
hari ini icha mulai mengajar disekoah SD muhamadiaya batudaa dikampung keluarganya icha tinggal.sekolah yang berada dibatudaa ada TK,SD,SMP dan SMA MUHAMADIYA BATUDAA.
icha pun menyekolahkan ikhsan di Tk muhamadiya karena TK itu berdekatan sama tempat icha mengajar menjadi guru honor di SD MUHAMADIYA batudaa.
satria mengantar icha sama ikhsan didepan gerbang sekolah.kalau satria mengunakan seragam dinas, satia ngak boleh turun dari mobil.
masyarakat dikampung icha dan guru guru disekolah itu ngak boleh tau profesi satria. kalau satria suami icha berprofesi prajurit negara dan mobil pun berhenti didepan gerbang
"ayah,abang pergi sekolah dulu ya."ujar ikhsan sambil mencium kedua pipi satria dan ikhsan memindah tempat duduknya berada dipangkuan satria yang duduk ditempat menyetir mobil.
"iya sayang,hari ini adalah hari pertama anak ayah masuk sekolah ya.belajar yang pintar ya nak,buat ayah sama bunda bangga."ujar satria sambil mencium pipi ikhsan yang berada dipangkuannya.
"iya dong ayah,doain abang agar jadi orang sukses"ujar ikhsan
"pastilah nak,ayah sama bunda selalu doain anak anak ayah sama bunda jadi anak pintar,soleh/soleha dan jadi anak yang berguna bagi negara juga." ujar satria sambil mencium pipi ikhsan.
"trimakasih ayah,aku sayang ayah.ayah adalah contoh abang karena abang ingin seperti ayah. ayah mengabdikan diri untuk negara.abang juga mau mengabdikan diri untuk negara indonesia."ujar ikhsan
"amin,,ayah juga sayang sama abang.ayah pasti selalu mendoakan anak anak ayah agar bisa mengapai cita cita setinggi mungkin"ujar satria yang terus memeluk ikhsan
"oh jadi ayah sama abang ajah yang saling sayang sayangan gitu? trus lupa sama bunda ya?abang sama ayah udah ngak sayang sama bunda kah??"ujar icha berpura pura cemberut.
ikhsan sama satria bersamaan memeluk icha dan icha pun ketawa melihat tingkah suami sama anaknya yang bucin.
"kami juga sayang bunda kok,bunda ngak akan terganti dihati abang,adik dan juga ayah.kami sayang bunda,bunda sangat baik,sabar,walau terkadang sering bawel."ujar ikhsan.
ikhsan sama satria ketawa berbarengan.
"bunda sedih loh,abang sama ayah ketwaain bunda.kata abang bunda bawel"ujar icha dengan raut wajah cemberut.
ikhsan sama satria pun mencium pipi icha berbarengan.
"bunda emang bawel,iya kan ayah??"ujar ikhsan sambil menatap wajah satria dan satria menatap waJah icha.
"iya,emang bunda bawel.bunda bukan ayah yang mengatakan kaya gitu ya bun.abang yang mengatakannya bun."ujar satria menatap wajah icha sambil menahan ketawa dan raut wajah icha berubah kesal.
"ayah sama sama kompak ya?bunda sedih ajah deh,masa sih abang sama ayah mengatakan bunda bawel."ujar icha sambil cemberut.
"bunda jangan sedih dong,kalau budah sedih,nanti cantiknya bunda hilang."ujar ikhsan membuat icha sama satria ketawa bersama.
"ayah,masa sih putra kita yang ganteng ini,sudah mulai gombain bundanya.emangnya abang belajar dari siapa?"ujar icha menatap wajah ikhsan dan ikhsan menatap wajah satria.
"idih,kok menatap sama ayah sih bun.ayah ngak pernah gombalin siapa pun,kalau sama bunda. ayah ngak pernah gombalin bunda."ujar satria.
__ADS_1
ikhsan memeluk satria sama icha dan mereka bertiga ketawa.
"sudah sudah,kita turun ajah dari mobi,nanti ayah telat apel pagi."ujar icha
ikhsan sama icha salim sama satria.icha sama ikhsan turun dari mobil menuju ke dalam sekolah.
