
satria pov
dimess satria sudah bersiap siap dengan seragam lengkap dan kedua teman satria bercanda dengan satria.
"semalam kamu dari mana??"ujar onal sambil menepuk bahu satria
"gila kamu sat,semalam kenapa kamu ngak balik asrama???kamu tidur dirumah icha ya ??atau jangan jangan kau ajak anak orang main ke hotel"ujar tian bercanda
"katanya adik angkatmu tapi kamu babat juga sat"ujar onal sambil memakai sepatu PDL
"apa sih bang,Oh iya bang onal,susah ngak ngurus berkas pengajuan nikah."ujar satria membuat onal dan tian kaget.
"apa sat??kami ngak salah dengar kan sat. emangnya kamu beneran mau pengajuan nikah dan beneran kamu udah benar benar yakin mau pengajuan nikah.."ujar tian yang ngak percaya apa yang dikata satria
"iya benar yang dikatakan bang tian.cepat benar kamu mau pengajuan nikah."ujar onal yang juga ngak percaya.
"apa kamu udah hamilin anak orang sat,siapa yang hamil sat?? tia atau icha yang lagi hamil"ujar tian
"pikiran abang abang ini terlalu buruk,siapa juga yang hamilin anak orang bang,kedua wanita itu ngak ada yang hamil."ujar satria
"trus apa yang membuatmu cepat cepat pengajuan nikah??sepertinya kamu terlalu terburu ingin menikah" ujar onal
"aku udah yakin dan beneran udah siap mau pengajuan nikah.sudah waktunya saya memiliki pendamping hidup."ujar satria dengan wajah yang serius
"satria,apa jangan jangan karena ejekan kami semalam makanya kamu ingin membuktikan perktaanmu semalam."ujar tian
"ngak lah bang.aku udah manetapkan hatiku untuk menikah.lagi pula ngapain juga aku pacaran lama lama."ujar satria
"trus siapa wanita yang ingin kamu ajak pengajuan nikah satria??"ujar tian
"kalau kamu ingin pengajuan nikah.kamu harus ambil BUKU PENGAJUAN NIKAH yang berwarna HIJAU"ujar onal karna onal tinggal sebulan lagi,onal akan melangsungkan pernikahan dengan regina.
"siap bang ,saya akan mengambil buku itu setelah saya cuti dan balik dari kampung"ujar satria
__ADS_1
"cie,cie.ada yang udah mau serius nie"ujar tian
"sejak kapan kamu seserius ini satria.kamu tau satria,kalau kamu udah nikah pasti kamu ngak akan bebas lagi"sambung tian
"ngak papa bang,sekarang waktu saya bukan lagi untuk cari kebebasan tapi waktunya saya menuju kemasa depan yang lebih baik lagi"ujar satria dengan raut wajah yang serius.
"cie ada yang udah serius bangat mau nikah nie."ejekan tian
"kalau satria udah mau pengajuan nikah,trus bang tian kapan"ujar onal
"iya benar juga apa yang dikatakan bang onal,abang tiang itu kapan bersikap serius sama anggi bang??"ujar satria
"loh kenapa jadi aku yang diberi pertanyaan.anjrit kalian,kalau kalian yang ingin nikah ya nikah ajah.ngapain ngurisin aku to."ujar tian yang kesal tapi hanya bercanda
"ingat umur bang tian,umunya abang bukan waktunya main main lagi."ujar satria
"sudah sudah ayuk kita kelapangan buat apel"ujar onal
"bang onal sama bang tian bantuin saya mengurus berkas pengajuan nikahku ya."ujar satria sambil menuju kelapangan untuk apel dengan seragam lengkap prajurit PDL.
"saat ini saya hanya butuh doa dari abang abang, semoga hari ini lamaran saya ngak ditolak.saya ajah baru mau melakukan lamaran entar malam bang."ujar satria dengan wajah yang serius
"kami tuh lagi nayain kamu tetapi kamu ditanya ngak dijawab,siapa nama wanita yang bakalan kamu nikahin sat"ujar tian
"ada deh bang,pasti abang bakalan tau, kalau nantinya saya udah pengajan nikah"ujar satria
"aku bisa tebak satria,pasti yang bakalan kamu ajak nikah itu wanita yang kemarin kan satria."ujar ronal dan membuat satria menganggukan kepala sambil tersenyum malu.
"iya bang,doain ya bang, semoga lancar dan lamaran saya diterima."ujar satria sambil merangkul kedua sahabatnya itu
"amin.kami akan selalu mendoakanmu satria.kita kan saudara meski tak sedarah."ujar tian
"satria,masa sih kamu mau lamaran sendirian sih,ajak kami dong entar malam mewakili keluargamu"ujar ronal
__ADS_1
"nanti ajah bang,aku hanya mau ngobrol dengan orangtuanya dulu.nanti ajah bersama abang abang,abang ikut, kalau disaat waktu seserahanku bersama kedua orang tuaku"ujar satria dan mereka pun tiba dilapangan buat apel.
beberapa menit kemudian apelnya dimulai dan kemudian apelnya selesai.satria ijin keluar asrama.
"satria kamu mau kemana,kok habis apel kamu mau keluar lagi,"ujar tian
"aku lagi ada urusan diluar bang"ujar satria
"bang tian lupa ya,saat ini waktunya satria akan sibuk. kan satria mau mengurus berkas pengajuan nikahnya"ujar onal bercanda
"bang aku pergi dulu ya"ujar satria sambil menyalakan motornya.
"jangan lupa sat, hari ini kamu piket sat."ujar tian
"iya bang.ngak lama kok.aku hanya keluar sebentar."ujar satria dan satria meluncur meninggalkan asrama dengan motor kawasaki berwarna hijau
tibanya satria dipintu kamar hotel dan icha membuka pintu kamar hotel.satria masuk kekamar dan melihat icha lagi makan didalam kamar hotel tersebut.
"bang minum kopi dulu dan pasti abang belum makan kan.yuk makan bareng"ujar icha mengajak satria makan bareng
mereka makan bareng tapi mereka makan ngak saling ngobrol karena satria ngak suka makan sambil ngobrol.setelah selesai makan,mereka bersiap siap pulang.
"yuk dik,abang antar kamu pulang.ngak enak sama orangtuamu dik"ujar satria
"ayuk bang dan abang ini atm abang.trimakasih ya bang.bang apa besok abang jadi cuti??"ujar icha
"iya jadi cutilah dik,abang kangen sama orangtuanya abang dan keluarga besarnya abang."ujar satria
"pasti abang bahagia dong pulang bisa kampung,kan udah cukup lama abang ngak pulang "ujar icha
"emang kamu mau ikut??kalau mau iku ayuk.abang akan bayar pesawat kamu pulang pergi."ujar satria
"ngak ah,kasihan uangnya abang,entar habis,lebih baik uangnya abang itu, abang bagi bagiin ajah buat keluarga dikampung"ujar icha
__ADS_1
satria hanya menggangguk anggukkan kepala dan mereka pergi meninggalkan kamar hotel itu.