
Selesai melalui tahap terakhir.icha sama satria secara kantor tni ad. mereka berdua udah sah tapi belum sah secara agama dan hukum.
icha duduk menunggu satria didepan mess.satria lagi mampir mandi dulu karena selesai mengikuti tahap terakhir perngajuan nikah dan icha bosan menunggu satria yang lagi mandi.icha yang lagi duduk didepan teras melihat anak lagi main didepan messnya satria.
icha menghampiri anak anak itu dan icha bergabung bersama anak anak itu.icha suka dengan anak anak kecil dan cita cita icha ingin menjadi guru tapi karna faktor keuangan orangtua icha,sehingga membuat icha ngak melanjutkan pendidikan dibangku kuliah.
icha memilih kerja dan icha menjadi tulang punggung keluarga meski kedua orangtuanya icha masih ada.
"hay adik adik,lagi main apa??"ujar icha sambil tersenyun dan menghampiri anak anak itu
"hay tante,tante orang baru diasrama ini ya"ujar salah seorang anak kecil yang bernama andi yang berjenis kelamin laki laki
"belum adik,tante belum bertempat tinggal disini."ujar icha sambil tersenyum bahagia bersama anak anak kecil.
"kenapa belum tante,kan pakaian yang tante gunakan adalah seragam hijau yang sama kayak yang dipakai ibu ibu kami"ujar nadila seorang anak perempuan
"tante belum pindah kesini adik adik tapi calon tetangga kalian.jangan bahas itu adik adik,adik adik,tante boleh gabung main bareng bersama kalian"ujar icha menatap wajah anak anak itu.
"boleh dong tante,tante kenapa ngak ganti baju dulu"ujar nadila
"hmmm..nanti ajah tante ganti bajunya.tante boleh kenalan ngak sama kalian,perkenalkan nama tante adalah tante icha zaskia"ujar icha sambil tersenyum
"hay tante icha.namaku adeliyo"ujar anak lelaki dan anak anak ithu memperkenalkan nama satu persatu
"tante icha,suaminya tante namanya siapa???"ujar anak perempuan yang manis namanya sinta dan icha hanya tersenyum.
"nama suami tante namanya muhammad satria.pasti kalian kenal kan sama om satria."ujar icha sambil tersenyum dan anak anak itu pun binggung
"apa om satria,bukanya om satria belum menikah.om satria masih bujang loh tante,emang kapan om satria menikah sama tante??kok kami ngak tau ya tante,kalau om satria sama tante udah nikah dan kenapa kami ngak diundang."ujar anak laki laki yang bernama amat
"benar apa yang dikata amat,sepengetahuan kami.om satria belum menikah,benarkan teman teman"ujar anak perempuan yang bernama nira.
icha kembali tersenyum dan tiba tiba salah seorang ibu persit yang tinggal diasrama itu menghampiri mereka dan ibu itu yang menjawab pertanyaan anak anak itu.
"emang benar,om satria belum menikah tapi om satria entar lagi akan menikah dengan tante ini,iya kan tante icha"ujar ibu yuda.
ibu persit itu namanya ibu ria karna suaminya yuda jadi harus dipanggil ibu yuda.
"iya benar kata ibu yuda,tante icha sama om satria entar lagi bakalan menikah dan iya benar om satria akan mengundang kalian.kalian jangan lupa datang ya,tante ingin kalian semua hadir diacara pernikahan tante sama om satria"ujar icha sambil tersenyum.
"oh iya bu satria,maaf bu satria.saya kesini mau ajak nira,nira dipanggil ayahnya."ujar ibu yuda yang ternyata ibunya nira anak yang lagi main sama icha.
"ijin bu,iya bu yuda,silahkan bu."ujar icha sambil tersenyum
"kami pamit ya bu"ujar ria dan ria sama nira pergi meninggalkan icha sama anak anak.
__ADS_1
"emangnya tante sama om satria kapan nikahnya???" ujar mira salah seorang anak kecil
"tanggal 26 september,pokoknya kalian jangan lupa datang ya.anak anak manisnya tante icha harus datang dan tante icha ingat loh nama nama kalian.tante akan absen siapa yang menghadiri pernikahan tante."ujar icha sambil tersenyum.
"bulan depan dong tante sama om satria menikah.kami pasti datang kok tante tapi tante jangan lupa undang kami ya."ujar amat salah seorang anak kecil.
"iya adik adik,tante pasti akan mengundang kalian. adik adik jangan panggil tante dong, panggil aku cici ajah.kan aku belum keihatan tua atau tante tante."ujar icha tersenyum
"kalau sama bang satria,kalian panggil om ngak papa kok, karna mukanya bang satria udah cocok dipanggil om"sambung icha bercanda dan icha pun binggung menatap anak anak.
"kenapa anak anak ngak berkata apa apa ya dan kenapa mereka menatap kebelakangku.emang ada siapa dibelakangku dan kenapa wajah mereka ketakutan"ujar isi hati icha yang ngak menengok kebelakang.
"oh jadi kayak gini ya,sayang dibelakangku. sayang mengatakan,kalau abang udah cocok dipanggil om."ujar satria yang berada berdiri dibelakangnya icha.
icha kaget mendengar perkataan satria dan menengok kebelakang. icha kaget melihat satria yang berada dihadapanya dan icha punt tersenyum.
"ya ampun,tamat sudah hidupku,"ujar hati icha dan icha melihat wajah bang satria sambil tersenyum dengan gigi dirapatkan.
anak anak itu ketawa melihat wajah icha yang berubah takut melihat satria.