**************
diwaktu jam istirahat,icha baru dari kelasnya ikhsan.icha duduk duduk dikursinya yang ada diruangan guru sambil main hp.
icha mengajar disekolah yang satu tempat mengajar sama mantan pacarnya icha.
jenri mantan pacar icha yang dulu pernah ketemu sama satria,waktu berlibur dirumah neneknya icha.
dijam istirahat jenri menghampiri icha dimejanya icha yang ada diruangan guru.
"icha,akhirnya kau bisa mencapai cita citamu menjadi seorang guru.aku fikir masa depanmu ngak akan pernah berubah."ujar jenri sambil duduk didepan mejanya icha dan duduk hadap hadapan sama icha duduknya.
"alhamdulilah,alhamdulilah ini berkat suamiku yang sudah mengsuportku dari awal sampai aku bisa menggapai cita citaku menjadi seorang guru."ujar icha dengan nada suara yang santai sambil memainkan hpnya
"kamu kuliah dimana icha?? kapan kau kuliah??kenapa aku ngak tau ya??"ujar jenri tapi icha ngak menatap wajah jenri karena icha sibuk sama hpnya.
"aku kulia di UNG dan aku kuliah 4 tahun yang lalu. aku baru ajah wisuda tahun ini dan tahun ini pun aku melamar menjadi guru honor disekolah ini."ujar icha yang terus memainkan hpnya
"pasti kau bangga memiliki suami seperti satria kan?satria membuat kamu menggapai cita citamu."ujar jenri yang terus menatap wajah icha tapi icha ngak menatap jenri.
"maksud kamu apa???kamu menyindir aku kan??aku itu bicaranya baik baik tapi kamu dari kata katamu selalu menyindir aku "ujar jenri yang mulai emosi
"aku lah yang harus bertanya itu sama kamu.kenapa kau mengatakan itu padaku??siapa yang menyindirmu dan aku ngak menyindirmu sama sekali.kenapa juga kau tersinggung??apakah ada kata sindiran kah dari perkataanku?."ujar icha yang mulai emosi dan meletakan hpnya dimeja kerjanya.
"icha dari perkataanmu kayaknya kamu menyidir masalalu kita karena aku ngak mau berjuang bersamamu karena duliu kamu hanya wanita yang lulusan SMA."UJar jenri
"aku ngak pernah menyidir kamu dan aku juga ngak pernah ada niat untuk membahas masalalu karena masalalu hanya menjadi masa yang harus aku lupakan."ujar icha
"katakan lah icha,jujur ajah icha,maksud dari perkatamu."ujar jenri yang makin emosi
"lebih baik kau balik ke mejamu,jangan buat aku pun ikut emosi.dasar kau orang aneh."ujar icha yang emosi dan mencoba sabar.
"aku ngak suka sama perkatamu.kau kayaknya selalu menyindirku.kau bangga sama suamimu yang hanya lulusan SMA itu dan ngak punya masa depan itu."ujar jenri dengan sombong membuat raut wajah icha berubah sangat marah
"tutup mulutmu,kamu sudah menghina suamiku dan jaga batasanmu jen.aku katakan lebih baik kau balik kemeja kerjamu jen"ujar icha dengan nada suara yang sangat tinggi membuat guru guru yang berada diruang guru itu pun kaget dan binggung melihat icha sama jenri ngobrolnya sudah pada emosi.
kepala sekolah pun yang ada disebelah ruangan mendengar dan kaget dnegan pertengkaran icha sama jenri
__ADS_1
"idih sombong banggat kau,kau memiliki suami kayak satria itu yang hanya lulusan SMA.mungkin pekerjaan suamimu hanya kerja kantoran atau kerja ditokoh kayak kamu dulu spg MATAHARI"ujar jenri
"cukup jenri,kau bersikap sombong karena kamu lulusan sarjana.diluar sana banyak sarjana dan banyak juga yang menjadi guru tapi mereka ngak bersikap sombong kayak kamu yang menghina orang lain yang hanya lulusan SMA."ujar icha
"alhamdulilah,aku bersyukur kita ngak jadi suami istri.karena allah swt mengtahui,kamu bukan lelaki yang baik."ujar sambung icha
"ingat jenri suamiku emang lulusan SMA tapi suamiku jauh lebih baik dari kamu.suamiku mampu melewati semuanya bersamaku dari nol bukan pergi meninggalkanku."sambung icha yang sangat emosi menatapa jenri
"tu kan benar,kau mengkatan itu.aku dulu meninggalkanmu yang ngak sarjana.aku memilih selingkuhinku yang sarjana agar aku punya keluarga yang terjamin.ngapain juga aku menikah sama wanita yang ngak sarjana karena aku ngak mau hidup sama wanita yang ngak punya masa depan kayak kamu dulu."ujar jenri
"iya aku sudah tau kok,sri udah mengatakan semuanya padaku.sri juga pernah mengatakannya padaku,kalau kau selalu menghina suamiku,kau mengatakan suamiku hitam,jelek dan ngak punya masa depan.kau juga mengatakan aku cocok menikah sama suamiku. kami berdua sama sama ngak punya masa depan.itu kan yang kau katakan."ujar icha yang emosi.
