
tiba disebuah bar,disana ada temannya satria bersama pasangan mereka masing masing.mereka merayakan kembali penugasan mereka dikota manado dan cukup setahun lebih,mereka menjalakan tugas perdamaian dan semenjak ditugaskan dilibanon,mereka udah ngak main main ke dunia malam lagi.
"satria kenapa kamu lama bangat sih.emang kau dari mana sih sat."ujar ronal ketika melihat satria baru ajah tiba dibar itu
"maaf ya bang,udah menunggu lama.biasalah bang aku lagi menjemput wanita ini." ujar satria sambil menunjuk kearah icha.
"satria,seprtinya wanita baru ya"ujar tian sambil menuangkan minuman digelas
"bang rian,giliran satria yang harus minum."ujar ronal sambil memberikan gelas yang berisi itu ke satria.
"maaf bang.aku ngak bisa minum bang,aku kan harus antar anak orang pulang.entar orangtuanya bakalan marah sama aku.masa sih aku mabuk antar anak orang pulang."ujar satria sambil menolak gelas itu
"segelas ajah sat,ngk banyak kok"ujar rian menyodorkan segelas untuk satria.
satria menatap icha dan icha hanya menggangguk.satria pun meminum minuman itu hanya segelas.
"satria perkenalkan siapa nama pacar baru kamu tu."ujar pacarnya rian yang bernama stela
"nama saya icha"ujar icha sambil berjabat tangan satu persatu temannya satria dan memperkenalan namanya.
"satria,emang kamu udah putus ya sama tia.kenapa kamu putus sama tia,kami ngak tau dan sejak kapan kamu sama tia putus.cepat bangat sat,kau move on dari tia dan cepat bangat kau mencari penggantinya tia"ujar pacar ronal namanya regina.
"mmmm.saya sebenarnya..."ujar icha yang terpotong dilanjutkan onal.
"ini bukan pacarnya satria tapi adik angkatnya satria."ujar onal
__ADS_1
"janganlah bahas nama tia,aku thu malas bahas tia.lebih baik kita lanjutkan ajah acaranya."ujar satria
"icha mau makan apa??"ujar satria sambil menatap wajah icha dan bau minuman dari mulut satria bikin icha mau muntah,sangat menyengat.
"apa ajah bang,aku makan apa yang abang pesan ajah.aku ikut ajah sama kayak yang abang pesan,"ujar icha menatap wajah satria
"kalau gitu, kita makan sepiring berdua ajah dik."ujar satria yang usil membuat wajah icha merah
"jangan sok romantis ya satria,kau fikir dunia ini milik kalian berdua gitu."ujar tian membuat satria ketawa
"abang tian iri ajah sih bang,abang kan bawah pasangan. tunjukin, kalau abang itu romantis"ujar satria
"satria,coba kau lihat wajah icha dari tadi berubah merah merona,saat kau mengkatakan makan sepiring berdua"ujar dimas
"satria, kau itu minum hanya segelas tapi kelihatan udah mulai deh resenya."ujar tian yang kesal dan perktaan tian membuat mereka semua pun ketawa.
pesanan makan mereka pun tiba,pelayan membawah pesanan makan satria.
"ini pak pesanannya,"ujar pelayan sama satria tapi ngak ada balasan dari satria.
"trimakasih mbak"ujar icha karna satria tidak membalas ucapan pelayan dan pelayan itu pun pergi.
"ini pesananmu dik,abang suapin ya, agar kelihatan romantis gitu."perkataan satria menggoda icha membuat leting satria kesal.
"kalian lihat tingkah satria.bikin kesal ajah tau."ujar rian sambil tersenyum
__ADS_1
"gila kau sat,kau belaga bangat,kau sok romantis,biasanya kau orangnya super cuek sama cewek. kenapa sama icha,kau sok romantis dan waktu bersama tia dulu.kau cueknya minta ampun sat"ujar tian sambil geleng geleng kepala
"bang tian, aku lagi malas bahas nama itu.aku saat ini mau romantisan sama icha ajah malam ini dan seterusnya."ujar satria membuat semua leting satria ketawa
"taik kau sat,pasti kau romantis begini hanya awal awalnya ajah kan dan pasti ada yang baru,kau pasti lupa yang lama"ujar ronal sambil terus mengejek satria.
"ngak kayak gitu kok bang,icha jangan percaya apa kata letingku,mereka pada iri sama kita."ujar satria dan icha hanya memilih diam dengan percakapan mereka.
"ngapain aku iri sama kamu sat,aku ajah saat ini lagi sibuk ngurusin pengajuan nikah.kamu thu,pasti hanya habis dipacaran doang"ujar ronal
satria pun terdiam dan leting letinnya satria menertawakan satria.
"nal, rupanya satria ngak berkomentar lagi.udah jelas, satria hanya ingin main main ajah."ujar tian.
ronal,tian,dimas dan rian. mereka ketwa melihat satria ngak berkata apa apa dan satria memilih diam.
"kata siapa aku hanya sampai pacaran sama icha,aku juga akan menikahinya kok bang tapi setelah bang ronal."ujar satria membuat mereka ketwa
"sudahlah sat,jangan membelah diri seperti itu."ujar tian
"lihat ajah nanti bang.jangan kaget nantinya aku udah pengajuan nikah."ujar satria dengan sangat serius
"kami itu sangat tau siapa kamu sat.kamu tipe cowo yang selalu memberi harapan palsu."ujar tian yang terus menbongkar pribadinya satria.
"kita lihat ajah nanti bang tian,apa yang akan terjadi di tahun kedepan.apa perktaan satria serius atau hanya main main."ujar ronal
__ADS_1
"abang lihat ajah nanti.aku kali ini mengatakan seriusnya serius"ujar satria membuat icha ketakutan.
icha takut dengan omongan satria,kalau emang benar perkataan satria,icha ngak enak sama tia pacaranya satria.