Suamiku Tentara

Suamiku Tentara
Arisan


__ADS_3

persit gorontalo hari ini mengadakan acara arisan.semua ibu persit lagi berkumpul bareng disalah satu ruangan.


icha,sintia,anggi dan regina juga ikut hadir.kali ini regina yang menerima arisan.


"selamat ya mbak regina"ujar icha sambil cipika cipiki


"trimakasih ya icha."ujar regina sambil memeluk dan cipika cipiki sama icha


"selamat mbak regina."ujar sintia sambil tersenyum


tiba tiba salah seorang wanita menghampiri ketua persit dan ketua ibu persit memanggil icha


"ibu satria diharapkan kedepan."ujar ketua ibu persit dengan raut wajah sedih.


icha pun kaget dan binggung.apa yang terjadi,icha pun menghampiri ketua ibu persit yang lagi bersama seorang wanita yang ngak icha kenal.


"ijin bu,iya bu, kenapa ya bu??"ujar icha sambil senyuman


"begini bu satria,ibu ini yang namanya ibu ela.ibu ela ini mengatakan kalau ibu ini adalah istrinya komandan satria dan saat ini ibu ini dalam keadaan hamil."ujar ibu ketua persit dan semua ibu ibu persit yang berada ditempat itu pun kaget


"oh ibu icha ini adalah istrinya lettu satria ya??perkenalkan bu saya juga istrinya satria."ujar wanita itu dengan sombongnya.


icha mendengar itu icha merasa tersambar petir dan merasa binggung.


"iya betul bu,saya istrinya satria.maaf ibu kenal sama abang satria berapa lama?? kapan kalian menikah?"ujar icha.


"saya kenal sama satria waktu satria hilang saat penugasan di RI malaysia.saya lah yang menolong satria.saat satria diculik waktu itu."ujar ela sambil menatap sini sama icha


"saya ngak percaya bu,ibu jangan mengaku ngaku satria adalah suaminya ibu.suami saya ngak pernah melakukan hal itu.saya tau suami saya dan orangnya ngak seperti itu.lagi pula ibu ngak punya buktinya yang mengatakan satria suaminya ibu"ujar icha


"ijin bu,buktinya saya lagi hamil bu dan kandungan saya bukti dari hubungan pernikahan kami bu.ibu mau bukti apa lagi sih bu??"ujar ela


"ngak mungkin,saya harus menelpon suami saya dulu bu.saya harus minta klarifikasih dari suami saya dulu bu.saya ngak bisa percaya hanya sebelah pihak seprti ini.saya butuh penjelasan dari suami saya dulu bu."ujar icha yang mulai emosi


"ijin bu,sudahlah bu, ngapain minta penjelasan dari satria bu??ibu relakan satria untuk saya.apakah ibu ngak kasihan sama bayi dikandungan saya?"ujar ela

__ADS_1


"kenapa saya harus merelakan suami saya untuk ibu? dan ibu menggatakan saya harus relakan suami saya demi anak yang ada dikandungan ibu.saya juga punya dua anak bu.saya juga harus perduli sama masa depan anak anak saya bu.tunggu saya telpon suami saya dulu bu."ujar icha sambil menelpon satria dan ela menggambil hp icha dan icha pun kaget


"ijin bu,ngapain ibu menelpon satria??apa kurang jelas penjelasan saya bu.saya udah jelasin semua sama ibu, kalau saya istrinya satria."ujar ela sambil mengambil dan menahan hp icha.


"saya ngak bisa percaya penjelasan kamu,sebelum suami saya menjelaskan padaku semuanya dan berikan hpku agar aku telfon suamiku dulu.aku minta penjelasaan dari suamiku dulu dan saya merasa dipermalukan sama omong kosongnya ibu."ujar icha mencoba merebut hpnya dari ela


"ijin bu,ya sudah bu,silahkan telpon satria.mintalah satria kesini tapi bu,kalau omongan saya benar.kalau saya juga adalah istrinya satria.apa ibu mau merelakan satria untuk keluarga kecil kami??"ujar ela


semua ibu persit mulai bergunjing dan ngak tau apa omongan mereka.icha merasa disedih dan malu karena icha merasa masalah rumah tangganya telah diumbar diarisan persit kali ini.


"kita lihat ajah dulu bu.saya telpon suami saya dulu dan kita minta suami saya kesini.kita dengarkan dulu penjelasan suami saya dan kita meminta sama suami saya.apakah suami saya memilih ibu atau memilih saya.saya juga harus memikirkan batin anak saya bu."ujar icha kedengaran udah mulai mewek.


