
"aku kenpa sus??."ujar icha,ketika siuman dan icha kaget berada diruangan rawat rumah sakit
"alhamdulilah ibu icha sudah siuman.ibu icha sama suami mengalami kecelakaan."ujar suster yang membuat icha menghawatirkan keadaan satria
"sus,gimana keadaan suamiku??aku ingin melihat suamiku sus."ujar icha sambil bangun dari bed dan menuju ruangan satria dirawat
"bu icha harus tenang,bapak satria lagi ditangani dokter."ujar suster
"aku ingin melihat keadaan suamiku sus."ujar icha sambil mengambil botol infus dan turun dari bed tapi suster menahan icha agar tetap diam dibed.
"ibu harus tenang,ibu juga masih sakit dan masih dalam proses penyembuhan."ujar suster
"tapi sus,aku ingin melihat suamiku sus"ujar icha
"kau harus tenang dik,kau juga mengalami luka dikepalanu.emang kamu ngak lihat kepalamu diperban dan kamu juga masih dalam proses penyembuhan."ujar regina yang tiba bersama ketiga anak anaknya icha.
"tapi mbak,aku hawatir dengan keadaan satria. gimana keadaan satria mbak.??"ujar icha
"bunda,,gimana keadaan bunda??"ujar ikhsan,ketika melihat icha
__ADS_1
"bunda sudah baikan kok,"ujar icha dan regina menggendong ketiga anak anak icha naik ke bed agar berada disampingnya icha.
"satria berada diruangan ICU dan satria belum sadarkan diri.satria membutuhkan 3 kantong donor darah tapi stok darah dirumah sakit ini lagi kosong."ujar regina dan membuat icha menangis.
karena melihat icha menangis anak anak icha memeluk icha
"bunda jangan menangis,kami yakin ayah pasti bisa sembuh dan ayah akan kembali berkumpul sama kita."ujar ikhsan yang masih memeluk icha
"betul apa kata abang ikhsan,satria pasti kuat dan bisa melewatinya.satria pasti bisa sembuh."ujar regina
"mbak regina,apakah sudah ada yang mau donorin darah untuk satria??"ujar icha sambil menangis dan sambil memeluk anak anaknya
"amin dan insyallah orang yang donorin darah untuk satria.selalu dalam lindungan tuhan selalu"ujar icha
"amin"ujar regina
"mbak,aku lupa ngabarin kekeluarganya satria diNTT."ujar icha
"tenang aja icha,keluarga satria sudah mbak kabarin. orangtua satria lagi diperjalan menujuh kekota saumlaki."ujar regina.
__ADS_1
"mbak,aku ingin melihat satria."ujar icha sambil menangis.
"kita tunggu disini ajah,nanti kalau sudah ada kabar tentang keadaan satria baru kita kesana dan lagi pula kamu juga pasien.kamu butuh istirahat juga untuk kesehatanmu."ujar regina
"iya bunda,betul apa kata mama regina.bunda juga harus istirahat.kalau ayah dan bunda juga sakit,siapa yang akan merawat kami bun??kami masih butuh ayah sama bunda,bunda sama ayah harus sembuh."ujar ikhsania
"kami takut kehilangan ayah atau bunda.kami ngak bisa hidup tanpa ayah sama bunda."ujar ikhsan sambil mencium cium pipi icha.
"abang sudah ngak marah lagi kan sama bunda?"ujar icha menatap ikhsan
"sudah ngak lah bun,abang ngak akan marah marah sama bunda lagi.abang sayang bangat sama bunda. abang takut kehilangan bunda ataupun ayah.kemarin abang marah sama bunda karena abang takut kehilangan bunda."ujar ikhsan
"kebahagian bunda sama ayah dan adik adik adalah kebahagian abang juga."sambung ikhsan sambil memeluk icha dan mencium pipi icha.
icha tersenyum bahagia bisa berkumpul lagi bersama anak anaknya.
"bunda,mama regina,adik dan abang,yuk kita berdoa bersama untuk kesehatan ayah.semoga ayah bisa sembuh dan bisa berkumpul lagi bersama kita."ujar ikhsania
"ide yang bagus mbak ikhsania.ayuk sama sama kita doakan ayah."ujar ikhsyan
__ADS_1
mereka pun berdoa bersama untuk kesembuhan satria.