pertengkaran icha sama jenri jadi tontonan bagi teman teman sesama guru dan murid murid disekolah itu.
"kan emang betul icha,suami kau emang hitam,jelek dan ngak punya masa depan kan??"ujar jenri dengan sombong dan suaranya bernda tinggi
"apa apaan ini,kalian itu guru.kalian itu guru yang mencontohkan ngak bagus sama murid murid dan pak guru jenri ngak boleh berkata kayak gitu sama suaminya ibu icha.kau seharusnya berterimakasih sama suaminya icha."ujar kepala sekolah yang baru tiba diruangan guru
"ijin bu,kenapa saya harus berterimakasih sama suaminya icha bu??emang suaminya icha kerja apa sih bu?"ujar jenri dengan songongnya
"suami icha berprofesi seorang prajurit atau seorang tentara.berkat suami icha,kau bisa bernafas dengan legah jenri."ujar kepala sekolah membuat jenri kaget dan jenri pun terdiam karena selama ini jenri ngak tahu,kalau sebenarnya suami icha seorang tentara.
"kau pasti kaget dan merasa ngak percaya kan pak jenri.suami ibu icha berprofesi seorang tentara,ibu icha sama bapak satria selalu menutupi profesi bapak satria.suaminya icha mau,kalau ada yang menghormati mereka karena profesi abdi negara. satria ingin semua orang bersikap biasa biasa saja tanpa ada perbedaan dari orang orang."sambung kepala sekolah
"sebenarnya ibu icha sama komandan satria meminta aku untuk menutupi profesi komandan satria dari rekan rekan guru atau temannya ibu icha.aku pun akhirnya menggatakan profesi suami ibu icha karena jenri sudah keterlaluan menghina ibu icha sama suaminya."ujar kepala sekolah
"jenri janganlah karena kau sarjana, trus seenaknya kau mengganggap orang yang lulusan SMA ngak bisa sukses. semua masa depan orang ngak ada yang tahu.jangan kau sarjana trus kau bisa seenaknya menghina orang lain yang hanya lulusan SMA."sambung kepala sekolah.
"jenri,kamu ajah yang sudah bertahun tahun masih tetap bertahan menjadi guru honor yang belum ada jaminan masa depan.suami icha yang hanya lulusan SMA ajah udah punya jaminan masa depanya karena suami ibu icha berprofesi prajurit."ujar idam
"suami icha yang kau hina lebih sukses dari kamu dan memiliki masa depan.negara menjamin kehidupan icha sama keluarga kecilnya"sambung idam rekan kerja icha yang juga guru disekolah itu.
jenri pun terdiam,niatnya jenri menghina icha tapi ternyata malah sendiri yang dihina dan dipermalukan.
"suami ibu icha bukan lulusan SMA/SMK tapi bapak muhammad satria bergelar sarjana hukum.ibu icha bersama bapak satria menutupi gelar suaminya dan juga profesi bapak satria."ujar ibu kepala sekolah yang membuat jenri dan rekan rekan kerja icha makin kaget.
"kau harusnya ngak boleh menghina atau mempermalukan orang lain.karena pada akhirnya kau sedirilah yang akan mempermalukan diri kau sendiri."perktaan jelita guru disekolah itu juga
"sudah sudah.pak jenri kau mohon maaf sama ibu icha dan guru guru kembalilah mengajar.jam istirahat udah selesai."ujar kepala sekolah
jenri pun meminta maaf sama icha karena jenri menyadari kesalahanya.
"aku mohon maaf ya icha"ujar jenri
__ADS_1
"iya aku udah maafin ko."ujar icha
semua guru guru yang ada diruangan itu pun bubar dan kembali mengajar.