Suamiku Tentara

Suamiku Tentara
Kegilaan iban


__ADS_3

Disebuah kafe yang ada NTT.iban mengajak icha bertemu dan icha pun mau bertemu sama iban.


"ada apa,apa yang ingin kau bahas.apa kamu belum puas dengan yang sudah saya jelaskan kemarin."ujar icha yang baru saja sampai dikafe itu.


"duduk dulu kali,kita ngobrol sambil santai santai"ujar iban dan icha pun duduk karena icha mulai merasakan pusing.


"ngobrol ajah,jangan pakai basa basi dan langsung ajah pada intinya."ujar icha yang kesal melihat iban


"icha,jujur aku masih sangat mencintaimu dan kau tinggalkan saja suamimu.aku akan juga mampu membahagiakanmu lebih yang suami kamu berikan. pekerjaanku juga seorang tni sama seperti suamimu."ujar iban yang ingin menggenngam tangan icha tetapi icha menepis tangan iban.


"kau benar benar sudah gila dan kau harus butuh perawatan medis kejiwaan dan kau benar benar udah ngak waras.asal kau tau aku bukan orang bodoh yang mau meninggalkan satria dan hanya demi kamu."ujar icha yang udah mulai emosi


"ayolah icha.aku akan menjamin. kau akan bahagia bersamaku dan tinggalkan satria.dulu ajah kau bisa meninggalkan aku hanya karena satria.aku juga yakin, kamu juga bisa meninggalkan satria hanya demi aku."ujar iban sambil tangan disatukan dan memohon sama icha.


"ngak segampang itu,kau membuat aku untuk melepaskan satria hanya karena kamu.dulu aku melepaskanmu karena kamu hanya batu kerikil yang harus saya buang demi permata dan permata itu adalah satria.mana mungkin aku meninggalkan permata hanya demi batu kerikil."ujar icha yang makin emosi.


"aku ngak perduli, kau mengganggapku batu kerikil atau apapun bodo amat.aku hanya mau saat ini, kamu sama aku ajah."ujar iban

__ADS_1


"kau lupa iban,aku saat ini adalah berstatus istri orang dan aku lagi hamil anak dari suamiku."ujar icha


"bodo amat dan aku ngak perduli, kau mau hamil atau ngak karena yang aku mau kau bersamaku.aku tetap akan menerima kamu apa adanya. bahkan anak yang ada dikandungan kamu itu.aku akan mengganggapnya anak aku sendiri."ujar iban yang kembali ingin menggenggam tangan icha dan lagi lagi icha menepis tangan iban.


"apa yang kau maksud??aku juga ngak akan pernah merelakan istri dan anakku menjadi milikmu."ujar satria dengan raut wajah emosi dan baru ajah tiba bersama sintia


iban pun kaget melihat kedatangan satria sama sintia.ternyata icha ke kafe itu ngak sendiri.


"oo..jadi ini sikapmu sesungguhnya bang iban.buat apa kita menjalin hubungan pacaran, pada akhirnya hatimu ngak untukku.ternyata lelaki sepertimu ngak baik untuk dicintai.pantas saja mbak icha memilih meninggalkanmu demi abangku satria karena ternyata sikapmu yang sangat menjijikan."ujar sintia yang sangat marah tapi mencoba kuat agar ngak menangis didepan iban karena perlakuan iban kepadanya.


"kau lebih brengset dan jaga bicaramu terhadap istriku."ujar satria yang sangat marah tapi mencoba sabar karena sesuai kesepakatan sama icha.


**********


flashback on


setelah icha disuapin mangga oleh satria.

__ADS_1


"abang,aku udah ngantuk dan ayuk kita kekamar.tinggalkan iban sama sintia disini ajah"ujar icha


"dasar ibu hamil,selesai makan mangga icha udah ngantuk.ya udah kita kekamar."ujar satria sambil tersenyum menatap wajah icha.


satria sama icha langusng pergi kedalam kamarnya mereka.


disaat icha lagi dikamar bersama satria.iban massenger icha dan iban mengajak icha ketemuan. icha sangat kesal dengan sikap iban dan icha pun menceritan semuanya sama satria


"abang satria."ujar icha icha sambil duduk dipanguan satria dan sambil menatap satria yang memangku icha.


"iya,kenapa sayang.sayang mau apa??"ujar satria


"aku mau ngobrol tapi sayang jangan marah ya"ujar icha sambil melingkarkan tanganya lehernya icha.


"kenapa sayang.kok serius amat sih.emang mau ngobrolnya"ujar satria yang mencium pipi icha


"sebenarnya iban itu adalah mantan pacaraku yang dulu.waktu aku tinggalkan hanya demi menikah dengan abang.iban adalah cowo yang sering aku panggil pace."ujar icha yang membuat wajah satria kaget karena waktu iban parana sama icha.satria belum pernah ketemu secara langsung sama iban.

__ADS_1


__ADS_2