
Sore hari anggi sama regina main kerumah icha dan anggi sama regina kangen sama anak angkatnya mereka yaitu ikhsan.
"icha apa kau udah ada kabar dari satria??"ujar regina sambil menggendong ikhsan
"belum mbak,ini udah dua minggu bang satria ngak ada kabar"ujar icha sambil melipat baju
"gimana ya keadaan mereka disana,bikin kita kita pada hawatir."ujar regina regina dengan raut wajah sedih.
"karena kekacauan dipapua,membuat mereka ngak ada kabar yang membuat aku susah tidur dan semangat hidupku benar benar tak ada lagi mbak."ujar anggi yang ikut sedih mengingat suaminya.
"mbak memikirkan mereka yang belum ada kabar dan mbak memikirkan kekacauan di papuan belum juga usai."ujar regina yang meneteskan air mata.
"dari pada kita berfikir fikir buruk kejadian yang akan terjadi pada suami suami kita.lebih baik kita doakan suami kita dalam lindungan allah swt slalu dan papua tetap bersatu dengan indonesia karena tanpa papua negara ini ngak ada keindahannya.keindahan indonesia juga berada dibagian indonesia timur."ujar icha
"kita doakan semoga papua bisa aman kembali bersatu bersama negara indonesia dan semoga segera ada kabar baik dari suami suami kita."ujar icha yang baru selesai melipat baju.
"amin"ujat anggi sama regina
regina sambil mengambil ikhsan dibox bayi karena regina mau menggendong ikhsan.
tiba tiba hp icha berdering dan icha pun bahagia. ketika melihat yang menelponya adalah satria, suaminya yang icha tunggu kabarnya.
"alhamdulilah mbak,doa kita terkabul"ujar icha dengan raut wajah bahagia
"kenapa icha,ada apa?"ujar regina sambil duduk dan menggendong ikhsan.
"bang satria menelponku,alhamdulilah akhrinya.abang menelpon juga."ujar icha tersenyum bahagia.
"alhamdulilah,angkat ajah mbak icha.akhirnya mereka ada kabar juga."ujar sintia sambil tersenyum bahagia.
"assalamulaikum istriku.apa kabar?maaf baru ngasih kabar.kamu pasti hawatirkan"ujar satria dari sebrang telfon
__ADS_1
"waalaikum salam bang,alhamdulilah baik bang dan abang apa kabar???alhamdulilah akhirnya abang ada kabar juga."ujar icha dengan nada suara menangis.
"baik juga sayang,maaf baru kasih kabar. disini ngak ada jaringan."ujar satria sambil tersenyum.
"sat,apakah disampingmu ada bang onal sama bang tian disampingmu."ujar regina
"ada mbak,kami lagi duduk bersama ini mbak."ujar satria yang hanya nelpon suara.
"kita vc ajah bang.kami kangen sama kalian disana.apa kalian ngak kangen sama istri istri kalian"ujar anggi dan mereka pun vc.
anggi,icha sama regina menangis serentak ketika melihat sosok suami mereka dalam keadaan baik baik ajah.kamera hp satria dihadapkan kewajah satria,ronal sama tian.
kamera hpnya icha dihadapkan kewajah icha,regina,anggi,sintia dan ikhsan.sintia menggendong ikhsan.
"kalian disana baik baik ajah kan abang.kalian ngak ada yang luka atau terjadi sesuatu kan."ujar anggi
"alhamdulilah,disini kami dalam keadaan baik baik ajah.kami tau pasti kalian merindukan kami kan,kami disini baik baik ajah karena berkat doa kalian para istri."ujar tian
"kalian istri istri prajurit yang terhebat dan terkuat.tak salah kami bertiga memilih kalian menjadi persit persitnya kami.kalian menghadapi cobaan sendiri tanpa ada kami disamping kalian dan alhamdulilah kalian bisa melewati semua cobaan sendiri."ujar satria
"trus gimana keadaan dipapua?udah mana kan??"ujar regina
"alhamduliah udah aman.udah ngak ada kekacawan lagi.sebenarnya orang papua itu baik baik kok"ujar ronal
"alhamdulilah"ujar icha,regina,anggi dan sintia berbarengan.
"yang jelas orang papua baik,contohnya aku berasal dari papua.aku orang baikan."ujar anggi
"iya ya, kita kita lupa,kalau anggi berasal dari kota sorong yang dipapua.anggi contoh orang papua yang baik hatinya."ujar regina membuat semua tertawa dan tiba tiba ikhsan menangis
"mbak icha, mbak susuin dulu,ikhsanya mungkin ikhsan haus."ujar sintia yang lagi menggendong ikhsan dan ikhsan dipindahkan ke pangkuan icha.
__ADS_1
"hay anak ayah yang tampan.alhamdulilah kamu udah diperbolehkan pulang kerumah ya.maafkan ayah ya nak."ujar satria dan icha menghadapkan kamera hpnya kewajah ikhsan.
"hay ikhsan,udah besar ya.anak angkatku ini."ujar ronal dengan senyuman.
"hay ikhsan anak angkatnya om tian yang ganteng."ujar tian
"hay juga,apa kabar ayah,papa dan pipi."ujar icha yang kembali menghadapkan kameranya kepada ikhsan,icha,anggi,regina dan sintia
"waw siapa nie papa dan siapa pipinya ikhsan."ujar satria membuat ronal sama tian pun binggung
"kalau bang tian harus dipanggil pipi karena aku dipanggil mimi."ujar anggi sambil senyum
"pangilan yang bagus.kita saling panggil pipi sama mimi ajah sayang."ujar tian dan anggi hanya ngangguk sambil senyum.
"kalau bang tian dipanggil pipinya ikhsan,itu tandanya aku dipanggil papa dong."ujar ronal membuat regina malu.
"iya,kamu benar sayang karena ikhsan memanggil aku mama dan abang adalah papanya ikhsan."ujar regina dengan senyuman
"enak dong ikhsanya punya tiga ibu dan punya tiga ayah"ujar sintia sambil senyum
"bukan hanya tiga adikku,ada limah ibu dan limah ayah."ujar satria membuat mereka binggung
"ko limah bang,siapa tambahan ibu sama ayahnya ikhsan."ujar sintia
"mbak satriana sama suaminya dan ada sintia sama calonya.kalau sintia udah nikah."ujar satria membuat pipi sintia merah
"cie bang satria,adik kita malu, belum ada pasangan."ujar icha bercanda
"idih mbak icha bahas topik masalah jodohku.kalau aku belum punya pacar,nanti usilnya abang satria kumat lagi."ujar sintia yang cemberut
"hanya bercanda kok dik,"ujar icha
__ADS_1
semua ketawa melihat wajah sintia berubah merah.