
Satria menunggu icha diruangan diruangan icha dirawat dan keluarga yang lain menunggu icha diluar ruangan.icha pun siuman,icha merasakan kesakitan dipergelangan tangannya.
"sayang,kau udah siuman"ujar satria dan mata icha melihat kesemua sudut ruangan mencari tau dirinya berada dimana
"kenapa aku dirumah sakit??aku kenapa??"ujar icha yang binggung karena icha berada dirumah sakit.
"sayang,maaf kan abang ya"ujar satria yang menggenggam tangan icha,icha pun menggingat,kembali kejadian yang terjadi,kalau icha sempat bunuh diri.
icha melihat pergelangan tanganya terperban.icha melepaskan tangan satria dan icha marah melihat satria.
"aku benci kamu sat,kau pergi dari ruangan ini.aku ngak mau melihat wajahmu lagi."ujar icha mendorong satria untuk keluar dari ruangan
"sayang aku bisa jelasin.kamu salah faham sayang"ujar satria
"aku ngak butuh penjelasanmu lagi.aku ingin cerai."ujar icha teriak teriak dan raut wajah icha sangat kesal sambil menangis.
keluarga berada diluar ruangan mendengar suara icha teriak teriak langsung masuk kedalam ruangan.
icha kaget melihat kedua orangtua satria,beb sama suaminya,kowad erika,tian sama anggi,ronal sama regina dan keluarganya icha.
"ini kenapa nak??kenapa icha berteriak teriak??"ujar ibunya satria dan ibunya satria menghampiri icha yang menggamuk ngamuk menggusir satria keluar dari ruangan.
"aku ngak suka ketemu satria,aku benci satria."ujar icha sambil nangis dipelukan ibunya satria.
"sabar nak,semua bisa diselesaikan dengan kepala dingin dan dengan baik baik."ujar ibunya satria.
sintia membawa kue tart dan semua orang diruangan menyanyikan lagu dan mengucapkan selamat pada icha sama satria
__ADS_1
"selamat ulang tahun icha dan happy anniversary yang ke tiga tahun untuk icha sama satria."ujar semua yang ada diruangan
"apa apaan ini,aku benci sama semua ini."ujar icha yang emosi.
"sayang maafkan aku tapi dengar dulu penjelasanku"ujar satria
"kalian bahagia membuat lelucuan ini.saya hampir mati dengan semua akting kalian.akting kalian sangat konyol,satria chating sma mbak beb dan jalan bareng sama kowad erika itu juga akting.apalagi aktingnya kalian yang terjadi."ujar icha yang emosi
"bukan begitu nak,apa yang terjadi itu bukan akting nak."ujar ibunya satria yang coba menjelaskan semuanya dan mencoba menjelaskan semuanya
"kalau semua bukan akting, trus apa bu??hatiku sudah terlalu sakit bu dan aku hampir mati karena satria."ujar icha yang masih menangis dipelukan ibunya satria
"maafkan aku mbak icha tapi sebelumnya dengarkan dulu penjelasanku mbak icha.aku sebernya adik sepupunya bang satria dan mungkin mbak ngak tau siapa saya karena waktu mbak satriana menikah. aku ngak sempat hadir,waktu pernikahan mbak satriana,saya ditugaskan diluar kota mbak.sehingga mbak ngak tau siapa saya."ujar kowad erika
"waktu pernikahan mbak satriana. aku tugas dimedan dan abang satria itu abang yang selalu memanjakanku.makanya apa yang mbak lihat waktu itu,melihatku bergandengan tangan karena aku suka jalan sama abang satria bergandeng tangan.kami bertemu dimall waktu itu karena aku meminta abang mengajak aku jalan ke mall dan yang aku kaget kenapa mbak memperkenalkan diri,sebagai adik angkatnya abang satria dan mbak ngak memperkenalkan diri sebagai istrinya abang satria."sambung kowad erika
