Suamiku Tentara

Suamiku Tentara
Disuapin


__ADS_3

satria pov.


icha menghampiri satria yang ngobrol bareng letingnya.wajah icha cemberut dan icha lagi sangat marah.


"sat,calon kamu thu,sepertinya menuju kesini tapi kenapa wajahnya cemberut bgitu"ujar tian yang melihat icha yang lagi menuju ke arah mereka.


"aku juga ngak tau bang,siapa sih yang membuat icha cemberut "ujar satria yang binggung


icha menghampiri satria dan icha duduk disamping satria.mereka saling berhadap hadapan dan satria binggung kenapa icha menangis.


"bang pulang yuk"ujar icha mengajak satria pulang sambil memainkan jari jarinya satria.


"sayang kenapa sih,kok cemebrut"ujar satria menggenggam tangan icha


"aku hanya cape ajah bang.pegal pegal semua badanku."ujar icha dengan raut wajah cemberut


"kasihan bangat persitnya abang ini, katanya cape dan pegal pegal badanya.sayang mau pulang emangnya sayang udah makan."ujar satria menatap wajah icha sambil mengelus elus pipinya icha.


"nantilah bang,nanti aku makan dirumah ajah"ujar icha dengan raut wajah yang lelah.


"kok gitu sih persitku,sayang dari siang loh belum makan,entar sayang sakit.sayang jangan sampai yah disaat pernikah kita calon istri abang ini jatuh sakit."ujar satria sambil mengusap usap kepala icha.


"sayang,abang ambilin makan buat sayang ya.abang tau,kalau di acara acara seperti ini,sayang malu kan ambil makanan sendiri."sambung satria sambil mencubit cubit pipinya icha.


"iya bang tapi aku lagi malas makan bang.aku nanti makan dirumah ajah.aku ngak nafsu makan disini bang.yuk kita pulang."ujar icha sambil memeluk lengan satria.


"sayang jangan dulu pulang dong,kita tunggu acaranya selesai.aku ngak enak loh sayang sama bang onal,lagi pula para tamu belum pada pulang loh sayang.kan kata sayang setelah acara digedung, sayang mau ikut acara dirumahnya mbak regina."ujar satria mengusap usap rambutnya icha.


"iya sih bang tapi suasana hatiku udah berubah.aku udah malas diacara ini dan ngak mood lagi"ujar icha sambil mencium lengan satria yang berotot.


satria menatap wajah icha dan dihadapkan kearah wajahnya satria.mereka saling menatap sangat dekat.


"sayang tatap mata abang dan jelasin sayang kenapa??siapa yang membuat sayang cemberut seprti ini"ujar satria menatap wajah icha dan icha menyembunyikan wajahnya didadanya satria.


icha menangis dan suara tangisan icha hanya satria yang dapat mendengarnya.satria pun emosi dengan orang yang membuat icha menangis.

__ADS_1


"sayang kenapa menangis. "ujar satria dan satria menggangkat wajah icha dan satria mengusap air mata icha.


"kenapa sayang menangis.katakan ajah sama abang, siapa yang membuat sayang menangis."ujar satria sambil menggangkat alis sebelah yang mulai emosi.


"aku kesal bangat bang."ujar icha yang terus meneteskan air mata.


"udah berhentilah menangis,sayang ngak malu dilihat leting letingku.masa sih ibu persitku nangis.sayang kesal kenapa??apa yang membuat sayang kesal."ujar satria sambil memeluk icha dan wajah icha bersandar didadanya satria.


"aku jelasin dirumah ajah bang.aku pokonya kesal bangat bang"ujar icha sambil membukul mukul perut satria


"auw sakit,kesal sama orang lain.kenapa perut aku yang dipukul,ya sudahlah.sayang makan ya,agar ngak sakit"ujar satria dan satria berdiri mengambil makan dan menyuapi icha makan.


satria tau kalau icha orangnya pemalu mengambil makannya sendiri.semua pribadi icha sangat satria tau karena 3 tahun mereka saling kenal sebagai kakak sama adik angkat.


"ini abang udah bawain makan,kamu makan ya.nanti abang suapin"ujar satria sambil mengaduk anduk makanan yang satria ambil.