"ijin bu,ya sudah telpon satria sekarang bu,agar semua jelas bu."ujar ela sambil memberikan hpnya icha.


icha pun menelpon satria.icha kelihata udah mulai emosi,sedih dan malu karena ibu ibu persit mulai bergunjing mengatakan sesuatu yang buruk buruk soal masalah rumah tangga icha sama satria.


"assalammualaikum sayang."ujar satria yang terdengar dari hpnya icha.


"waalaikum salam,bang cepat pulang dulu keasrama sekarang."ujar icha dengan nada suara tinggi dan sangat emosi


"abang kesini sekarang,susah jelasin lewat sambungan telfon."ujar icha yang makin emosi


"aduh sayang katakan dulu maslahnya,masa sih abang pulang dan abang pulang ngak tau ada masalah apa??hahahah"ujar satria yang dilanjutin ketawa yang m3mbuat icha makin emosi


"abang ketawa apa sih??apa yang lucu??aku mau ngobrol serius bang."ujar icha yang makin kesal


"maaf sayang,abang ketawa karena lagi ngobrol sama leting letingnya abang."ujar satria


"ya sudah abang cepat kesini.ada masalah serius bangat.aku tunggu diasarama sekarang juga dan jangan pakai lama."ujar icha dengan nada yang kesal


"jelasin dulu sayang masalah apaan sih??malsah penting apa??"ujar satria yang terus membuat emosi icha naik.


"ada wanita yang mengaku ngaku,kalau wanita itu istrinya abang.cepat abang kesini,kita tunggu abang sekarang."ujar icha yang makin emosi


"ya ampun sayang, itu ngak benar.sayang percaya abang kan.aku ngak mungkin melakukan itu.mana bisa abang menikah lagi,abangkan tni yang dilarang poligami"ujar satria yang mulai emosi

__ADS_1


"makanya cepat kesini dan jelasin semuanya bang.kami butuh penjelasan abang,masalah ini membuat rumah tangga kita dipermalukan."ujar icha yang makin emosi


"ya sudah abang kesana,assalammualaikum sayang."ujar satria


"walaaikum slam."ujar icha dan mereka mematikan sambungan telpon


"ijin bu,gimana satria mau kesini kan bu satria??"ujar ibu nela


"ijin bu,lebih baik, ibu tinggalkan satria.relakan satria untuk saya bu.orang satria suami saya kok bu."ujar ela


"saya ngak bisa meninggalkan suami saya karena suami saya mengatakan ,alau suami saya ngak pernah menikah lagi atau melakukan poligami"ujar icha


"ijin bu,satria mengatakan itu karena satria belum ketemu sama aku.kalau satria ketemu sama aku pasti satria akan mengetahui siapa saya??"ujar ela


"tutup mulut ibu dan jaga bicara ibu,saya ngak suka ibu mengatakan hal hal buruk soal suami saya bu."ujar icha dengan nada suara yang tinggi


"ijin bu,ibu aku mohon tinggalkan satria demi anak dalam kandunganku bu.ibu jangan egois dong bu"ujar ela memohon didepan icha


"saya ngak egois bu,saya juga punya anak bu,saya juga memikirkan anak anak saya dan saya ngak akan merelakan suami saya demi wanita lain."ujar icha yang mulai mewek.


"ijin bu,bu kasihani lah saya bu.dimana hati ibu??kita sama sama wanita dan pasti ibu tau rasanya jadi saya bu"ujar ela sambil menggenggam tangan icha.


"bu,semestinya kata kata itu buat ibu.dimana hati ibu?? ibu sudah tau satria punya anak sama istri. kenapa ibu mau juga menjadi istrinya suamiku bu?"ujar icha yang sudah makin mewek


"sabar ya mbak."ujar anggi dan icha menangis dipelukan anggi.


sintia sama regina menghampiri icha yang menangis.semua ibu persit berada ikut prihatin dan ada juga yang bergunjing sama rumah tangga icha dan satria


"aku ngak percaya, kalau kakakku melakukan itu. mbak icha percaya sama abangku kan."ujar sintia yang berdiri disamping icha yang lagi menangis dipundaknya anggi.


icha mulai binggung mau percaya sama satria atau percaya sama kata kata ela.


"mbak yakin satria ngak kayak gitu icha.kita tunggu satria ajah dulu.kita minta penjelasannya satria."ujar regina


acara arisan saat itu benar benar kacau karena kedatangan ela.icha menangis terus dan binggung.

__ADS_1


__ADS_2