"gimana aku mau meperkenalkan diri,sebagai istrinya satria.biasanya satria yang selalu memperkenalkan namaku tanpa aku memperkenalkan diriku sendiri dan satria selalu memperkenalkanku sebagai istrinya tapi pada saat aku menghampiri kalian.kenapa bang satria hanya diam ajah dan ngak berkata apa apa. ketika aku melihat kalian jalan dimall.kenapa satria kelihatan ketakutan dan langsung melepas tangamu."ujar icha yang emosi
"aku ngak mempermasalahkan,abang masih berkomunikasih sama mbak beb.aku hanya butuh kamu jujur sama aku dan abang ijin dulu sama aku ketemu sama mbak beb.bukan asal ketemu tanpa aku tau apa apa"ujar icha
"maaf sebelumnya karena waku sama satria menjadikan kesalah pahaman.aku WA satria dan mengajak satria ketemuan.aku ketemuan sama satria ngak berduaan.aku mengajak suamiku juga,ini suami saya namanya rizal ismail."ujar beb
"betul apa kata istri saya,saya bersama beb waktu satria sama beb.saya mengikut beb agar ngak ada fitnah"ujar rizal yang berdiri disamping beb
"saya mempermasalahkannya, kenapa bang satria ngak berkata jujur dan ngak meminta pendapatku dulu."ujar icha
"maafkan aku,aku tau,aku salah."ujar icha
__ADS_1
"aku tetap kokoh sama pendapatku,aku mau bercerai."ujar icha yang kelihat masih emosi
"lah,kenapa begitu,kan semua sudah aku jelaskan. kenapa kamu masih mau bercerai sama aku."ujar satria
"kenapa kau ngak jujur sama aku,masalalu kamu sama dokter mikaila.mikaila mengatakan padaku, kalau dia pernah tidur bareng sama kamu."ujar icha
"ya allah,gosip apa lagi ini.kenapa kamu mempercayai omongan wanita itu.dia sudah gila menggaku ngaku ajah pernah tidur sama aku.waktu dimasa lajangku dulu udah aku ceritakan semuanya sama kamu.emang iya aku banyak pacar waktu masa bujang dan aku sering selingku tetapi aku ngak pernah tidur sama wanita wanita itu."ujar satria
"aku ngak percaya, apa kata katamu lagi satria"ujar icha
"sumpah aku ngak pernah melakukan hal itu sama wanita gila itu ataupun wanita manapun yang bukan istriku.aku itu ngak pernah tidur sama wanita mana pun yang belum sah menjadi istriku.aku takut melakukan itu karena aku memiliki dua saudara perempuan dan aku laki laki yang selalu menjunjung tinggi kehormatan wanita."ujar satria
"kalau kau menjunjung tinggi kehormatan wanita, kenapa kau berani menapar pipiku."ujar icha yang membuat semua orang kaget dan membuat kedua orangtua satria seperti tertampar dan kecawe karena ulah satria.
"aku,,aku ngak sengaja,aku emosi bangat dan aku refleks ajah menamparmu.aku minta maaf icha"ujar satria merasa bersalah
"aku tetap kokoh sama pendirianku.aku ingin cerai dan rasa sakit bekas tamparamu masih terasa dan ngak akan aku lupakan."ujar icha yang melepas pelukanya dari ibunya satria.
"nak,kamu ngak boleh berkata ingin cerai tanpa berpikir panjang nak."ujar ibunya satria
"mbak ngak boleh egois dan mbak jangan memikirkan diri sendiri.mbak sama abang satria memiliki anak,coba mbak fikir gimana traumanya ikhsan dimasa pertembuhannya beranjak dewasa. berikan satria kesempatan dan berantem dalam rumah tangga itu biasa."ujar beb
"mbak juga harus memikirkan bayi didalam kandungan mbak icha."ujar anggi
"maksud kamu apa anggi.??"ujar icha yang masih ngak ngerti.
"kamu lagi hamil anak kedua nak."ujar ibunya satria
__ADS_1
icha menangis ngak tau harus bagaimana lagi. sebenarnya luka dihati icha sangat menusuk tapi demi masa depan anak anaknya.icha menggorbakan rasa sakit hatinya.
"sudahlah nak,akhiri ajah pertengkaran ini dengan damai dan lebih baik kamu kasih satria kesempatan lagi.lagi pula satria udah menggakui kesaalahnya." ujar ibunya satria sambil memeluk icha kembali dan icha pun hanya menangisi semuanya.