Suamiku Sepupuku

Suamiku Sepupuku
Hari Kelahiran


__ADS_3

Tok, tok, tok, terdengar suara ketukan pintu dari luar ruangan Ezran dan ternyata itu adalah asisten pribadinya. “Ada apa ?” Tanya Ezran tanpa mengalihkan pandangannya dari kertas yang sedang dia tanda tangani.


“Ini tentang nona Freya.” Ucapan asisten Ezran membuatnya langsung menghentikan aktifitasnya dan melihat ke arah asistennya.


“Ada apa dengan Freya ?” Tanyanya khawatir.


“Sepertinya hari ini nona Freya akan melahirkan tuan, nona sudah berada di rumah sakit bersama tuan Daren dan....” Ezran langsung berdiri dan memakai jasnya.


“Mari kita segera ke rumah sakit tempat Freya melahirkan saat ini, dan jelaskan apa yang ingin kamu katakan selama dalam perjalanan saja. Saya harus segera melihat kondisi Freya.”


“Baik tuan semuanya sudah saya siapkan mari.” Dan asistennya pun mempersilahkan Daren untuk berjalan lebih dahulu dan dia pun mengikuti Ezran dari belakang.


Selama di dalam perjalanan pikiran Ezran hanya tertuju kepada Freya yang kini tengah berada di rumah sakit, dia begitu khawatir dengan kondisi Freya saat ini. “Jadi jelaskan secara detail apa yang sedang terjadi dengan Freya.”


Sebenarnya Ezran selalu mengawasi Freya diam-diam melalui orang-orang suruhannya, asistennya pun menceritakan apa yang terjadi bahkan tentang kondisi Freya yang harus menerima donor ginjal secepatnya.


“Kenapa kamu lambat sekali membawa mobilnya, tambah kecepatannya !” Ezran sudah membentak sopirnya karena dia merasa waktu berjalan dengan lambat.

__ADS_1


“Ba, baik, tuan.” Jawab sopir gugup. Menurutnya kecepatannya saat ini sudahlah tinggi tapi karena itu adalah perintah dia hanya bisa menurut saja.


Dan ketika mobil Ezran melaju dengan cepatnya tanpa mereka sadari disebuah belokan ada sebuah truk besar dari arah samping mereka yang juga melaju dengan cepat menuju ke arah mereka. Dan tiba-tiba kecelakaan tidak bisa di hindari.


Brukkk.....


Truk tersebut  menghantam mobil yang di tumpangi Ezran keras hingga mobil tersebut terpental jauh ke pinggir membuat orang yang ada di dalamnya ikut terombang-ambing karena mobil yang bergerak acak bahkan kaca dan semua yang badan mobil terlihat hancur.


“Freya, Freya aku harus segera menemuinya.” Ezran masih sempat berbicara bahkan dengan kondisinya yang di penuhi darah di seluruh tubuh.


.


.


Di rumah sakit Freya sudah memasuki pembukaan sempurna yaitu pembukaan sepuluh dia pun siap untuk melahirkan. Daren terus setia mendampingi Freya yang sedang berjuang melahirkan anak mereka.


“Sayang aku tau kamu pasti bisa, ayo kita berjuang bersama. Jangan menyerah dan terus dampingi kami.” Daren terus menghujani Freya dengan ciuman di kening istrinya yang setia berdiri di sampingnya dan menggenggam tangan Freya erat.

__ADS_1


“Euhhhhh, huh, huh, huh. Euhhhhh, huh, huh.” Terdengar Freya mengerang mencoba mendorong bayinya agar segera keluar.


“Kamu pasti bisa, kamu pasti bisa.” Dan dokter kandungan sudah menuntun Freya agar mendorong anaknya kuat.


Hingga terdengar suara bayi mereka menangis keras setelah berhasil menempuh perjalanan menuju ke dunia. Dokter pun mengurus ibu dan bayinya dari memotong tali pusar bayi dan juga memeriksa ke dalam tubuh ibunya apakah ada bayi tambahan atau pendarahan yang terjadi.


Dan semuanya normal berjalan sempurna dan setelah itu bayi tersebut di bungkus dengan bedongan bayi dan dokter langsung menyerahkan bayinya kepada ibunya untuk melakukan pengenalan bayi dengan ibunya. “Syukurlah bayi anda sehat dan sangat tampan.”


“Anak ku.” Ucap Freya yang sambil menangis haru, begitu pula dengan Daren yang merasa lega setelah melihat anak mereka lahir dia begitu bahagia yang kadar kebahagiannya tidak bisa di ukur.


Belum sempat Daren bahagia seketika itu Freya sudah terkapar tidak sadarkan diri membuat Daren dan seluruh tim medis panik.


.


🌾🌾🌾🌾🌾🌾🍂🍂🍂🍂🍂


.

__ADS_1


Apakah Freya akan meninggal ?? Dan bagaimana dengan Ezran ??


Like, Vote, komen


__ADS_2