
Dua bulan dari NTT, usia kandungan icha memasuki 35 minggu.Bataliyon kota gorontalo lagi lagi mengadakan acara penyambutan prajurit pindahan.
setelah acara selesai,icha yang duduk sama satria dan ikhsan.iman menghampiri icha dan iman tiba bersama salah seorang prajurit yang barusan disambut.
"mbak icha."ujar iman bersama seorang pria
"iya ada apa iman??"ujar icha yang dihampiri iman dan seorang pria yang ngak icha kenal.
iman sama pria itu duduk bergabung bersama keluarga kecilnya icha.
"mbak icha,masih ingat ngak sama saputra irfan, mantannya mbak icha waktu SMA dulu."ujar iman membuat icha binggung karena icha udah lupa
"irfan siapa,aku lupa."ujar icha sambil menggingat ingat kembali nama itu
"irfan yang bapaknya satu leting sama ayahku.masa sih mbak icha ngak ingat,waktu mbak libur sekolah, mbak selalu berlibur ke bataliyon ayah dan irfan teman kita diasrama.anaknya bu ila sama pak selo."ujar iman mentap wajah icha
"oh iya mbak ingat,irfan kenalin ini suamiku namanya satria dan ini anakku namanya ikhsan.bang satria kenalin ini irfan temanku yang dijakarta,waktu libur aku selalu main jakarta berlibur dan tinggal sama paman sudirman diasrama militer bataliyon yang berada dijakarta."ujar icha
"ijin komandan satria,salam kenal komandan.saya irfan teman masa kecinya icha."ujar irfan
"hay irfan, salam kenal juga.iya irfan"ujar satria
__ADS_1
"ijin,ngak nyaka bu icha,suami ibu prajurit juga ya dan suami ibu atasanku."ujar irfan
"iya fan,kapan kamu nikah fan??"ujar icha
"ijin bu,nantilah bu,aku masih ingin nikmati masa muda dulu bu."ujar irfan membuat icha tersenyum
"jangan lama lama,kau menikmati masa muda.kau lihat,iman sudah dua bulan lalu menikah."ujar icha
"iya fan,ada benarnya juga kata mbak icha,ingat umur. kamu udah 25 tahun loh."ujar iman
"iya nantilah,udah udah.aku ke toilet dulu."ujar irfan dan irfan pergi ketoilet.
**********
"ikhsan jangan lari larian sayang,nanti kamu jatuh loh sayang."ujar icha
tiba tiba icha melihat ikhsan mau terjatuh.icha menghampiri ikhsan tapi icha keseleo,icha hampir jatuh karena ada irfan yang refleks menangkap icha dan icha jatuh dipelukan irfan membuat satria salah faham.
satria cemburu buta dan lagi lagi satria ngak bisa menahan amarahnya.
"kamu ngak papa kan icha??"ujar irfan langsung melepaskan pelukan dari icha
__ADS_1
"iya ngak papa.trimakasih ya irfan"ujar icha dan icha kaget satria langsung menarik tangan icha.
satria menggendong ikhsan dan mengajak icha balik kerumah.
"apa apaan sih kamu mesra mesraan sama irfan didepan banyak orang kayak barusan"ujar satria sambil menarik tangan icha dengan kasarnya.
"siapa yang mesra mesraan sama irfan??irfan membantuku,aku hampir terjatuh dan irfan menolongku."ujar icha
"sudah,kmau jangan bohong dan kamu jangan banyak alasan."ujar satria yang sangat kesal
sesampainya dirumah satria menurunkan ikhsan dari gendonganya dan satria mendorong icha ke atas kasur.
tapi icha bukannya terjatuh diatas kasur. icha terjatuh kelantai dan icha merasa kesakita dibagian perutnya yang lagi hamil 35 minggu.
"awawaw...awawaw.perutku sakit bang"ujar icha yang menahan perutnya dan satria pun kaget menghawatirkan keadaan icha.
"sayang maafkan abang,abang ngak sengaja."ujar satria
tiba tiba icha sama satria kaget melihat darah yang mengalir dikakinya icha.
"sakit bang,bang kok keluar darah "ujar icha dan tiba tiba icha pingsan.
__ADS_1
satria panik dan makin hawatir sama keadaan icha yang ngak sadarkan diri.
"sayang bangun dong,sayang maafin abang.abang ngak sengaja melakukannya."ujar satria dan satria langsung menelpon sintia,regina dan anggi memohon bantuan mereka melarikan icha kerumah sakit.