
Daren di landa kebingungan karena dia harus tetap menjaga Freya namun berusaha untuk tidak menunjukan wajahnya. Dan dengan ide yang muncul di kepalanya Daren memaki masker untuk menutup wajahnya agar Freya tidak mual jika melihatnya.
Terlihat Freya mengernyitkan wajahnya ketika melihat Daren memakai masker menutup sebagian wajahnya lengkap dengan topi yang terpasang di kepalanya. “Apa yang kak Daren sedang lakukan ?”
“Aku membawakan mu makanan, ini segera makanlah.” Mengalihkan pertanyaan Freya dan membantu Freya untuk segera duduk di meja makannya.
Terlihat Freya makan dengan lahap dan segera Daren menyiapkan segala vitamin untuk di konsumsi Freya. “Minumlah, aku harus segera pergi ada pekerjaan penting di kantor.”
“Hmmm.” Jawab Freya cuek dan dengan cepat Daren langsung mengecup bibir Freya dan melarikan diri setelahnya.
.
🌾🌾🌾🌾🌾🍂🍂🍂🍂🍂
.
Tepat hari itu enam bulan menginjak usia kehamilan Freya. “Hari ini kita harus ke rumah sakit untuk pemeriksaan kandungan anak kita.” Ucap Daren mengingatkan.
Dan mereka berdua pun segera mengunjungi rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan. Terlihat Freya yang sangat khawatir dengan kondisi kandungannya saat ini. “Aku takut terjadi sesuatu dengan bayinya.”
__ADS_1
Dan Daren hanya tersenyum melihat ketakutan yang ditunjukan oleh Freya yang malah terlihat menggemaskan di mata Daren. “Tidak apa-apa, aku yakin bayi kita pasti baik-baik saja.” Sementara tangannya sudah menggenggam
erat tangan Freya.
Daren dan Freya terlihat bahagia ketika melihat calon anak mereka terpampang di monitor dokter menjelaskan kondisi anak mereka saat ini. “Dokter apakah jenis kelamin anak kami ?” Tanya Daren penasaran.
“Sepertinya anda akan ada saingan untuk menjadi yang paling tampan.” Goda sang dokter.
“Jadi anak kita adalah laki-laki ?” Freya berbinar bahagia sembari melihat ke arah Daren yang juga ikut merasakan kebahagiaan yang tengah Freya rasakan.
“Sebenarnya aku tidak masalah baik itu laki-laki atau pun perempuan yang pasti aku sangat bahagia memiliki anak bersama dengan mu.” Ucap Daren yang semakin menambah kebahagiaan yang Freya rasakan.
Setelah pemeriksaan selesai dokter pun terus memberikan nasehat agar Freya terus menjaga anak mereka dengan baik dan istirahat yang cukup dan menghindari stress yang berlebihan. “Tolong di jaga istrinya dengan baik ya pak.”
“Siap dokter.”
Daren benar-benar menepati ucapannya bahkan dia tidak membiarkan Freya yang hanya berniat untuk membuka pintu rumahnya saja. Daren lebih memperhatikan lagi makanan yang masuk kedalam tubuh Freya.
“Apakah kamu lapar ?” Tanya Daren yang sudah menyendokan nasi ke dalam piring Freya.
__ADS_1
“Bukankah ini terlalu berlebihan untuk ku kak ?” Tanya Freya dengan mata yang sudah berkaca-kaca karena terharu dengan semua yang Daren lakukan untuknya. “Jangan bersimpati kepada ku kak, jangan terlalu memaksakan diri hanya karena aku hamil.”
“Kenapa kamu mengatakan hal seperti itu ? aku melakukannya karena benar-benar ingin melakukannya. Bukan karena simpati tapi karena aku benar-benar mencintai mu.”
Freya tertegun mendengar ucapan Daren. “Aku yang ingin bertanya kepada mu, apakah aku kurang menunjukan rasa cinta ku kepada mu sehingga kamu tidak bisa melihat betapa besarnya aku mencintai mu.”
Dan air mata sudah lolos membasahi pipi Freya. “Sudah jangan terlalu dipikirkan lebih baik kamu makan saja, aaaa..” Terlihat Daren langsung menyuapi Freya yang sudah memakannya sembari menangis.
Daren tersenyum melihat Freya yang makan sambil menangis sungguh terlihat menggemaskan dan Daren pun bangkit berniat untuk mengelap air mata Freya, di saat yang bersamaan Freya pun berdiri dan ikut menghampiri dan langsung memeluk Daren erat.
“Mulai sekarang jangan mencoba membuang ku lagi, jangan mencoba menjauhkan aku dari kalian berdua. Mengerti ?” Dan Freya pun menganggukan kepalanya tanda setuju dengan tubuh yang masih bergetar karena
isakan tangisnya.
.
🌾🌾🌾🌾🌾🍂🍂🍂🍂🍂
.
__ADS_1
Jika kalian suka dengan ceritanya jangan lupa like ya teman-teman pembaca setia novelku, dukung author dengan like yang kalian berikan dan jangan lupa rate novel ini. Minta vote juga seikhlasnya kagak maksa banyak supaya author semakin semangat buat nulis ceritanya, terus komentar jangan lupa berikan masukan kalian tentang cerita ini jika kalian penasaran dengan ceritanya, tentunya agar author tahu kalian suka atau tidak dengan ceritanya......