Suamiku Tentara

Suamiku Tentara
Satu bataliyon


__ADS_3

Hari ini penyambutan satria sama icha dibataliyon saumlaki.icha pun kaget melihat mantanya icha yang bernamanya iban yang lagi piket dan berada dipos depan bataliyon saumlaki.


selama acara penyambutan hati icha ngak nyaman.icha sama satria pun sampai dirumah yang akan mereka tempatin.


"ya ampun,kenapa bang satria harus pindah satu bataliyon sama iban sih??bisa bisa terjadi perang kedua ke 2 antara satria sama iban.insyaallah iban ngak membuat perkara lagi.bisa mati aku, kalau iban masih mememiliki dendam."gumam hati icha yang lagi melamun dan sambil duduk diruang tamu.


"sayang,sayang,sayang."ujar satria memecahkan lamunan icha,satria yang duduk disamping icha


"iya bang,emangnya apa yang abang bicarakan."ujar icha yang sadar dari lamunannya dan icha mengubah cara duduknya menatap wajah satria


"kamu kenapa sayang??kamu lagi mikirin apa??"ujar satria menatap wajah icha


"abang ingat ngak sama mantan aku yang namanya iban??"ujar icha ketakutan


"iya abang ingat,emangnya kenapa lagi sama pria itu. emang iban menghubungi sayang lagi ya??atau dia mau ajak aayang ketemuan lagi??"ujar satria


"ngak dan bukan begitu,iban dinasnya satu bataliyon sama abang disini."ujar icha dengan raut wajah pucat ketakutan


"emang kenapa sayang??dan kenapa sayang ketakutan??barusan dipos depan,abang juga lihat dia kok,dia lagi piket jaga kan??"ujar satria sambil menggenggam tangan icha.


"aku takut iban memiliki dendam sama kita dan iban memiliki niat untuk menghancurkan rumah tangga kita.aku ngak ingin lagi ada masalah didalam rumah tangga kita bang.aku cape bang dan aku ngak ingin menjadi korban kekerasan abang lagi."ujar icha dengan raut wajah sedih


satria melihat wajah icha ketakutan,satria langsung memeluk icha dan menenangkan hati icha yang ketakutan.


"sayang jangan takut kayak gitu,sekarang kalau kita ada masalah, kita harus selesaikan masalah rumah tangga kita dengan komunikasih yang baik dan bersama sama berjuang agar ngak ada tempat untuk orang ketiga didalam rumah tangga kita.abang ngak akan pernah melukai sayang dan pertengkaran kita dimasa lalu membuat abang menjadikannya sebuah pengalaman."ujar satria


"kalau nantinya ada masalah dirumah tangga kita.kita selesaikan rumah tangga kita tanpa harus ada yang tau,kalau kita lagi berantem.abang juga ngak akan membuat sayang kesakitan atau berbuat kekerasan pada sayang"sambung satria memeluk icha dan mencium dahi icha

__ADS_1


"iya bang,abang janji ya??kita selesaikan semua bersama sama dan saling bicara jujur."ujar icha meluk satria


"abang sangat mencintai istri sama anak.abang merasa cukup atas nikmat yang tuhan kasih untuk abang.abang ngak akan pernah rela,kalau ada orang ketiga menghancurkan keharmonisan rumah tangga kita."ujar satria


"iya bang,bang anak anak kita sudah pada tidur siang??"perktaan icha


"iya sayang,mereka tidur dikamar mereka dan kita tidur dikamar sebelahnya.sama kayak rumah kita diasrama gorontalo."ujar satria


"kok kayak gitu sih bang,aku ingin mereka tidur bareng kita ajah.aku ngak bisa tidur terpisah dari anak anak kita bang."ujar icha yang terus memeluk tubuh satria


"sudah waktuknya mereka berdua tidur terpisah dari kita agar kita bisa kasih adik lagi buat mereka."ujar satria yang membuat icha melepas pelukannya dari satria dan menatap wajah satria dengan kesal.


satria senyum senyum bahagia melihat raut wajah icha yang kesal.


"ngak ah.dua ajah udah cukup,buat apa nambah lagi.putra sama putri sudah ada."ujar icha dengan raut wajah cemberut


"abang ingin cari anak dua lagi."ujar satria sambil senyum senyum


"hahahaa..sayang wajahnya biasa ajah kali.siapa juga mau punya anak banyak.kalau kita punya anak banyak.sayang yang bakalan susah ngurusin anak anak kita,apa lagi abang selalu pergi pergi tugas."ujar satria mencium wajah icha berulang ulang kali.


