” Jawab Freya acuh yang membuat Daren marah mendengarnya.


“Tapi dia adalah anak ku, bagaimana mungkin kamu tega membiarkannya nanti lahir tanpa kasih sayang seorang ayah.” Daren sudah maju menghampiri Freya dan lengannya siap menarik tubuh Freya masuk ke dalam dekapannya.


Melihat itu Ezran tidak tinggal diam dia segera mendorong Daren dan menarik tangan Freya hingga niat Daren di laksanakan oleh Ezran. “Jika masalah ayah kamu tidak usah khawatir karena aku yang akan menjadi ayahnya.”


Daren kaget begitupun dengan Freya dia pun kaget hingga membelalakkan matanya mendengar ucapan atasannya. “APA MAKSUD MU ?!” Daren sudah sangat marah mendengarnya hingga satu pukulan dia layangkan ke wajah Ezran.


Mendengar itu Ezran yang sudah tersungkur ke bawah hanya tersenyum sinis ke arah Daren dan memandang rendah mantan suami Freya tersebut. “Heh, orang asing kata mu ? Bukannya sekarang di posisi ini kau yang orang


asing ?”


“Beraninya kau, ingat ini baik-baik TUAN EZRAN !” Kembali Daren mencengkram kerah kemeja yang di gunakan Ezran dengan kuat dan menatapnya seolah menyiratkan kalau dia akan membunuhnya. “JAUHI FREYA, JANGAN DEKATI FREYA, jangan kau ganggu dia lagi.”


Mendengar kata-kata Daren emosi pun tersulut juga kepada Ezran apalagi mendengar kata dia harus menjauhi Freya. “JANGAN MIMPI KAU !”

__ADS_1


Dan baku hantam pun terjadi Freya hanya bisa menjerit berusaha menghentikan kegilaan yang sedang terjadi antara keduanya. “HENTIKAN APA YANG SEDANG KALIAN LAKUKAN ?!”


Bukannya mendengarkan mereka malah semakin gencar memukul satu sama lain. “HENTIKAN AKU BILANG HENTIKAN !”


Hingga Freya mengaduh kesakitan barulah keduanya berhenti dan mulai menanyakan keadaan Freya.


.


.


.


.


.


Jika kalian suka dengan ceritanya jangan lupa like ya teman-teman  pembaca setia novelku, dukung author dengan like yang kalian berikan dan jangan lupa rate novel ini. Minta vote juga seikhlasnya kagak maksa banyak supaya author semakin semangat buat nulis ceritanya, terus komentar jangan lupa berikan masukan kalian tentang cerita ini jika kalian penasaran dengan ceritanya, tentunya agar author tahu kalian suka atau tidak dengan ceritanya......

__ADS_1


__ADS_2