Suamiku Tentara

Suamiku Tentara
Satria tiba


__ADS_3

"kenapa satria lama bangat nyampenya.satria ngak tau kita itu lagi nungguin dia."ujar ibu nisa


"aku makin penasaranan ajah sama episode cerita kehidupan ibu satria sama lettu satria yang ternyata ada pelakornya.kehidupan rumah tangga yang sangat hebo dan rumah tangga yang selalu banyak ada dramanya diasrama ini."ujar ibu nela


"ijin bu,sudahlah bu,ngapain nungguin satria??orang aku sudah jelasin semuanya sama ibu."ujar ela


"ibu ela bisa diam dulu,perkataan ibu ini lama kelamaan bikin aku emosi "ujar anggi yang mulai emosi.


icha hanya bisa menangis sambil menunggu satria karena icha juga ngak bisa berkata apa apa sebelum satria kesini dan menjelaskan semuanya.


"ijin bu,ibu yang diam bu,saya disini menuntut hak saya sebagai istri.ibu hanya orang luar didalam hubunganku sama satria."ujar ela yang emosi sama perkataan anggi


"hey ibu ela,ibu ngak sadar ya?ibu itu orang ketiga dalam hubungan rumah tangganya mbak icha sama satria.ibu sudah tau salah,minta hak pula."ujar anggi dengan nada suara tinggi


"ijin bu,ibu ini siapanya satria sih??kenapa ibu banyak bicaranya.ibu icha ajah sebagai istrinya satria biasa biasa ajah dan ngak begitu emosi ibu.kenapa ibu yang emosi??"ujar ela dengan suara yang lebih menggempar


"mohon ijin bu,apa belum puas ibu membuat ipar saya menangis??ibu jangan membawah gosip yang belum tentu benar."ujar sintia yang ikut emosi juga


"ijin bu,ibu ibu semua beraninya keroyokan,kalau brani satu lawan satu dong bu."ujar ela sambil menantang anggi


"maaf ya bu,ini bukan tempat untuk adu kekuatan. kalau biasanya ibu selalu adu mulut atau adu kekuatan sama orang orang yang dikampung ibu,tolong jangan bawah disini ya bu.kami yang tinggal diasrama militer ngak pernah menyelesaikan masalah dengan adu mulut atau adu kekuatan."ujar regina yang mulai kesal.


"ini ada apa sih?kenapa ribut ribut kayak gini??kenapa arisnya jadi kacau kayak gini sih??"ujar satria yang baru ajah tiba.


satria kaget dan binggung.kenapa acara arisanya jadi kaya orang berkubu dua.ada yang memihak sama icha dan ada yang memihak sama ela


"nah,ini orangnya yang kita tunggu tubggu,baru ajah tiba.kenapa kau lama bangat sih satria??"ujar regina


"bang,kau lihat wanita ini,lihat baik baik baik,apa kau mengenalinya??kau lihat wajah wanita ini dengan baik baik dan katakan dengan jujur didepan kami"ujar icha yang berhenti nangis sambil mengusap air matanya.


"iya aku kenal,emangnya kenapa??"ujar satria dengan santainya.

__ADS_1


"hahahaha..ijin,pastilah satria mengenaliku.benarkan setelah melihatku satria mengenali diriku,sudah aku katakan satria pasti mengenaliku."ujar ela sambil senyum senyum bahagia


"kau diam,aku mau ngobrol dulu sama suamiku dan kau jangan berbicara dulu."ujar icha yang emosi menatap wajah ela


"ijin,mau tanya apa lagi sih,orang udah jelas kok."ujar ela dengan raut wajah bahagianya.


"ibu bisa diam dulu kan?aku mau ngobrol sama suamiku dulu"ujar icha


"abang benar benar kenal wanita ini,abang sama wanita ini ada hubungan apa??"sambung icha sambil menangis


"iya abang kenal,kan dia ela. kenapa kau kesini??ada urusan apa kau kebataliyon aku??kamu kesini bikin semua jadi ruyam ajah"ujar satria dengan wajah ketakutan


"aku nanya,abang ada hubungan apa sama wanita ini??"ujar icha dengan nanda tinggi dan suara serak


"ijin,sudah saya jelasin sama ibu,kenapa masih kau tanyakan sama komandan satria.kalau kami ada hubungan apa??"ujar ela sambil senyum membuat emosi icha makin dipuncaknya.