"hahahaahahaha.wkwkwkwk"anak anak tertawa berbarengan sambil menunjuk kearah icha.
"cici icha udah ketakutan dengan kedatangan om satria"ujar anak laki yang bernama putra
"eh abang,abang salah denger kali.orang aku ngak ngomong kayak gitu.iya kan anak anak."ujar icha mengelak
"iya om."ujar anak anak berbarengan membuat icha terdiam dan hanya tersenyum manis menatap wajah satria.
"ngak papa kok sayang,sudah sudah kita pulang ajah,udah malam.abang antar sayang pulang."ujar satria sambil tersenyum menatap kearah icha.
"baik om satria,ups salah abang satria."ujar icha membuat anak anak ketawa
"adik adik cici pulang dulu ya tapi sebelum cici pulang, boleh ngak cici icha mendapat pelukan dari kalian??"ujar icha sambil memohon sama anak anak itu.
"bolehlah cici"ujar anak anak berbarengan dan mereka memeluk icha bergantian.
"trimakasih adik adik,cici pulang dulu ya"ujar icha melangka pergi sambil memberi kiss bye buat anak anak dan anak anak membalas kiss bye ke arah icha.
*****
sesampainya dirumahnya icha.mereka masuk ke dalam rumahnya icha.rumah icha sepi karena kedua orang rumah udah tidur.
"sayang,besok temanin abang ya beli seserahan kita."ujar satria
"iya bang,pasti dong bang,aku ikut.abang ayuk makan bareng aku."ujar icha sambil menarik tangan satria duduk dimeja makan.
__ADS_1
"sayang,besok kita harus selesaikan semua keperluan pernikahan kita.sebelum acara pernikahan bang onal,agar kita bisa menghadir diacara penikahan bang onal sama mbak regina yang tinggal seminggu lagi."ujar satria yang duduk dimeja makan.
"iya dong bang,bang nasinya ditambah lagi atau??"ujar icha sambil bertanya gimana banyak nasi yang ingin satria makan.
"begitu ajah,abang mau cuci tangan dulu."ujar satria berdiri dari meja makan
"ikutin aku,aku tunjukin tempat cuci tangan"ujar icha sambil melangkah kedapur.
selesai cuci tangan satria langsung makan dan selama makan satria dan icha ngak ngobrol apa apa.
selesai makan mereka duduk diruang tamu sambil menonton tv.icha membawahkan kopi sama cemilan yang mereka beli di minimart sebelum menuju ke rumahnya icha.
"bang ini minum kopinya dan ini cemilanya bang"ujar icha sambil menghidangkan kopi sama cemilan buat satria.
"dimana kedua orangtuamu dan adik adikmu sayang."ujar satria sambil melihat situasi rumah
"adik adik sama kedua orangtuaku udah pada tidur bang"ujar icha sambil membuka cemilan.
"baru jam sembilan malam loh sayang,kok udah pada tidur"ujar satria sambil minum kopi.
"biasanya jam segini,ibu sama bapak belum tidur,mungkin orangtuaku kecapeaan ngurusin perlengkapan pernikahan kita bang.kalau adik adikku jam segini udah waktu mereka tidur bang"ujar icha sambil minum kopi.
"oh iya dik,kata bang ronal kamu harus jadi penerima tamu diacara pernikahan bang onal"ujar satria
"iya bang,barusan diasrama aku ketemu bang onal dan bang onal menyampaikan itu sama aku tapi aku hanya memberi jawabanku,tanya sama bang satria."ujar icha dengan malu malunya.
"kok tanya sama abang sih sayang,toh sayang yang diminta bang onal."ujar satria sambil nonton tv
"kan entar lagi abang satri jadi suamiku dan mulai sekarang,aku harus ijin dulu sama abang agar adik terbisa nantinya,kalau abang udah jadi suamiku"ujar icha membuat satria baper sambil tersenyum malu.
"ya ampun sayang,sayang bikin abang baper ajah."ujar satria,satria memeluk icha dan mencium dahi icha yang duduk disamping satria.
"bang satria pulang geh,udah jam sepuluh malam loh, mana besok pagi,kita harus cari seserahan dan tiga hari lagi acara seserahan kita dilangsungkan."ujar icha sambil menatap wajah satria.
"oh iya,karena dekat sama sayang membuat abang lupa pulang.abang pulang dulu."ujar satria dan satria menggunakan jaket sambil melangkahkan kaki keluar dari rumahnya icha menuju motornya yang terparkir didepannya rumah
"hati hati dijalan abangku."ujar icha sambil senyum senyum disamping motornya satria
"abang pamit dulu ya sayang,salim tangan abang dan cium,"ujar satria membuat icha kaget dan icha mengikuti perkataan satria.
"baik bang calon suamiku."ujar icha sambil memberi senyuman manis dan mengikuti perintah satria.
icha salim tangan satria dan mencium pundak tangan satria.satria memeluk icha dan mencium dahi icha.
"nah gitu dong,sayang harus belajar mulai dari sekarang melakukan hal seperti barusan"ujar satria sambil tersenyum.
__ADS_1
"sudah pergi sana bang.hati hati dijalan bawah motornya jangan ngebut ngebut ya."ujar icha dan satria menatap icha dengan senyuman.
satria membawah motornya pergi meninggalkan icha yang berdiri dihalaman rumahnya.icha masuk kedalam rumah, ketika motor satria ngak terlihat lagi dihalaman rumahnya icha.