"assalamualaikum."ujar iban yang tiba bertamu kerumah icha sama satria.


"waalaikum salam."ujar icha sama satria bersamaan.


icha pun kaget melihat iban yang bertamu kerumah icha sama satria.iban masuk kedalam rumah dan duduk diruang tamu rumahnya icha.icha sama satria pun kaget karena belum dipersilahkan masuk sudah masuk dan duduk diruang tamu.


"kenapa kau kesini??kami ngak mengudang kamu kesini??kamu ngak pingin ada tamu dirumahku hari ini.apalagi tamunya kamu dan bukanya kamu lagi piket."ujar icha dengan juteknya

__ADS_1


"santai ajah icha,kau tau kan tata krama melayani tamu?aku itu tamu dan tamu adalah raja.perlakukan aku kayak tamu dan aku butuh kopi."ujar iban dengan sombongnya


"aku ingin kau keluar dari rumahku.aku ngak butuh tamu seprti kamu."ujar icha yang emosi dan satria menenangkan icha.


"sayang buatin dia kopi,sayangku kita itu harus perlakukan dia dengan baik.kita itu tinggal diasrama dan kita juga anggota baru disini.ngak baik kan,kalau kita menujukan sikap yang ngak baik diasrama ini."ujar satria dengan nada suara lembut sambil satria mencium dahi icha dan icha pun tersenyum tapi membuat iban cemburu


"aku butuh kopi bukan mau nonton drama kalian."ujar iban dengan raut wajah kesal


"iya,entar ya.kamu tau ngak,kamu itu tamu yang ngak diharapkan"ujar icha yang makin emosi dan ichan pun menuju kedapur


"ngak nyangka tuhan itu maha adil, membuatku kita bisa ketemu lagi dan aku ngak akan pernah mundur untuk mendapatkan icha kembali.aku ngak perdulu, entah kalian dudah punya anak.icha itu milikku,kamu sudah rebutnya dan aku akan merebut icha kembali."ujar iban dengan raut wajah sinis


"kamu tau tata krama ngobrol sama atasan, kamu lupa ya,pangkatku lebih tinggi dari kamu.oh iya,aku ngak akan pernah melepaskan wanita yang menjadi istriku atau ibu dari anak anakku untuk pria sepertimu."ujar satria dengan raut wajah emosi


"mana aku mau kembali sama lelaki kayak kamu iban.kamuu semestinya malu,masa sih kamu mau menghancurkan rumah tangga orang.aku bersyukur telah melepaskanmu demi satria."ujar icha yang baru ajah tiba, membawah kopi dan menghidangkan kopi itu untuk iban.


"icha,cukup lama ya?kau ngak menghidangkan aku kopi,aku kangen bangat sama kopi buatanmu."ujar iban dengan raut wajah senyum dan iban meminum kopi buatan icha


"kau kan udah minum kopi buatanku,kau ngak lama lagi akan mati karena kopi itu udah aku campur sama sianida dan racun tikus,agar kau ****** dan meninggal dunia."ujar icha bercanda


"gila kau icha,kau ingin membunuhku."ujar iban yang ketakutan mencoba memuntahin kopi yang ia minum


"sayang,apa betul minuman itu ada sianidanya?"ujar satria yang ketakutan juga.


"ya ngak mungkin lah bang satria,mana mungkin aku mau kotorin tanganku membunu ******* ini."ujar icha sambil menujuk kearah iban


"aku pulang ajah dan aku akan tetap menjadi orang ketiga dalam hubungan kalian"ujar iban sambil berdiri dari kursi yang berada diruang tamu.

__ADS_1


"siapa juga yang nahan kamu lama lama dirumahku??kau pulang ajah sana,aku ngak butuh tamu kayak kau."ujar icha yang menatap wajah iban dengan penuh emsoi.


"oh iya iban,kamu mengatakan aku harus pakai tata krama melayani tamu dan kamu juga lupa ya??kamu juga harus pakai tata krama ngobrol sama komandan dan istri komandanmu.pangkat suamiku lebih tinggi dari kamu.jadi kamu harus sopan,jangan sampai kau ditegur sama atasan bataliyon ini."ujar icha membuat iban pamit tanpa salam.


__ADS_2