"aku itu nanya sama suamiku bukan sama kamu dan kau bisa diam.aku lagi ngebahas masalah rumah tangga kami."ujar icha yang mulai emosi


satria hanya diam dan ngak menjawab apa apa atau berkata satu kata apapun.


"bang katakan,apa betul yang wanita ini katakan."ujar icha yang emosi dan satria hanya diam


semua mata para persit melihat pertengkaran icha sama satria.icha sama sekali ngak perduli lagi sama apa yang terjadi.


"kataakan bang,jangan diam kayak patung."ujar icha sangat emosi dan nada suara icha tinggi bangat sampai mengempar diruangan itu.


"ijin bu,ibu taukan,kalau orang diam pasti mengiyakan.komandan satria mengiyakan,kalau aku istrinya satria"ujar ela dengan raut wajah bahagia.


"katakan bang,jangan diam.aku butuh penjelasan kamu."ujar icha dengan raut wajah emosi dan sambil menangis.


"emang iya ela istrinya satria."ujar satria dengan terbata bata.

__ADS_1


icha pun menangis, semua orang berubah raut wajah sedih dan prihatin melihat icha.


"ijin bu,sudah aku katakan kan,ibu sih ngak percaya.sekarang ibu harus tepati janjinya ibu.ibu harus tinggalkan komandan satria."ujar ela sambil mengelilingi icha.


"eh bu ela,icha ngak pernah ngomong kayak gitu.ibu jangan asal berkata."ujar anggi yang emosi


"apa kau ngak kasihan sama anak anak kita bang,aku mencoba mempertahankan rumah tangga kita dan kini kau menghianantiku.dasar kau laki laki ngak pernah bersyukur.apa yang kurang dariku bang??apa kesalahanku bang??"ujar icha sambil mendorong dorong tubuh satria


"maafka abang sayang,maafkan abang ya??"ujar satria mencoba memeluk icha tapi icha terus mendorong tubuh satria


"aku tanya sama abang,abang pilih aku apa wanita ini??"ujar icha sambil menangis dan terus mendorong satria yang ingin memeluk icha


"aku memilih kamu sayang,abang ngak mungkin memilih dia.gimana abang meminta pisah sama ela. ela kan lagi hamil loh sayang,bukankah dalam ajaran islam ngak boleh bercerai dalam keadaan hamil."ujar satria dengan raut wajah sedih.


"ijin bu,kasihan juga ya ibu icha,berulang ulang kali memberi kesempatan sama satria tapi lettu satria berulah lagi."gunjingan para ibu persit yang terdengar ditelinga icha


"ijin bu,iya loh bu,kalau aku jadi ibu icha.aku memilih pisah dan aku tuntut komandan satria sampai dipecat jadi tni.biarlah wanita itu sama komandan satria yang ngak punya apa apa."gunjingan para ibu persit


"aku benci kamu bang,aku benci bangat sama kamu."ujar icha berteriak histeris dan icha saat itu benar udah ngak perduli,apa kata para persit tentang icha.


"jangan tinggalkan aku dong sayang,aku ngak mau berpisah darimu.aku sangat mencintai kamu dan anak anak kita."ujar satria memeluk icha dan icha hanya menangis dipundaknya satria.


"maafin abang dong sayang."ujar satria dengan raut wajah menyesal.


"apa belum puas abang sakitin hatiku,aku sudah benar benar cape bang."ujar icha sambil menangis dipundaknya satria


kalau kalian berada diposisi icha,apa yang akan kalian pilih.pergi atau bertahan..??


hay para pembaca novelku.


slama kenal dari kota saumlaki.😊

__ADS_1


__ADS_2