"ngak laper aku bang.aku malu lah disuapin."ujar icha sambil mengambil piring yang ditangan satria.


tapi satria ngak memberikan piring yang berisi makan itu sama icha.satria yakin icha ngak akan makan.


"buka mulutmu sayang,sayang harus makan ya."ujar satria sambil menyuapi icha makan.


"satria enak ya.kamu mesra mesraan didepan kami kami yang para bujang."ujar tian yang kesal melihat satria menyuapi icha


"enak apa bang???kenapa sih abang selalu berkomentar.makanya bang,cepatlah pengajuan nikah.agar bisa mesra mesraan kayak kami."ujar satria membuat tian makin kesal.


"enak suap suapan kan sat.kalian berdua merasa dunia milik kalian berdua dan kami letingmu pada ngekos gitu."ujar tian yang mulai kesal.


semua tertawa berbarengan melihat wajah tian yang mulai kesal melihat tingkah satria yang bucin.


"makanya bang buruan nikah,agar bisa merasakan dunia milik berdua"ujar satria sambil senyum senyum mengejek tian.


"dasar bucin kamu satria,nanti setelah kamu nikah sat.aku akan menyusul onal sama kamu kok.ayuk kita pergi dari sini.entar aku makin kesal lihat tingkah satria yang bucinya minta ampun."ujar tian dan letingnya bang tian pergi ganti pakaian.


"sayang bawah baju gantikan ngak??"ujar satria yang terus menyuapi icha makan.

__ADS_1


"aku ngak bawah baju ganti bang.pakaian yang aku pakai kesini udah basah kena jus."ujar icha sambil menatap wajah satria.


"abang bawah kaus sayang, dibagasi motornya abang tapi kausnya loreng."ujar satria


"ngak papa bang,yang penting bajunya bersih"ujar icha sambil makan.


"bersihlah sayang,mana ada abang bawah baju kotor"ujar satria sambil menyuapi icha makan dan makanan yang icha makan pun habis


"abang udah makan??"ujar icha yang baru ajah selesai makan.


"udah lah sayang,coba lihat perut abang udah besar gini"ujar satria sambil memukul mukul perutnya.


perut satria meski udah makan tetap ngak buncit kok.orang tubuhnya satria itu sispek loh.


rgina sama onal atau pengantin menghampiri icha sama satria.


"hay satria.aku sama regina lupa kasih batik kapel ini untuk kalian berdua"ujar onal


"ini buat kalian berdua dan ganti pakaian kalian sana,kan kalian harus menghadir sambungan acara yang dirumahku"ujar regina


"batik ini sama kayak yang dipakai keluargaku dan keluarganya regina"ujar onal


"kalian juga udah mau nikah kan,makanya bang onal meminta aku,buatkan batik khusus untuk kalian berdua juga.kalian adalah keluarganya bang onal, bang tian juga dibuatin batik kapel sama anggi." ujar regina


"ya ampun bang onal,trimakasih udah mengganggap aku sama bang tian bagian keluarganya abang"ujar satria dan satria memeluk onal


"maaf mbak,mbak kenal nama saya tapi saya ngak lupa nama mbak"ujar icha dengan polosnya dan membuat mereka ketawa.


"ya ampun sayang.nama mbak regina kan ada didepan buku tamu,lagi pula sayang sama mbak regina udah sempat kenalan waktu itu dibar.kan abang onal juga mengajak mbak regina kesana"ujar satria dan mereka menertawakan icha.


"iya sih tapi aku lupa,kita bisa kenalan lagi ngak mbak.kenalkan namaku icha zaskia"ujar icha sambil menggulurkan tangan kearah icha dan regina pun tersenyum.


"nama aku regina putri,ini buket bunga pengantin.aku kasih ke kamu ajah icha. kan kalian entar lagi menikah dan ngak mungkin kan aku kasih sama anggi sama bang tian.bang tian ngak ada kepastian gitu."ujar regina


"trimakasih mbak,"ujar icha sambil tersenyum

__ADS_1


"ayuk kita kedalam ganti baju dulu.kalian berdua juga harus pakai bantik kapel itu ya.karena bang tian sama anggi juga udah ganti baju menggunakan seragam batik kapel ini."ujar onal


"iya bang,pasti dan sekali lagi terimakasih bang onal dan mbak regina."ujar satria dan mereka pergi keruang ganti baju.


__ADS_2