Suamiku Sepupuku

Suamiku Sepupuku
Misi Pertama Angel


__ADS_3

“Maksud saya Angel, bisa tidak saya meminta tolong sama kamu ?” Mendengar itu Angel terlihat berpikir keras haruskan dia membantunya.


Dan pada akhirnya dia pun menganggukan kepalanya. “Sok mikir banget nih si Angel.” Batin Daren melihat Angel yang hanya berfikir tidak lebih dari satu menit.


“Jadi mas apa yang bisa saya bantu, tapi mas bantuannya gak gratis.” Nah si Angel memberikan penawaran padahal Daren juga berniat untuk memberikan imbalan tidak meminta bantuannya secara cuma-cuma.


“Iya Angel saya juga gak minta gratis kok bantuannya sama kamu nanti saya bayar, kamu sebutin aja nanti aku transfer.” Namun bukannya menganggukan kepalanya Angel malah menggeleng tegas tidak menerima tawaran yang Daren berikan.


“Kenapa lagi ini si Angel banyak maunya.” Batin Daren mengeluh karena kelakuan Angel.


“Jadi kamu maunya bagaimana kalau tidak mau di bayar.”


Bukannya menjawab Angel nampak memainkan jarinya  sembari menggoyang-goyangkan bahunya bersikap manja di hadapan Daren. “Boleh nimpuk gak mukanya, ya ampun kasihan


sekali istri ku punya tetangga seperti dia ?”


“Apa markonah ?” Saking kesalnya Daren sampai keceplosan memanggil nama Angel dengan sebutan yang dia berikan.


“Siapa markonah ?” Tanyanya bingung.


“Bukan apa-apa.” Daren berkilah. “Jadi apa kalau kamu tidak ingin di balas dengan uang yang akan aku berikan ?”

__ADS_1


“Mas kan tahu aku jomblo tapi aku bukan jones (jomblo ngenes) apa lagi jomblo wati (jomblo yang di tinggal mati).” Mendengarnya Daren hanya geleng-geleng kepala. ”Kenalkan salah satu teman mas supaya Angel bisa PDKT alias pendekatan.”


Daren pun berfikir siapa yang akan dia jadikan tumbal. “Aha kan masih ada Sean, Jeff dan juga Levon.”


“Iya kamu tenang saja itu urusan yang mudah nanti akan ku kenalkan.” Mendengarnya Angel langsung tertawa girang yang suaranya terdengar seperti burung gagak.


“Jadi aku mau kamu membantu ku mengawasi Freya, laporkan apa yang kamu lihat kepada ku. Tentang siapa yang sering berkunjung ke sini, kegiatannya jika senggang dan juga laporkan ketika dia pergi dari rumah, paham ?”


Dan Angel pun mengangguk mengerti. “Siap mas tenang saja, oh iya namanya siapa ya mas saya lupa.”


“Bukan lupa memang saya belum memperkenalkan diri.” Daren pun mengeluarkan kartu namanya dan memberikannya kepada Angel. “Hubungi


aku melalui kontak yang sudah tertera di sana.”


“Iya aku akan bahagia jika Freya memang saat ini hamil anak ku.” Daren terlihat sedih membayangkan dia bisa memiliki anak bersama dengan Freya pasti mereka akan menjadi keluarga yang bahagia.


Angel terlihat bingung kenapa Daren sepertinya tidak tahu. “Lah mas memang separah itu pertengkaran kalian sampai tidak tahu kalau Freya sedang mengandung ?”


Mendengarnya Daren langsung menegang dan menatap Angel tidak percaya, benarkah apa yang di katakan oleh Angel bahwa Freya sedang hamil. “Ha, ha, hamil, Freya hamil, benarkah dia hamil ?”


Daren terus mengguncangkan kedua bahu Angel memaksanya untuk kembali mengatakan apa yang baru saja dia dengar dengan kedua telinganya itu tentang kebenaran yang baru saja dia ketahui.

__ADS_1


“Iya mas Freya sedang hamil saat ini dia hamil lebih dari tiga bulan mungkin sebentar lagi empat bulan. Astaga suami macam apa istrinya hamil saja tidak tahu.” Angel berdecak kesal melihatnya.


.


🍁🍁🍁🍁🍁


.


Jeng


Jeng


Jeng


Freya hamil OMG


.


🌾🌾🌾🌾🌾🍂🍂🍂🍂🍂


.

__ADS_1


Jika kalian suka dengan ceritanya jangan lupa likenya teman-teman  pembaca setia novelku, dukung author dengan like yang kalian berikan dan jangan lupa rate novel ini. Minta vote juga seikhlasnya kagak maksa banyak supaya author semakin semangat buat nulis ceritanya, terus komentar jangan lupa berikan masukan kalian tentang cerita ini jika kalian penasaran dengan ceritanya, tentunya agar author tahu kalian suka atau tidak dengan ceritanya......


__ADS_2